Kalimantan Barat - 448 Hits

Pontianak yang merupakan ibu kota provinsi Kalimantan Barat, terkenal sebagai kota khatulistiwa karen dilewati garis yang membelah bumi jadi dua. Nah tapi tau gak kamu kalo ternyata Pontianak kaya banget dengan tempat wisata alam dan budaya-nya, dan kita udah nge-list 16 tujuan yang paling asik! Langsung aja baca kebawah, dijamin kamu gak bingung lagi mau kemana kalo lagi di Pontianak.

 

1. Girang Memburu Foto di Danau Biru Singkawang

Daerah pertambangan biasanya gak nyaman, kotor & berlumpur, jauh deh dari kata ‘cantik’. Tapi kamu gak bakalan bisa nebak kalo bekas tambang emas ilegal yang satu ini bisa menghasilkan tempat wisata di sekitar Pontianak dengan pemandangan alam seindah ini!

via suarapemredkalbar.com

via andre.web.id

Daerah Singkawang sendiri, yang sering disebut Kota Seribu Klenteng emang lebih populer sebagai destinasi budaya daripada wisata alam. Tapi Danau Biru Singkawang ini gak boleh kamu lewatin! Airnya yang biru terang, dikelilingi batu-batu tinggi berwarna putih, gundukan-gundukan padang pasir dan hamparan rumput hijau jadi daya tarik yang hebat.

via instagram.com/andrealfiann

via instagram.com/bethachystine

Di danau ini kamu juga bisa lihat pegunungan yang mengelilingi seperti benteng yang megah. Gunung Pasi dan Gunung Poteng dua-duanya bisa kamu lihat dari sini.

via mulpix.com

via wisatafotografi.net 

Meskipun air danau ini menggoda banget, hati-hati untuk gak menyentuh airnya ya! Air yang dulunya membanjiri pertambangan ini mengandung zat-zat kimia, oleh karena itu gak boleh dijadiin tempat pemandian.

via indo-kaya.com

Tapi jangan biarin itu ngurangin keseruan kamu di Danau Biru Singkawang. Siapin kameramu, karena danau ini tempat yang photogenic banget, apalagi kalo dikunjungi di pagi atau siang hari ketika matahari terang.

via wisataterbaru.com

via instagram.com/gilberthpardede

via instagram.com/fadhliryan

Tapi di sore hari pun kamu tetep bisa hunting foto di Danau Biru Singkawang, karena danau ini nawarin pemandangan sunset yang layak banget difoto juga. Di malam hari danau ini pun jadi tempat yang oke banget buat foto bintang-bintang.

via pinterest.com

via instagram.com/noppy.jawai

via instagram.com/bobby.bong

Akses jalan masuk menuju danau yang gak berasapal memang agak mempersulit perjalanan, tapi jarak Danau Biru Singkawang yang cuma 6 kilometer dari pusat kota bikin tempat wisata ini destinasi favorit yang harus kamu sempetin untuk datangi.

via instagram.com/fanyafinda

 

Detail Informasi:

Alamat: Jl. Wonosari, Desa Roban, Singkawang Timur, Kota Singkawang

Rute: Dari pusat kota Singkawang ke Danau Biru bakal memakan waktu kira-kira 30 menit naik kendaraan pribadi. Untuk mencapai Danau Biru naik motor atau mobil kamu bisa melewati jalan Veteran, Robai sampai persimpangan menuju SMP Negeri 13, kemudian ambil belokan ke kanan. Danau Biru ada setelah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonosari.

