Lampung - 2373 Hits

Provinsi yang terletak di ujung selatan pulau Sumatra ini punya banyak banget tempat wisata yang menarik buat dikunjungi. Mulai dari wisata alam seperti pantai, air terjun, gunung, hingga tempat-tempat seperti monumen bersejarah yang nggak bisa kamu lewatkan saat kamu berkunjung ke Lampung. Mau tau apa aja? Ini nih!

 

1. YUK KITA MAIN KE PANTAI GIGI HIU!

Bukan, gigi hiu yang dimaksud bukan ikan hiu yang menyeramkan itu kok. Nama gigi hiu ini diambil karena pantai ini dikelilingi batu-batu karang yang runcing, mirip gigi hiu yang tajam. Pantai Gigi Hiu juga terkenal dengan Pantai Pegadungan, sesuai dengan letak dimana wilayah Pantai ini berada. Pemandangan yang nggak ada duanya jadi daya tarik utama pantai ini. 

via kupastuntas.co

Di Pantai Gigi Hiu kamu bisa nikmatin indahnya sunrise atau pun sunset. Siap-siap kagum sama keindahan cahaya matahari yang bersembunyi di sela-sela batu karang ditambah indahnya pemandangan langit. Makanya, kalau kesini pastikan baterai kameramu penuh karena setiap spot-nya keren dan instagramable banget.  

via yopiefranz.com

via saragiherik.blogspot.co.id

Idealnya sih biar puas bisa melihat sunrise dan sunset di sini, kamu harus menginap 2 hari 1 malam. Kalau mau praktis kamu bisa kok camping di dekat pantai, atau kalau nggak mau ribet di sini juga tersedia guesthouse milik para penduduk di desa terdekat (Teluk Kiluan atau Pegadungan) yang bisa kamu jadikan alternatif tempat menginap. 

via gedeleo020887.blogspot.co.id

via instagram.com/baratdaya_ 

Walau pemandangannya indah, tapi sayangnya Pantai ini kurang cocok buat kamu yang punya rencana liburan dengan berbagai kegiatan seperti berenang, snorkeling atau diving. Selain ombaknya yang besar, pantai ini juga punya karang-karang tajam di sekeliling pantai. Jadi sebaiknya cari sisi pantai yang punya ombak tenang saat kamu mau bermain air ya. 

via donilaksono.files.wordpress.com

via travelingyuk.com

Pantai Gigi Hiu juga berdekatan dengan Pantai Batu Suluh yang nggak kalah bagusnya. Pantai yang punya pasir berwarna kemerahan ini bisa jadi alternatif destinasi kamu, kalau masih ada cukup waktu setelah berkunjung ke Pantai Gigi Hiu. 

via backpackerlampung.com

 

Detil Informasi

Lokasi : Desa Pegadungan, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus

Rute : Berangkat dari Bandar Lampung menuju Teluk Kiluan ( sekitar 80 km dari Bandar Lampung). Keluar dari gerbang utama Kiluan, ada jalur menanjak di sebelah kiri, kamu tinggal ikuti aja. Ada juga alternatif rute lain yaitu dari Bandar Lampung arahkan kendaraan ke Padang Cermin, lalu menyusuri Kampung Kelumbayan, desa yang paling dekat dengan pantai ini.

Harga: Gratis.

 

2. SUMPEK? MENDING BERENDAM DI SEGERNYA MATA AIR WAY SUMPUK

Bayangin gimana rasanya berendam di mata air alami yang airnya segar dan bening banget saat cuaca lagi panas-panasnya? Hmm, pasti seger banget ya kan! Di Mata Air Way Sumpuk ini, kamu bisa melepas penat setelah sibuk dengan hiruk pikuk rutinitas. Siap-siap dimanjain dengan air jernih yang menggoda kamu buat nyebur ke dalamnya. 

via wisatalengkap.com

via instagram.com/abdillah.ndu

Nggak cuma berendam, kamu juga bisa melakukan berbagai pose keren ala-ala underwater di sini. Makanya, pastiin kalau kamu punya gear atau alat pendukung kamera yang aman buat foto-foto di dalam air. 

via instagram.com/samsonnurulhyda

via lampunggham.com

Di Mata Air Way Sumpuk belum memiliki banyak fasilitas yang memadai. Jadi ada baiknya kalau kamu bawa amunisi kayak bekal makanan, peralatan renang atau pun snorkeling sendiri yah. Meskipun letaknya sedikit tersembunyi dan kamu harus melewati rute perjalanan dengan kondisi jalan yang jelek, semua perjuanganmu bakal terbayar begitu sampai di Mata Air Way Sumpuk. 

via lampunggham.com

 

Detail Informasi 

Lokasi : Umbul Buah, Kota Agung Tim., Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Rute : Dari Kota Tanggamus - Jl. Raya Mauradua - Jl. Wisata Danau Hijau Belu - Jl. Raya Gunungtiga - Jl. Raya Datarajan menuju Jl. Argomulyo - Jl. Ps. Gn. Batu - Jl. H. Abdul Razaq - Jl. Kota Agung - Jl. Dalom Mangku Negara

Harga Tiket : Gratis

Parkir : Rp. 5000

 

3. SURGANYA PARA MANCING MANIA : PANTAI TANJUNG TUHA 

Menikmati semilir angin dan suara deburan ombak dari ketinggian menara adalah keunggulan yang dimiliki Pantai Tanjung Tuha. Yup, pemandangan indah laut yang biru serta hamparan batu mengelilingi pantai bikin Pantai Tanjung Tuha jadi spot asyik buat kamu kunjungi saat ke Lampung. Nggak heran kalau menara paling tinggi di pantai ini adalah mandatory spot buat foto narsisan pengunjung. 