Harga Tiket: Gratis

Harga Parkir: Rp. 2.000,00

 

2. Taman Nasional Gunung Palung yang Bikin Gak Mau Pulang

Taman Nasional seluas 90.000 hektar ini memiliki keanekaragaman yang luar biasa. Taman nasional dengan ekosistem terlengkap di Indonesia ini memiliki ekosistem hutan mangrove, hutan rawa, hutan rawa air tawar, hutan tropis dan pegunungan, semuanya di dalam satu lokasi wisata di Pontianak ini!

via wisatatok.blogspot.co.id

via ksmtour.com

via savegporangutans.org

Yang paling bikin asik, 65% dari kawasan ini masih berupa hutan liar yang belum tersentuh aktivitas manusia. Koleksi tumbuhan-tumbuhan yang ada di sini lengkap banget! Di bulan Februari-April, kamu bisa menemukan anggrek hitam yang hampir punah di dekat Sungai Matan.

via proof.nationalgeographic.com

via bobo.grid.id

Selain itu, di TN ini kamu juga akan berjumpa dengan 190 jenis burung dan 35 jenis mamalia. Di sini sering terlihat satwa-satwa seperti bekantan, bajing tanah dan kijang. Kalau kamu beruntung, kamu bahkan bisa menjumpai beruang madu!

via indonesiatravelmagazine.com

Selain itu, TN Gunung Palung juga punya populasi orangutan loh! Awasi pepohonan sekitarmu dengan seksama dan kamu mungkin bakal liat 1-2 orangutan lagi mager-mageran dibawahnya teduhnya pohon.

via instagram.com/natgeoindonesia

via instagram.com/rinaldigotama

Di tempat wisata Pontianak ini ada banyak obyek wisata yang menarik. Salah satunya adalah Pantai Pulau Datok dengan pasir putihnya dan ombaknya yang tenang. Mengarah ke Teluk Sukadana di arah barat, pantai ini cocok untuk menyaksikan matahari terbenam.

via budiadji.blogspot.co.id

via yodosudarto57.blogspot.co.id

via christianmaryo.blogspot.co.id

Selain itu, kamu juga bisa naik perahu untuk mengunjungi Kampung Baru, tempat konservasi dan tempat pengamatan bekantan.

via tamanasional.org

via tamanasional.org

Abis dari Kampung Baru, kamu bisa singgah sebentar ke Sungai Matan dan Sungai Simpang. Susuri sungai dengan perahu, dan kamu bisa mengamati satwa-satwa yang bergelantungan dan berterbangan di pohon-pohon di atas kepalamu!

via mongabay.com

Di tepian sungai kamu juga bakal melewati Cabang Panti, sebuah pusat penelitian yang dibangun sepenuhnya dari kayu.

via mongabay.co.id

via parkofindonesia.blogspot.co.id

Kalau ke TN Gunung Palung, tentunya jangan lupa untuk mengunjungi pegunungannya sendiri. Di Gunung Palung dan Gunung Panti, kamu yang suka mendaki bisa mencoba untuk mengalahkan kedua gunung yang tingginya diatas 1000 meter ini.

via crossborneotour.com

via embark.org

Gak bisa dipungkiri bahwa TN Gunung Palung memiliki panorama alam yang luar biasa. Taman nasional ini jadi tempat bermain yang kaya banget buat kamu yang suka fotografi!

via instagram.com/mustndi

via instagram.com/timlaman

via instagram.com/indonesiajuara

Taman Nasional ini bisa dicapai dari Pontianak dengan pertama menggunakan pesawat menuju Ketapang. Buat kamu yang tertarik mengeksplor lokasi wisata alam yang satu ini, TN Gunung Palung paling cocok dikunjungi di bulan Juni sampai September.

via instagram.com/gustidaniyusmiri

 

Detail Informasi

Alamat: Kab. Ketapang, Kalimantan Barat

Kontak: 0857 5292 7217 / 0534 32790 / 9707345

Rute: Untuk mencapai TN Gunung Palung dari Pontianak, kamu pertama-tama harus menuju Ketapang terlebih dahulu. Kamu bisa memilih jalur udara naik pesawat Kalstar yang perjalanannya 30 menit, naik express boat selama 6 jam, atau memilih lewat jalur darat yang perjalannnya 12 jam naik mobil.

Sesampainya di Ketapang, kamu bisa naik bus umum ke Sukadana/Teluk Melano. Bus ini jalan 2 kali sehari, dan perjalanannya sekitar 2 jam. Sesampainya ke Sukadana, kamu bisa trekking untuk mencapai berbagai spot di TN Gunung Palung. Kalau gak mau jalan, kamu juga bisa naik long boat, yang durasinya tergantung tujuan kamu.

Harga Tiket: Rp. 2.000,00 – Rp. 10.000,00, tambah Rp. 2.500,00 untuk izin membawa kamera

 

3. Nikmati Indahnya Lembah Hijau dan Langit Biru di Bukit Bahu

Di Desa Bantai, Kabupaten Sanggau, dekat perbatasan Indonesia-Malaysia, kamu bakal nemuin Bukit Tabantai, atau yang lebih dikenal sebagai Bukit Bahu.

via instagram.com/explorebonti

via instagram.com/roedz_rudy

Bukit yang satu ini, meskipun belum dikenal masyarakat luas dan belum dikelola dengan baik, menjadi lokasi wisata Pontianak yang  akhir-akhir ini populer khususnya di akhir minggu. Lembah-lembah luas yang berlekuk-lekuk, dan angin yang menghembus rumput-rumput tinggi Bukit Bahu, menjadikan bukit ini lokasi wisata alam yang menyenangkan.

via instagram.com/wijaya_nk

via instagram.com/adikacangin

Pesona pemandangan yang alami dan jauh dari keramaian jadi daya tarik utama bukit ini.  Panorama bukit-bukit yang terbentang luas, dihias dengan kabut yang menyelimuti lembah-lembah ini, bikin Bukit Bahu tempat yang oke banget buat hunting foto.

via instagram.com/fathurindawan

via instagram.com/rahmat_pratama26

via instagram.com/handikariyadi

Bukit Bahu paling asik dijelajahi rame-rame sama temen-temen kamu! Selain foto-foto dengan pemandangan indah di bukit ini, malamnya kamu bisa bangun tenda untuk camping semalam di sini agar bisa menikmati sejuknya udara pagi di esok hari. Sounds like a great way untuk berlibur dari penatnya kesibukan sehari-hari, kan?

via instagram.com/wijaya_nk

via instagram.com/gefernand

via instagram.com/gefernand

Dapat dicapai dengan trekking 1 hingga 1.5 jam dari pemukiman warga, kamu harus nyiapin fisik yang kuat untuk menjelajahi bukit ini. Selagi di Sanggau, jangan lupa untuk sekalian menengok bukit-bukit lain yang ada di sini, seperti Bukit Bellew dan Bukit Bonto’k.

via instagram.com/rahmatramadhan1899

 

Detail Informasi:

Alamat: Desa Bantai, Kec. Bonti, Kab. Sanggau

Rute: Untuk mencapai Bukit Bahu, kamu harus sampai di Sanggu terlebih dahulu. Dari Pontianak kamu bisa naik Travel  atau menyewa mobil menuju Sanggau yang perjalanannya sekitar 4-5 jam. Dari Pontianak pun kamu bisa memilih untuk lewat Batang Tarang yang lebih pendek rutenya tapi jalannya hancur, atau lewat jalan Ngabang yang lebih halus jalannya tapi lebih jauh. Naik  travel biayanya sekitar Rp. 150.000,00. Dari Sanggau, kamu bisa lanjut sewa mobil atau motor untuk menuju Desa Bantai yang jaraknya sekitar 2-3 jam perjalanan. Sesampainya di desa, perjalanan untuk ke bukit harus kamu lakukan dengan jalan kaki.