via wisatalengkap.com

via lihat.co.id

Buat naik ke puncak tertinggi tower ini, kamu harus berjalan kaki selama 20 menit. Agak lumayan capek sih, tapi semuanya kebayar deh dengan pemandangannya. Selain melihat pemandangan Pantai Tanjung Tuha sendiri, di sini kamu juga bisa melihat keindahan Anak Gunung Krakatau dari kejauhan. 

via shopback.co.id

via instagram.com/adi_brata93

via tukangngetrip.blogspot.co.id

Pantai Tanjung Tuha juga terkenal sebagai surganya para pencinta olahraga mancing. Karena letaknya yang berhadapan dengan Samudera Hindia, pantai ini jadi lokasi favorit ikan laut untuk keluar dari sarang dan mencari mangsa. Infonya sih di sini spot yang asik banget buat mancing ikan-ikan besar kayak Ikan Simba, Kakap, Marlin dan ikan lain yang beratnya bisa sampai lebih dari 30 kg. 

via instagram.com/farida_khusnul

 

Detail Informasi 

Lokasi : Umbul Buah, Kota Agung Tim., Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Rute : Berangkat dari Bandar Lampung kearah Bakauheni. Kemudian belok kearah petunjuk jalan Tanjung Tuha, dari plang jalan ini kita akan masuk sekitar 7 KM

Harga Tiket : Rp. 5000 untuk masuk pantai dan Rp. 15.000 untuk naik ke atas tower

 

4. PUAS NGELIAT AKSI GAJAH DI ALAM BEBAS DI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS 

Ini dia salah satu lokasi tersohor di Lampung. Yup, Taman Nasional Way Kambas. Saat mendengar namanya pasti kamu langsung teringat dengan hewan Gajah, sebab kawasan ini menjadi tempat konservasi dari Gajah Sumatera. 

via tempat.co.id

via instagram.com/ikovoz

Kalau selama ini kamu sering dengar binatang terancam punah karena sering diburu secara liar, sepulang dari sini dijamin kamu bakalan makin sayang sama mereka. Karena di Taman Nasional Way Kambas, hewan besar berbelalai panjang ini dilindungi dan disayang banget. Bahkan di sini ada rumah sakit khusus gajah terbesar di Asia lho. 

via instagram.com/yesi_herwinda

Yang paling unik saat kamu berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas adalah melihat atraksi para Gajah yang seru banget. Mereka bisa main sepak bola, duduk di kursi atau melihat atraksi yang agak bikin deg-degan yaitu melewati beberapa manusia yang berbaring. Hayo, berani nggak berbaring di bawah gajah?

via kupastuntas.co

Selain Gajah, di Taman Nasional Way Kambas kamu juga bisa melihat satwa asli Sumatera yang juga dilindungi yaitu Badak Sumatera. 

via instagram.com/duniaindra

Hampir sama seperti kawasan Anak Krakatau, Taman Nasional Way Kambas merupakan daerah konservasi jadi untuk kamu yang berniat melihat kerumunan satwa asli Sumatera ini hidup dengan bebas, kamu harus mengantongi izin khusus dari pengelola tempat ini. 

via indonesia.travel

via indonews.co.id

 

Detail Informasi 

Lokasi : Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, Indonesia

Rute : Berangkat dari Terminal Bandar Lampung, kemudian naik bus dari Rajabasa menuju Way Jepara. Turun di kawasan Gajah Batu, Desa Rajabasa Lama. Sesampainya disana, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan naik ojek. 

Harga Tiket : 

  • Rp. 20.000 untuk masuk wilayah konservasi gajah 
  • Rp. 30.000 untuk mendapatkan surat izin masuk

 

5. MENANTANG SANG KRAKATAU NAN PERKASA 

Siapa yang nggak kagum dengan gagahnya Gunung Krakatau? Gunung legendaris yang terletak di Selat Sunda ini pernah meletus di tahun 1883. Sebuah letusan yang dahsyat yang efeknya bisa dirasakan sampai ke Benua Eropa dan Australia. Konon, meletusnya gunung ini menjadi salah satu bencana terbesar yang pernah terjadi di dunia yang menjadikannya terkenal banget. 

via wego.co.id

via instagram.com/vickyrsaputra

via tantular.com

Lokasi dimana Gunung Krakatau meletus menyisakan 4 pulau yaitu Pulau Rakata atau Krakatau Besar, Panjang atau Krakatau Kecil, Sertung dan Anak Krakatau. Pulau Rakata, Sertung dan Panjang adalah pulau sisa-sisa letusan Gunung Krakatau, sedangkan Anak Krakatau adalah gunung berapi yang muncul 40 tahun setelah Gunung Krakatau meletus. Hingga saat ini Anak Krakatau masih aktif dan terakhir kali meletus pada tahun 2014. 

via malahayati.ac.id

via rafaulitrip.com

Akan ada sensasi tersendiri pastinya, berada di Anak Krakatau yang masih aktif. Tapi karena gunung ini sudah menjadi daerah konservasi alam, untuk menginjakkan kaki ke wilayah ini nggak sebebas kayak kamu masuk ke daerah wisata. Jadi baiknya sebelum berangkat kamu mengurus dulu Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI). Ada beberapa persayaratan yang harus kamu lakukan untuk dapetin surat izin ini, dan surat ini cuma bisa dibuat di BKSDA Lampung. 

via instagram.com/jonathanradityas

via mongabay.co.id

Selain menikmati keindahan dan kemegahan Anak Krakatau, kamu juga bisa berwisata ke pulau-pulau di sekitar Krakatau yang punya spot snorkeling yang eksotis. Jangan lewatkan indahnya kehidupan bawah laut di perairan dangkal sekitar bibir pantai Pulau Sebuku, Pulau Geligi, dan Pulau Umang-Umang.

via radarlamsel.com

via kitaina.id

via batue-journey.com

Salah satu keunikan yang membuat Pulau Umang-Umang wajib dikunjungi adalah dua sisi pantai yang berbeda, dan untuk mencapai pantainya kamu harus berjalan melewati pantai berpasir karang selama 10 menit. Dijamin bikin kamu bikin pengen balik lagi kesini deh. 

via adivisual.blogspot.co.id

 

Detil Informasi

Lokasi : Jl. Z.A. Pagar alam No.1B, Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung

Telp : (0721) 703882

Rute : Berangkat dari Bakauheni, kemudian naik angkot menuju Pelabuhan Canti. Setibanya disini, kamu tinggal naik kapal yang sudah bersiap buat membawamu ke Krakatau. 