 

4. Mengayal Lagi Melayang di atas Awan di Bukit Jamur Bengkayang

Puncak Mahameru yang terletak di Malang adalah satu dari sedikit tempat di Indonesia dimana kamu bisa menikmati pemandangan lautan awan yang menakjubkan. Di Bengkayang, kamu bisa nikmati pemandangan yang sama di Bukit Jamur yang tingginya hanya 500 meter!

via otonomi.co.id

via instagram.com/jhonnystevanus

via pens.ac.id

Bukit Jamur yang di akhir tahun 2014 mulai populer dikunjungi pendaki ini mempunyai pemandangan samudera awan yang bisa dilihat di pagi hari. Keren banget kan? Di saat sekeliling Bukit Jamur diselimuti awan, puncak-puncak bukit lainnya hanya terlihat seperti jamur-jamur di antara awan yang tebal.

via instagram.com/inyomansulistiana

via instagram.com/kevinsung

via instagram.com/williamwijaya_93

Indahnya pemandangan di atas bukit yang nyaman ini bikin banyak pendaki memilih untuk membangun tenda dan bermalam di Bukit Jamur. Terlebihnya, lautan awan di Bukit Jamur memang paling terlihat sekitar jam 5 pagi, jadi banyak yang memilih untuk memulai pendakian di malam sebelumnya.

via instagram.com/mr.ali_lubis

via dreamindonesia.wordpress.com

Pemandangan matahari terbit dan terbenam juga indah banget dari puncak Bukit Jamur!

via instagram.com/reddiefrancessco

Terletak di Desa Belangko, lokasi wisata sekitar Pontianak ini hanya 6 kilometer dari pusat kota Bengkayang. Untuk mencapai dunia di atas awan ini kamu harus melakukan pendakian selama 2 sampai 3 jam. Tapi jangan khawatir, jalan setapak menyusuri hutan karet yang akan kamu lalui ini terbilang cukup bagus dan aman dilewati saat gelap.

via instagram.com/ronin

via instagram.com/ululainun

Buat kamu para fotografer, siapkan kamera kamu! Pemandangan selama pendakian asik-asik banget untuk difoto. Jangan lupa juga untuk mengabadikan panorama lautan awan saat di puncak bukit.

via instagram.com/terysaputraa

via instagram.com/kevinafifgeraldine0

via instagram.com/indonesianwonders

via instagram.com/aadssxx

 

Detail Informasi

Alamat: Desa Belangko, Kelurahan Bumi emas Jaku malunu, Kab. Bengkayang

Rute: Bukit Jamur letaknya kurang lebih 6 kilometer dari Kota Bengkayang, 1-2 jam kalau jalan kaki atau hanya 15 menit naik motor atau mobil. Untuk ke Bengkayang sendiri, kamu bisa naik taxi travel dari Pontianak yang tarifnya sekitar Rp. 100.000,00. Sesampainya di Desa Belangko, kamu bisa parkir kendaraan kamu sebelum mulai jalan kaki. Untuk naik ke bukit dari desa, kamu harus trekking menyusuri hutan karet, yang dipermudah dengan adanya jalan setapak.

 

5. Jelajahi Tiap Ruas Sungai Kapuas Biar Puas Dengan Liburanmu!

Saat sedang wisata di Pontianak, jangan lupa susuri sungai terpanjang di Indonesia! Sungai Kapuas yang panjangnya 1086 kilometer dari hulu di Kabupaten Putussibau ini tidak pernah kering sepanjang tahun. Dengan menyusuri sungai ini, kamu bisa menyaksikan kehidupan masyarakat yang tinggal di samping urat nadi Kalimantan Barat ini.

via kisaraninformasi.blogspot.co.id 

via majalah.hidayatullah.com

via khatulistiwapark.com

Ketika berlayar di sungai ini, kamu bakal bertemu dengan perkampungan-perkampungan suku air, dengan rumah-rumahnya yang terapung. Salah satu suku yang bakal kamu temukan di sungai ini adalah Suku Dayak dengan Rumah Betang-nya. 