Harga : 

Sewa Perahu selama trip untuk 2 hari 1 malam ± Rp 2.000.000 dan bisa menampung sekitar 30 orang.

 

6. BERLOMBA-LOMBA MELIHAT LUMBA-LUMBA DI TELUK KILUAN 

Menikmati indahnya alam bukan cuma dengan berenang atau snorkeling aja lho. Di Teluk Kiluan kamu bisa berada dekat dengan lumba-lumba di habitat aslinya! 

via kompas.com

Keberadaan lumba-lumba adalah daya tarik utama Teluk Kiluan. Atraksi seru dari sekawanan spesies lumba-lumba yang berenang dan loncat bebas dengan indahnya mengingatkan kita pada Pantai Lovina di Bali. Ada dua jenis lumba-lumba yang biasanya muncul di perairan Teluk Kiluan, yaitu Lumba-lumba Hidung Botol yang berbadan besar, serta Lumba-lumba paruh panjang yang senang melompat.  

via satriamadangkara.com

Nah, buat kamu yang berniat buat nonton atraksi lumba-lumba ini kamu bisa naik kapal jukung yang tersedia di sekitar Teluk Kiluan. Biasanya satu kapal cuma bisa menampung 4 orang penumpang. Aksi seru lumba-lumba ini juga cuma bisa kamu nikmati sekitar pukul 6 sampai 9 pagi, jadi sebaiknya bangun pagi yah! Jangan lupa juga sedia jas hujan, buat jaga-jaga kalau ditengah laut tiba-tiba gerimis.  

via yukpiknik.com

Selesai berlomba-lomba melihat lumba-lumba, saatnya kamu menyegarkan diri dengan berenang. Kebetulan, di Teluk Kiluan terdapat sebuah laguna yang enak banget buat sekedar berendam. Namanya, Laguna Gayau.

via instagram.com/utami_ummu3nuur

Laguna Gayau terletak di balik bukit Kiluan dan berdekatan dengan Pantai Gayau. Untuk mencapai Laguna, kamu harus trekking di jalan berbatuan kurang lebih selama 30 menit. Nggak usah khawatir bakal kepanasan di perjalanan, karena udaranya yang sejuk akan membuatmu justru lebih segar. Perjalanan tersebut bakal kebayar dengan air Laguna Gayau yang super biru. Dijamin kamu akan nggak tahan buat nyebur dan  berenang di Laguna. 

via instagram.com/roel_riot

via instagram.com/sugabiba

 

Detail Informasi 

Lokasi : Kiluan Negeri, Kelumbayan, Tanggamus, Kiluan Negeri, Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung

Rute : Berangkat dari Bandar Lampung berjalan ke arah Padang Cermin melewati pulau pahawang hingga menemui persimpangan masuk pangkalan TNI AL. Di persimpangan itu ambil jalur ke kiri menuju pangkalan AL/Bumi Marinir/Punduh Pidada (jika ke kanan akan ke arah Kedondong).

Harga Tiket : 

Tiket masuk Pulau Kiluan Rp 5000,- Taxi Perahu ke Pulau Rp 15000/orang, Parkir Mobil menginap Rp 20.000,- (Dusun Bandung Jaya)

 

7. KONTEMPLASI DI PULAU PISANG YANG TENANG  

Familiar sama keripik pisang Lampung, yang enak itu? Hmmm, nyam! Tapi kalau kamu pikir tempat di top list nomer 7 ini ada hubungannya sama cemilan itu, kamu salah! Pulau Pisang bukanlah tempat di mana banyak terdapat pohon pisang yang jadi bahan buat bikin keripik. Tapi pulau ini adalah pulau kecil nan tenang di sudut Pesisir Barat Lampung. 

via piknikdong.com

Ibarat sebuah harta karun, Pulau Pisang masih sangat alami, tenang dan damai. Bahkan di sini belum ada aliran listrik dari PLN loh. Warga sekitar hanya menggunakan diesel atau jenset yang dinyalakan dari pukul 18:00 sampai 24:00. Jadi, kalau kesini kayaknya powerbank adalah benda wajib yang harus kamu bawa deh. Sinyalpun nggak ada, makannya Pulau Pisang ini cocok jadi destinasi buat kamu yang memang ingin kontemplasi dan menyendiri. 

via pariwisatalampung.com

via instagram.com/lucazfernandositorus

Pantai di sekitar Pulau Pisang tergolong cukup besar. Makanya banyak para atlit surfer yang datang ke sini buat berburu ombak. Nah, kalau kamu mau snorkeling atau berenang santai, kamu bisa menyusuri bagian pantai utara pulau yang punya ombak lebih kecil. Walaupun kesannya terpencil, kamu nggak usah khawatir di pulau ini banyak tersedia fasilitas kayak Puskesmas 1x24 jam serta penginapan rumah warga dengan harga rata-rata menginap per malamnya Rp.200.000. Nggak mahal kan? 

via instagram.com/jairopacwaves

via theclassicwanderer.com

via corneliagusfa.com

 

Detail Informasi

Lokasi : Krui, Pesisir Lampung Barat

Rute : Dari Bandar Lampung menuju ke arah Kemiling, melewati Pringsewu, Kota Agung dan sesampai nya di Krui, menyebrang ke Pulau Pisang dengan perahu dari Dermaga Krui. 