via oknumoffreedom.blogspot.co.id

via instagram.com/sulita_batigol

Berlayar gak jauh dari situ, kamu akan bertemu dengan alun-alun Kapuas. Taman yang jadi obyek wisata yang selalu rame dengan pengunjung ini rasanya lokasi wajib dikunjungi kalau di Pontianak.

via pontianaktravel.com

via instagram.com/tisue_

Masih di kawasan tepian Sungai Kapuas, kamu bisa menengok Pelabuhan Seng Hie, tempat bongkar muat kapal barang yang juga sekaligus jadi tempat dagang ikan asin. Kapal-kapal dan nelayan yang sedang berlabuh di sini jadi obyek yang menarik buat difoto!

via instagram.com/ponda_ronalda

via instagram.com/spyhulkkk

via instagram.com/dapinugraha

Nah, gimana caranya sih menjelajahi tempat-tempat wisata di sepanjang Sungai Kapuas ini? Jawabannya adalah naik Kapuas River Cruise yang juga akan bawa kamu ke lokasi wisata lain kayak Makam Kesultanan Pontianak, Kampung Banjar dan Keraton Kadriyah. Macam kapalnya juga bervariasi, dari kapal wisata kecil untuk perjalanan jarak dekat, sampai kapal-kapal besar yang ada live music-nya.

via mapio.net

via travel.kompas.com

Bahkan ada beberapa operator yang nawarin river cruise dengan durasi seminggu menyusuri Sungai Kapuas sampai Danau Sentarum. Untuk cruise dengan durasi selama ini, kapal-kapalnya dilengkapi dengan kamar tidur.

via borneo.com.au

via borneo.com.au

Beberapa kapal bahkan menawarkan night cruise loh! Kamu bisa menikmati Sungai Kapuas sambil makan malam di kapal, ditemani lampu-lampu neon yang menghiasi kapal kamu.

via rentalmobilpontianak.info

via winphotoblog.com

Selain menggunakan kapal, kamu juga bisa menyusuri Sungai Kapuas dengan kano. Dibawah Jembatan Kapuas 1 kamu bakal melihat belasan kano warna-warni yang disewakan.

via mongabay.co.id

via beebalqis.com

Kalau sudah lelah menyusuri sungai, kamu bisa melipir dulu ke tepian Sungai Kapuas dimana kamu bisa menikmati pinggiran sungai ini dengan berjalan kaki. Kamu juga bisa ngopi-ngopi dulu di restoran-restoran yang menghadap ke sungai.

via sitimustiani.com

Saat festival tahunan Kalbar Regatta, kamu bisa melihat tim-tim pendayung perahu bertanding untuk memperebutkan 4 piala, yaitu Piala Gubernur, Piala Danlanal, Piala Ketua Podsi dan Piala Walikota. Kompetisi yang jadi ikon kota Pontianak ini selalu bikin pinggiran sungai ramai pengunjung.

via plus.google.com/dodiarianto

via pontianak.tribunews.com

Biasa diadakan untuk merayakan ulang tahun Pontianak, Festival Kapal Hias meramaikan sungai ini. Kamu bisa melihat penghias-penghias kapal yang memamerkan keterampilan mereka di sini! Selain itu, kamu juga bisa melihat Tari Melayu, yang uniknya dilakukan diatas Sampan.

via lifestyle.okezone.com

via backpackerborneo.com

Beberapa minggu sebelum hari raya Idul Fitri kamu bisa menyaksikan Festival Meriam Karbit. Pengrajin-pengrajin Meriam Karbit berlomba untuk membuat Meriam dengan bunyi paling menggelegar dan motif paling menarik. Pada hari H lebaran dentuman Meriam-meriam ini pun menyambut hari raya.

via goodnewsfromindonesia.com

via travelingyuk.com

 

Detail Informasi

Rate: Rp. 200.000,00—Rp. 800.000,00 untuk penginapan di tepian Sungai Kapuas atau sekitar alun-alun