Harga Tiket : 

  • Trip ke Pulau Pisang, harga yang ditawarkan berkisar Rp 300-500ribu/orang.
  • Biaya untuk menyebrang dari dermaga krui ke Pulau Pisang :  Rp. 400-500ribu. 

 

8. FOTOAN DI BATU GRANIT RAKSASA DI TAMAN BATU GRANIT 

Gimana rasanya mendaki bebatuan besar yang bertumpuk membentuk sebuah bukit berbatu dan menikmati indahnya pemandangan sekeliling? Jawabannya bisa kamu dapetin di Taman Batu Granit, Tanjung Bintang. 

via instagram.com/rcaditya

via yopiefranz.com

Batu granit berukuran raksasa dengan beragam pola dan ukuran, bertumpuk di tengah hamparan hutan karet nan hijau bikin mata kamu dimanjain banget dengan keindahannya. Suasananya yang tenang bikin lokasi ini kembali jadi destinasi favorit setelah sempat mati suri sebelum tahun 2000 silam.  

via tribunnews.com

Keunikan Batu Granit yang langka untuk dijumpai di berbagai lokasi wisata alam, bikin pengunjung nggak pernah absen buat memenuhi memori kamera mereka dengan foto-foto keren di setiap sudut Taman Batu Granit, Tanjung Bintang.

via instagram.com/liansyahapri

Taman Batu Granit ini terletak di tengah Perkebunan Karet PTPN VII, sekitar 30 menit dari pusat kota Bandar Lampung. Di sini awalnya merupakan lokasi yang sering buat tempat kemah dan lomba motor cross. Makanya berbagai fasilitas buat kegiatan tersebut banyak tersedia di sini. Untuk sampai ke sini baiknya kamu berhati-hati, karena kamu harus melewati jalur dengan kondisi jalanan yang rusak di beberapa titik. Hindari juga pulang ketika sudah gelap ya, dan lebih aman lagi kalau kamu diantar oleh guide atau warga sekitar

via kupastuntas.co

via twitter.com

 

Detail Informasi 

Lokasi : Perkebunan Karet PTPN VII Afdeling Bergen, Purwodadi Dalam, kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Rute :  Berangkat Bandar Lampung rute yang dilalui adalah Jl. P. Antasari – Jl. Tirtayasa – Jl. Sutami – Pasar Pal Putih Tanjung Bintang – kemudian belok ke kanan menuju desa Purwodadi Dalam.

Harga Tiket : Gratis

 

9. KABUR SEJENAK KE PULAU KUBUR, PULAU SEPI NAN SUNYI TAK BERPENGHUNI 

Mendengar nama kubur bikin kamu merinding? Well, jangan keburu takut dulu. Dulunya Pulau ini dijadikan tempat dimana orang-orang melarung atau membuang abu jenazah ke tengah laut, makanya dinamakan Pulau Kubur. Meski namanya agak menyeramkan, tapi Pulau Kubur jauh dari suasana mistis dan angker kok. Justru pulau yang adanya di Teluk Lampung ini adalah salah satu tempat yang asik banget buat dikunjungi saat kamu berada di Lampung. 

via togean.net

Pulau Kubur nan mungil dengan pantai berpasir dan pemandangan yang indah ini punya bentuk yang unik dengan dua sisi berbeda. Yaitu bagian pantai dengan hamparan pasir putih nan cantik dan bagian tebing karang yang menjulang ke arah pesisir pantai Pulau Lampung. 

via instagram.com/ezafardolanwar

Nah, dari atas tebing karang kamu bisa menikmati indahnya pemandangan Kota Bandar Lampung dari kejauhan.  Tebing karang yang luas disini juga jadi surganya ikan-ikan laut. Makanya Pulau Kubur cocok banget deh buat kamu yang hobi memancing. 

via instagram.com/marcotwin54

Daya tarik lain yang bikin Pulau Kubur jadi primadona adalah kondisi pulau yang sepi, karena tak berpenghuni. Ya, pulau ini memang tidak berpenduduk. Jadi kalau kamu datang ke sini pastikan kamu membawa amunisi perbekalan kayak makanan dan cemilan yang cukup serta jangan buang sampah sembarangan ya. Kan nggak ada petugas kebersihan di sana.

via idpelago.com

 

Detail Informasi 

Lokasi : Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung

Rute : Berangkat dari Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar lampung, menggunakan perahu motor dengan jarak tempuh sekitar 35 menit.

Harga Tiket : Gratis

 

10. MELIHAT PENINGGALAN SEJARAH PURBAKALA DI TAMAN RAHARJO 

Selain kaya akan spot wisata alam yang indah, Lampung ternyata menyimpan harta karun peninggalan sejarah purbakala. Terletak di Desa Pugungraharjo, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Taman Purbakala Pungung Raharjo jadi alternatif tempat wisata yang wajib kamu datengin di Lampung. 

via instagram.com/anggiprastyo_wae

Di tempat ini kamu bisa melihat beberapa peninggalan zaman purba kayak Punden Berundak, Arca Batu, Prasasti, Artefak dan benda-benda kuno yang layak buat kamu ketahui sejarahnya. Menurut arkeolog, Taman Purbakala Pugung Raharjo ini unik banget. 

via triplampungku.blogspot.co.id

Selain terdapat peninggalan sejarah zaman megalitik dari tahun 2500 sebelum masehi, ada pula benda-benda kuno zaman klasik (Hindu-Budha) dan zaman Islam, semuanya ada di Taman Pugung Raharjo. Lengkap!

via instagram.com/angginoviaregina

Siap-siap kagum saat masuk ke area Taman ini. Kamu akan disambut hamparan hijau parit tanah yang ditumbuhi rerumputan tertata rapih dan gapura batu ditengahnya. Parit sepanjang 1,2 km yang terdapat di Taman Pugung Raharjo ternyata zaman dahulu kala adalah benteng yang mampu melindungi wilayah dari terpaan banjir lho.  Pada Taman ini juga terdapat jalanan berbatu lengkap dengan papan petunjuk keterangan masing-masing situs.

via instagram.com/rahmat_ronaldo

Buat sampai ke tempat ini nggak terlalu susah kok aksesnya. Kamu cukup berkendara sejauh 42 km dari Kota Bandar Lampung. Jalur yang dilewati juga cukup mudah tapi jalanannya agak rusak, jadi meski berhati-hati ya. Terus yang seru lagi, untuk masuk ke tempat ini kamu nggak perlu merogoh kocek karena gratis. Wuih, asik!

via harianlampung.com

 

Detil Informasi

Lokasi : Pugung Raharjo, Sekampung Udik, Lampung Timur

Rute : Jika berangkat pakai kendaraan pribadi, kamu bisa melaju kendaraanmu kearah timur. Pugung Raharjo letaknya 52km dari sana. Atau bisa juga berangkat dari Kota Sukadana, Lampung Timur, kamu bisa naik angkutan umum jurusan Sribawono dan turun di perempatan Pugung Raharjo. 

Harga Tiket : Gratis

 

11. PANTAI MUTUN : PANTAI ANTI MANYUN 

Jangan bosan dulu sama pantai-pantai yang ada di Lampung yang keren-keren itu. Salah satu dari spot pantai yang wajib kamu datangi adalah Pantai Mutun. 

via instagram.com/intanmarselly

Nama Pantai Mutun sendiri sudah cukup populer di kalangan traveller. Ombak yang nggak terlalu besar berderbur ke tepian pantai dengan pasir putih yang menghampar, belum lagi indahnya air laut jernih kebiruan menjadikan Pantai Mutun destinasi favorit yang bikin kamu males pulang. 

via instagram.com/ikaseptianav

Pilihan aktivitas yang bisa dilakukan Pantai Mutun selain duduk-duduk menikmati indahnya pantai, kamu bisa berenang atau snorkeling. Kalau udah puas main-main di sini dan masih ada waktu, kamu bisa cobain juga nyebrang ke Pulau Tangkil yang berada di dekat sini. 

via lihat.co.id

Buat ke Pulau Tangkil kamu nggak perlu repot dan merogoh kocek dalam-dalam. Cukup naik perahu yang disediakan oleh pengelola Pantai Mutun dan bayar Rp.15.000 saja per orang. Di Pulau Tangkil, banyak olahraga air yang bisa kamu coba, seperti banana boat, perahu donat, kano bahkan parasailing. 

via instagram.com/enysrimimind

Akses menuju Pantai Mutun relatif gampang. Kamu cukup menempuh perjalanan sekitar 19 km dari Bandar Lampung atau sekitar setengah jam via perjalanan darat. Di sepanjang perjalanan mata kamu akan dimanjain dengan pemandangan pantai-pantai lain kayak Pantai Queen Arta, Pantai Puri Gading, Pantai Sari Ringgung dan Pantai Duta Wisata yang nggak kalah indahnya. 

via instagram.com/julee_brarian

 

Detail Informasi 

Lokasi : Jl. R.E. Martadinata (Teluk Betung), Bandar Lampung.

Rute : Untuk dapat sampai ke Pantai Mutun, kamu harus berkendara sejauh 25 kilometer dari Bandar lampung melintasi wilayah Lempasing. Dari sini kamu tinggal ikuti papan petunjuk arah yang ada di sepanjang jalan. 

Harga Parkir : 

Motor: Rp10.000

Mobil: Rp30.000

Bus Kecil: Rp75.000

Bus Besar: Rp100.000

 

12. HAPUS LUKA HATI KAKAK DI SEGARNYA MATA AIR WAY BEHKAK  

Siapa sih yang nggak tergoda buat berendam di air pegunungan yang segar dan jernih sambil main-main dengan ikan kecil di dalamnya? Kalau jawabanmu adalah iya, maka Mata Air Qay Behkak adalah destinasimu berikutnya. 

via instagram.com/mondenk_29

Mata Air Way Behkak yang berlokasi di Talang Padang ini sudah lama jadi tempat wisata favorit warga lampung dan para traveller. Nggak heran, setiap akhir pekan tempat ini selalu penuh dengan pengunjung. Jadi buat yang ingin menikmati main air dengan suasana yang nggak terlalu ramai, datang Mata Air Way Behkak saat weekdays aja ya. 

via instagram.com/dinaaparamitha

Mata Air Way Bekhak berasal dari mata air Gunung Alif yang membentuk sebuah sungai kecil yang kemudian dipugar oleh Pemerintah menjadi sebuah bendungan yang kini jadi sumber irigasi warga sekitar. Dari sini jugalah Mata Air Way Behkak mulai ramai dikunjungi dan jadi tempat wisata.

via instagram.com/pandu_andika

Nikmati sensasi berendam di Mata Air Way Behkak yang jernih. Jangan lupa juga bawa kacamata renang agar kamu bisa menikmati pemandangan bawah airnya. Ikan-kan beraneka ragam yang berlalu-lalang di sela bebatuan, bikin kamu betah lama-lama disini. 

 

Detail Informasi 

Lokasi : Talang Padang, Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung.