Rute: Kalau dari Bandara Supadio, kamu bisa keluar jalan kaki ke arah perempatan Sei Durian, kemudian naik angkot jurusan Sungai Raya untuk turun di Terminal Sungai Raya. Abis itu lanjut naik angkot kuning jurusan Terminal Kapuas untuk turun di Pasar Kapuas, kemudian jalan kaki 200 meter ke arah barat untuk ke Taman Alun-Alun. Dari taman ini kamu bisa sewa perahu untuk pergi ke spot-spot berbeda di Sungai Kapuas.

 

6. Goa Romo, Goa Indah nan Asri yang Tersembunyi

Kabupaten Bengkayang sendiri dikenal masyarakat sebagai kabupaten yang kaya akan tempat wisata, tapi ada satu obyek wisata alam yang belum dikenal masyarakat luas, yaitu Goa Romo. Sering disebut juga dengan nama ‘Goa Keleleawar’ dan ‘Goa Sejajah’, goa yang masih alami ini wajib bangegt kamu kunjungi.

via instagram.com/geenooz

via instagram.com/gunard.amerigo

Belum tersentuh pembangunan, goa yang dindingnya dihiasi akar-akar pohon yang tumbuh lebat ini jadi semacam pelarian dari peradaban. Gak kaget kalau goa yang nyaman dan tenang ini merupakan tempat bertapa zaman dulu kala. Udaranya yang segar dan sejuk pasti bikin kamu mau berlama-lama disini!

via instagram.com/sellyoctaviani

via instagram.com/geenooz

Di dalam goa, terdapat sebuah kolam alami yang bisa dipakai pengunjung untuk mandi. Airnya yang sejuk bikin seger banget! Berendam disini, sambil menikmati pemandangan yang asri, dijamin bakal hilang semua penat kamu.

via instagram.com/uul95

via instagram.com/geenooz

Menelusuri goa ini lebih dalam, kamu bakal mendengar suara-suara ribuan kelelewar dan burung walet yang menjadikan goa ini rumah mereka.

via instagram.com/dirwantara

Berjarak 4 jam perjalanan dari Pontianak, Goa Roma ini jadi tempat yang menarik untuk dikunjungi kalau kamu gemar berpetualang dan berliburan ke tempat-tempat yang gak mainstream!

via instagram.com/nzllfgri

 

Detail Informasi

Alamat: Dusun Sejajah, Desa Romo, Kec. Sanggau Ledo, Kab. Bengkayang

Rute: Untuk mencapai Goa Romo dari kota Bengkayang dibutuhkan waktu 1-1.5 jam naik mobil atau motor. Kamu bisa langsung mengarah menuju simpang AURI yang jaraknya sekitar 45 kilometer, kemudian masuk ke arah Desa Romo. Lokasinya gak jauh dati Air Terjun Jugan.

Dari Desa Romo ke Goa Romo-nya sendiri kamu harus jalan kaki. Untuk ancer-ancernya bisa tanya warga sekitar, karena rute menuju Goa Romo memang belum terekspos ke masyarakat luas.

 

7. Mangap Ngeliat Keindahan Air Terjun Riam Merasap

Air Terjun Riam Merasap, surga alam tersembunyi yang terletak di Kabupaten Bengkayang, adalah salah satu lokasi wisata andalan di sekitaran Pontianak. Aliran airnya yang lebar bikin banyak orang bilang air terjun ini mirip Niagara di Amerika Serikat.

via indonesiakaya.comvia instagram.com/ferdianelli

Riam Merasap sebenernya gak terlalu tinggi, hanya 20 meter. Tapi ini gak mengurangi pesonanya. Airnya yang jernih dan aliran yang selebar 8 meter bikin air terjun ini indah di mata. Disembunyikan hutan rimba, pepohonan yang lebat juga menambah kesejukan air terjun ini.

via iklantravel.com

via instagram.com/aurorafaida

Kolam di bawah Riam Merasap asik banget buat kamu berenang-berenang! Abis berenang, jangan lupa untuk puas-puasin foto-foto didepan latar belakang alam yang indah ini.

via instagram.com/ishak.har

via instagram.com/apriyantiwanda

via instagram.com/patricianatallia

Kamu yang hobi fotografi juga bisa nyoba ngasah skill kamu di pemandangan alam yang photogenic banget ini!

via instagram.com/j_ricky7

Air terjun ini makin menarik lagi dengan adanya Goa Maria di atas air terjun. Goa yang ditandai dengan adanya patung Bunda Maria ini bikin Riam Merasap selalu ramai di hari-hari besar umat Katolik.

via bombasticborneo.com

via bombasticborneo.com

Fasilitas di Riam Merasap udah lengkap banget loh. Ada banyak tempat makan, dan beberapa pilihan akomodasi, jadi kamu para wisatawan gak bakal kesulitan. Yang bikin asik lagi, operator di air terjun ini menyediakan fasilitas untuk kamu ber-arung jeram! Bisa jadi alternative buat kamu yang mau liburan yang lebih memacu adrenalin.

via jejakrocky.wordpress.com

Selain itu, gak kayak banyak air terjun lain di wilayah ini, Riam Merasap dapat dijangkau kendaraan jadi kamu gak harus trekking dulu untuk sampai sini. Riam Merasap cocok banget buat kamu yang mau menikmati wisata air terjun tanpa ribet!

via instagram.com/bantarto

 

Detail Informasi

Alamat: Desa Sahan, Kec. Seluas, Kab. Bengkayang

Rute: Dari Pontianak, lakukan perjalanan naik motor atau mobil ke arah Siantan, yang durasinya sekitar 1 jam. Abi situ kamu bakal melewati gerbang selamat jalan kota Pontianak dekat Terminal Batu Layang. Dari sini terus aja sampai daerah Sungai Pinyuh. Abis itu kamu bakal bertemu dengan persimpangan di daerah Anjungan. Ambil jalan lurus menuju Bengkayang. 4-5 jam kemudian kamu akan sampai di pasar Kota Bengkayang. Jalan menuju Riam Merasap ada di depan Terminal Bus Bengkayang. Lanjutkan perjalanan selama 1-3 jam sampai Sanggau Ledo. Abis itu tinggal ikuti petunjuk di papan plank kea rah Riam Merasap deh!

Harga Tiket: Gratis

Harga Parkir: Rp. 20.000,00 untuk mobil

 

8. Air Terjun Riam Berawan

Kabupaten Bengkayang emang kaya dengan tempat wisata alam air terjun, tapi air terjun yang satu ini adalah yang paling tinggi diantara semuanya. Air terjun Riam Berawan yang terletak di Desa Sahan ini memiliki ketinggian sekitar 75 meter.

via instagram.com/nouvalisnin

via instagram.com/bloomasak

Disembunyikan diantara hutan yang lebat dan alami, Riam Berawan yang dalam bahasa Dayak berarti ‘emas’, mendapat namanya karena sebuah legenda mengenai seekor rusa yang memancarkan cahaya keemasan yang pernah terlihat di tengah riam.

via instagram.com/pramantaputra

Merupakan aliran dari Sungai Biang di kaki Pegunungan Bayang, air terjun yang cukup tinggi ini memiliki aliran air yang deras. Gak jarang pelangi juga menampakkan dirinya di bawah aliran air terjun ini.

via instagram.com/pramantaputra

via instagram.com/nathan1996_

Betapa segernya kolam di bawah air terjun ini gak usah ditanya lagi. Lokasinya yang ditengah hutan hujan tropis bikin air-nya jernih dan sejuk banget! Pas buat kamu yang mau main-main air rame-rame sama temen-temen.