Rute : Berangkat dari Bandar Lampung, menuju Gedong Tataan-Pringsewu-Talang Padang. Kalau sudah sampai di pasar Talang padang kamu tinggal lurus lagi sekitar 1km dan sebelah kanan jalan bakal ada gapura bertuliskan Pemandian Way Bekhak.

Harga Tiket : Rp. 5000

Harga Parkir : Rp. 5000 (motor) & Rp. 15.000 (mobil) 

 

13. EKSPLOR TERUS JANGAN KASIH KENDOR TIGA AIR TERJUN DI DAERAH PESAWARAN : AIR TERJUN BETUNG, BANYU MANDIRI DAN TANAH LONGSOR 

Jangan lewatin juga buat menikmati keindahan tiga air terjun yang paling hits di Lampung. Air Terjun Tanah Longsor, Air Terjun Gunung Betung dan Air Terjun Banyu Mandiri, ketiganya sama-sama berada di daerah Pesawaran Lampung Barat dan masing-masing punya keistimewaan sendiri. 

via travelingholic.com

via travelingholic.com

Air Terjun Tanah Longsor merupakan wisata alam yang berada di daerah Padang Cermin dan tergolong masih perawan serta belum ramai dikunjungi oleh wisatawan. Jalur buat sampai ke lokasi cukup menantang, kamu harus menyusuri jalan bebatuan yang cukup terjal sampai jalanan tanah yang licin. Siapkan stamina yang fit ya, soalnya kamu harus trekking sekitar 30 menitan untuk akhirnya bisa sampai ke lokasi air terjun. 

via instagram.com/ameryano

Walau capek, tapi kebayar kok sama pemandangan indah tiga ruas air terjun yang jatuh menimpa bebatuan. Air disini bening dan dingin banget. Di sekitar air terjun Tanah Longsor ini kamu bakal menemui segerombolan hewan Siamang, jadi jangan heran kalau kamu bakalan dengar suara mereka lagi saling ngobrol sahut-sahutan ya. 

via instagram.com/somahabiromana 

via instagram.com/dian_andi_utomo

Ada juga Air Terjun Gunung Betung yang nggak kalah cantik dari Air Terjun Tanah Longsor. Air terjun ini berada di kaki Gunung Betung dengan ketinggian 1600 mdpl. Perjalanan menuju air terjun ini juga cukup menantang dengan jalan setapak batu yang sempit, terjal dan licin, jadi sebaiknya jangan datang ke sini saat musim hujan ya.

via lampunghiking.blogspot.co.id

Ada dua Air Terjun di sini, penduduk menyebutnya Air Terjun atas dan Air Terjun Bawah. Nikmati segarnya air jernih dari balik pepohonan rindang serta suara air terjun yang menenangkan. Air Terjun Gunung Betung jadi obat mujarab buat kamu yang mulai penat dengan kebisingan kota. Kalau sudah puas main di air terjun, disini kamu juga bisa lanjutin perjalanan dengan naik ke puncak Gunung Betung. Disana view-nya dijamin nggak kalah keren!

via instagram.com/adifadli

Nah, kalau yang satu lagi adalah Air Terjun Banyu Mandiri. Air Terjun ini terkenal dengan airnya yang dingin banget seperti air es! Air Terjun Banyu Mandiri masih berdekatan dengan Gunung Betung karena sama-sama berada di daerah Pesawaran. 

via instagram.com/eky_ms

Air terjun ini juga memiliki dua lokasi yaitu Air Terjun Banyu Mandiri 1 yang adanya di bagian bawah dan  Air Terjun Banyu Mandiri 2 di bagian atas. 

via instagram.com/gikanugraha 

via instagram.com/andymaulanaazis

 

Detail Informasi 

Lokasi: Padang Cermin, Pesawaran, Lampung Selatan

Rute : Berangkat dari Kota Bandar Lampung menuju ke Kecamatan Padang Cermin dengan melewati jalan utama dan yang langsung dari Teluk Betung - Lempasing - Hanura - Ketapang - dan melewati pantai Klara. Jika sudah sampai Pos Komando TNI Angkatan Laut, kamu tinggal mengikuti petunjuk arah untuk bisa sampai ke masing-masing air terjun ini.

Harga Tiket : Gratis

 

14. MENIKMATI TITIK NOL LAMPUNG DI MENARA SIGER 

Katanya sih belom sah ke Lampung kalau belum ke Menara Siger. Bangunan berbentuk mahkota berwarna merah dan kuning berukuran raksasa ini udah terkenal jadi ikon kota Lampung. Bangunan ini berada dekat dengan Pelabuhan Bakauheni lho. Kemegahannya akan mencuri perhatianmu saat kapal merapat seolah pertanda dan menyambut kedatanganmu di Lampung. 

via lampung.tribunnews.com

Menara Siger dibangun dengan sentuhan khas Lampung yang indah dan penuh filosofi. Sembilan rangkaian yang ada pada bangunan ini konon melambangkan sembilan bahasa yang digunakan masyarakat Lampung sehari-hari. Warna kuning dan merah, mewakili warna emas dari mahkota yang biasa dikenakan pengantin wanita asal Lampung, belum lagi ukiran corak kain tapis khas Lampung yang membuatnya makin cantik. 

via instagram.com/hidayatulfajri97

Selain itu, ada pula Payung tiga warna (putih-kuning-merah) yang ada di puncak menara Siger yang  menggambarkan tatanan sosial masyarakat Lampung. Terus ada pula Prasasti Kayu Are yang ada di dalam bangunan utama Menara Siger yang menyimbolkan pohon kehidupan.

via instagram.com/ronald_on7 

Kompleks Menara Siger berada di atas bukit yang jadi titik nol wilayah Lampung dengan ketinggian 110 mdpl. Menara Siger terdiri dari enam lantai yang merupakan area yang menyediakan segala informasi mengenai seluruh kabupaten/kota di Lampung. Dari atas menara ini kamu akan  menikmati indahnya pemandangan Lampung yang nggak ada duanya. 

via instagram.com/kiagus_yullyan

 

Detail Informasi

Lokasi : Bukit Gamping,  Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan

Rute : Lokasi Menara Siger dekat sekali dengan Pelabuhan Bakahueni. Saat tiba di Bakahueni, kamu cukup tinggal belok kiri dan masuk ke kompleks Menara Siger. 

Harga Tiket : Rp. 10.000 per orang

 

15. MELAYANG-LAYANG DI PULAU PAHAWANG 

Ini dia salah satu spot paling hits di Lampung! Pemandangan keren dari bukit hijau di sekeliling pulau, pantai dengan pasir putih dan air laut yang jernih bikin traveller ramai-ramai datangi Pulau Pahawang. Pulau ini terdiri dari dua pulau, yaitu Pahawang Kecil dan Besar. 

via pesonaindo.com

Di Pulau Pahawang Kecil terdapat jembatan alami yang disebut Tanjung Putus. Jembatan ini menghubungkan Pulau Pahawang Kecil dengan Pulau Tanjung Putus. Tapi jangan berharap bisa melihat jembatan ini saat air laut sedang pasang, karena jembatan ini akan terendam air. Kawasan Tanjung Putus juga jadi spot favorit para pengunjung buat diving dan snorkeling karena di sini terdapat bangkai kapal karam yang kini sudah jadi habitat ikan-ikan laut yang pastinya sangat cantik untuk diselami.

via nationalgeographic.co.id

Di antara kedua pulau di Pahawang ini, mata kamu juga akan dimanjakan dengan keindahan pasir putih sepanjang pantai yang menghubungkan keduanya. Pasir putih atau yang kadang disebut Pasir Timbul ini juga cuma bisa dinikmati saat air sedang surut. 

via jumanto.net

via phinemo.com

via lihat.co.id

Buat sampai ke lokasi Pulau Pahawang, kamu harus menempuh perjalanan 1,5 jam dari Kota Bandar Lampung ke Dermaga Penyebrangan Ketapang dengan perahu. Fasilitas di Pahawang juga cukup lengkap kok! Di sini, kamu bisa dapetin penginapan rumah warga dengan harga yang bervariatif dan relatif terjangkau. 

via instagram.com/ismaelkoto

 

Detail Informasi 

Lokasi : Pulau Pahawang, Punduh Pidada, Pesawaran, Lampung

Rute : Berangkat dari Pelabuhan Bakauheni menuju ke Dermaga Ketapang, dengan menyewa angkutan umum (harga paling mahal Rp 200.000 sekali jalan), dari Dermaga kita bisa naik kapal penyebrangan ke Pulau Pahawang yang sudah tersedia.

Harga Paket Wisata : Rp 300.000 hingga Rp 500.000 untuk biaya boat penyeberangan pulang dan pergi

 

16. MENJELAJAH DUA CURUP INDAH : CURUP GANGSA DAN MBAH GIMO

Jangan lewatkan buat mampir ke dua Air terjun yang terkenal di Lampung ini. Curup Gangsa dan Curup Mbah Gimo memang hits banget di kalangan traveller. Curup Gangsa sendiri adalah air terjun megah yang berada di Kecamatan Kasui, Way Kanan. 

via instagram.com/jhony_andi98

via pariwisatadilampung.info

Curup Gangsa bisa kamu jelajahi setelah berkendara kurang lebih satu jam dari Blambangan Umpu. Rute yang kamu lewati akan menantang karena jalanan yang rusak. Tapi semua lelahmu akan tergantikan setelah menikmati percikan air yang terjun di balik hijaunya pepohonan rindang. Air terjun yang tingginya mencapai 100 meter dan lebar 20 meter ini jadi alternatif buat mengobati rasa penat atas rutinitas yang berjubel. 

via instagram.com/kitaina.id

via instagram.com/liansyahapri6

Selain Curup Gangsa, yang nggak kalah menarik buat dikunjungi juga adalah Curup Mbah Gimo atau juga dikenal dengan Curup Mbah Gimo Air Hitam. Kok namanya kayak nama orang? Siapa tuh Mbah Gimo? Eits, jangan keburu mikir Mbah Gimo adalah penunggu Curup ini! Nama Mbah Gimo diambil dari lokasi Air Terjun ini yang berada di bawah perkebunan kopi milik seseorang yang bernama Mbah Gimo. 

via gamefacebookkita.blogspot.co.id

Meski tingginya hanya 11m saja, keindahan Curup Mbah Gimo nggak ada duanya. Jadi, meskipun harus susah payah melewati rute menantang yang hanya bisa diakses kendaraan roda dua, saat melihat air jernih yang mengalir menuju ke Sungai Air Hitam, semuanya worth it!

via ngadem.com

via instagram.com/lindaa_wati

 

Detail Informasi 

  • Curup Gangsa

Lokasi : Tj jaya Kotaway, Kasui, Kota Way, Kasui, Kabupaten Way Kanan, Lampung

Rute : Dari Bandar Lampung menuju Baradatu menuju di Kecamatan Kasui. Perjalanan yang kamu tempuh kurang lebih akan memakan waktu 1 setengah jam.

Harga Tiket : Rp. 5000 (orang dewasa), Rp. 3000 (anak-anak) 

Parkir : Rp. 5000 (motor) & Rp. 10.000 (mobil)

  • Air Terjun Mbah Gimo

Lokasi : Tangkit Temiangan, Kecamatan Air Hitam, Lampung Barat

Rute : Dari Bandar Lampung menuju ke Lampung Barat naik kendaraan pribadi atau naik bis (ongkos bis Rp. 50.000-200.000). Sampai di Lampung Barat, lanjut ke Way Tenong dengan naik angkot (tarif angkot Rp.5000) nah dari sini kamu bisa naik ojek sampai Air Terjun Mbah Gimo yang tarif paling mahalnya sekitar Rp.50.000

Harga Tiket : Rp. 5000 (orang dewasa), Rp. 3000 (anak-anak) 

Parkir : Rp. 5000 (motor) & Rp. 10.000 (mobil)

 

17. MENYAPA PELANGI DI AIR TERJUN LEMBAH PELANGI 

Satu lagi lokasi wisata air terjun yang nggak boleh kamu lewatin yaitu Air Terjun Lembah Pelangi yang berlokasi di Kecamatan Ulubelu di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Air terjun Lembah Pelangi memiliki dua tingkat dan air terjun tingkatan kedua memiliki cabang. Tinggi air terjun pada tingkat pertama sekitar seratus meter, sedangkan tingkat kedua setinggi belasan meter. 

via yopiefranz.com

via wisatalova.com

Sesuai dengan namanya, saat cuaca lagi panas-panasnya kamu bisa melihat jelas pelangi yang melingkar indah di tepian Air Terjun Lembah Pelangi. Cantik banget deh! Nggak boleh disia-siain buat jadi spot foto nih!

via instagram.com/andihermawan05

via instagram.com/ezafardolanwar

Terus yang bikin Air Terjun Lembah Pelangi makin hits, selain kamu bisa nikmatin segarnya air terjun kamu juga bisa berendam air panas lho. Sumber air panas ini adanya di air terjun paling bawah. Di sini kamu bisa berendam air hangat yang nyaman dan nggak bau belerang.

via lihat.id

Kalau kamu mau Air Terjun Lembah Pelangi, sebaiknya kamu menyewa kendaraan pribadi. Soalnya belum ada angkutan umum yang menuju ke lokasi. Jangan lupa siapkan fisik, pastikan kamu fit untuk menjelajahi jalan setapak air terjun yang cukup melelahkan. 

via instagram.com/wlndmysr

 

Detail Informasi

Lokasi : Pekon Sukamaju, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung

Rute : Dari kota Bandar Lampung menuju arah ke Kabupaten Tanggamus. Jalurnya melewati kabupaten Pesawaran, Pringsewu lalu ke Kabupaten Tanggamus. Sesampai di Kabupaten Tanggamus, lanjutkan perjalanan sampai di Kecamatan Talang Padang. Lanjutkan perjalanan kearah Bendungan PLTA Batutegi, ikutin arah sampai pertigaan antara ke arah Batutegi dan Ulu Belu. Dari Ulu Belu, terus ikuti jalan utama sampai ke Air Terjun Lembah Pelangi.

Harga Tiket : Rp. 3000

Parkir : Rp. 5000

 

18. BERBURU OMBAK DI PANTAI TANJUNG SETIA 

Pantai Tanjung Setia terkenal jadi surganya para pencinta olahraga berselancar. Ombak menantang Samudera Hindia dengan gulungan yang tinggi, jadi daya tarik utama Pantai ini. Nggak heran ketenaran Pantai Tanjung Setia nggak hanya terdengar di dalam negeri, tapi juga para pemburu ombak dari berbagai belahan dunia. 

via pariwisatalampung.com

Bahkan, ketenaran Pantai Tanjung Setia bikin tempat ini berhasil masuk jadi nominasi Anugerah Pesona Indonesia tahun 2016 lalu buat kategori Most Popular Surfing Spot. Ada tiga spot terbaik buat surfing di pantai ini, yaitu Ujung Bocor, Way Jambu dan Jimmy. 

via malahayati.ac.id

Ujung Bocor atau yang dikenal juga dengan Karang Nimbor punya ombak yang mirip dengan ombak di Uluwatu Bali. Ketinggian ombak di sini bisa mencapai 200 meter, nggak heran ombak di sini jadi sasaran empuk para atlit selancar. 

via malahayati.ac.id

Lalu ada juga Way Jambu dengan ombak yang nggak kalah keren dari Ujung Bocor. Dan yang terakhir adalah Jimmy, spot surfing terbaik yang punya view keren dan pantai berpasir putih.

via instagram.com/sigerqube

Selain berselancar ria, nikmati juga kecantikan alam di Pantai Tanjung Setia. Coba deh, berlama-lama di Pantai ini dan lihat sunset nan indah yang pastinya nggak akan membuat kamu menyesal telah mengunjunginya. 

via instagram.com/payutour

 

Detail Informasi 

Lokasi : Desa Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Lampung Barat

Rute : Berangkat dari Bandara Radin Inten II, Bandar Lampung menuju ke Terminal Rajabasa di Bandar Lampung. Naik Krui Putra dengan tujuan langsung ke Pantai Tanjung Setia via Jalan Raya Trans Sumatera.

Harga Tiket: Gratis.

 

Banyak banget kan tempat wisata yang bisa kamu kunjungi di Lampung? Jadi, nggak perlu takut dan rempong lagi untuk menentukan destinasi wisatamu selama di Lampung. Yuk, siapkan dirimu untuk jelajahi 18 tempat wisata ini! 


Penulis
Penulis Prita Hersty
Pecinta coklat dan alpukat. Kadang susah diurus dan misi untuk mencari dinosaurus.

Artikel Terkait

Rekomendasi Lainnya

Dapatkan inspirasi jalan-jalan di Indonesia ke e-mail Kamu

Kamu akan mendapatkan ide jalan-jalan di Indonesia dengan berlangganan newsletter kami.