via instagram.com/jelajah_kalbar

via instagram.com/tajulanshor

via instagram.com/juliansyah1999

Manfaatkan pemandangan ini semaksimal mungkin dan jangan lupa untuk foto-foto sepuasnya! Tebing-tebing sekeliling air terjun yang dihiasi hijaunya lumut dan lebatnya pohon-pohon sekitar tambah mempercantik latar foto-foto kamu.

via instagram.com/ridhoaldinoritonga

via instagram.com/pramantaputra

Riam Berawan cukup terkenal, tapi belum banyak dikunjungi wisatawan karena akses menuju air terjun yang agak sulit. Medannya masih off road dan gak sepenuhnya bisa dijangkau kendaraan, jadi kamu harus lanjut trekking selama setengah jam.  

via instagram.com/omen_wae

via instagram.com/ululainun

 

Detail Informasi

Alamat: Dusun Melayang, Desa Sahan, Kec. Sanggau Ledo, Kab. Bengkayang

Rute: Dari Kota Bengkayang, lakukan perjalanan menuju Kecamatan Sanggau Lego. 16 kilometer abis Pasar Sanggau Ledo kamu akan bertemu dengan sebuah pertigaan. Ambil jalur ke kanan. Lurus terus melalui jalan berasapal, kira-kira 5 kilometer kemudian kamu akan bertemu pertigaan lagi. Ambil belokan ke kiri ke arah SMPN 5 Seluas. Di pertigaan selanjutnya ambil jalur kiri menuju Riam Sengadang. Enggak lama abis itu kamu bakal menemukan gedung SMPN 5 seluas. Kira-kira 2,5 kilometer abis itu kamu bakal bertemu dengan gerbang masuk Riam Berawan. Dari sini kamu bisa istirahat sebentar sebelum melanjutkan jalan kaki 30 menit melalui kebun karet menuju lokasi air terjun.

Harga Tiket: Gratis

Harga Parkir: Rp. 5.000,00

 

9. Taman Nasional Danau Sentarum, Wisata Alam yang Bikin Kagum

Taman Nasional Danau Sentarum yang terletak di jantung Borneo merupakan kawasan yang luasnya sampai 132.000 hektar. Merupakan keindahan alam tersendiri dengan kekayaan hayati yang luar biasa, TN Danau Sentarum jadi lokasi wisata di sekitaran Pontianak yang sering dikunjungi.

via instagram.com/nasrudinansori

via instagram.com/aanndianto

Ketika mengunjungi TN Danau Sentarum, yang paling harus didatangi pasti Danau Sentarumnya sendiri. Danau Sentarum yang luas ini sebenarnya bukan satu danau, tapi merupakan kompleks 20 danau-danau yang lebih kecil.

via jokar.com.au

Danau musiman yang terletak di cekungan Sungai Kapuas ini menyimpan 25% dari air Sungai Kapuas, loh. Dikelilingi rawa-rawa yang luas, Danau Sentarum merupakan sebuah keindahan alam yang luar biasa.

via bombasticborneo.com

Untuk menjelajahi danau yang satu ini, kamu bisa menyewa sampan atau speedboat yang disediakan masyarakat sekitar.

via instagram.com/nasrudinansori

via instagram.com/fandisuryana

via instagram.com/lanafelista

Taman nasional ini memiliki koleksi flora dan fauna yang cukup memukau. Di hutan-hutan di sini kamu bisa menjumpai berbagai macam kera, seperti bekantan, siamang dan orangutan yang terkenal.

via superadventure.co.id

via hiveminer.com

Kamu jug bisa menyaksikan berbagai macam burung di sini, yang paling pas dilakukan di Bukit Lanjak dan Nanga Kenelang. Burung-burung seperti elang kepala putih, enggang gading, bekakak dan burung Raja Udang bisa kamu saksikan keindahannya di Danau Sentarum.

via destinasian.co.id

via belajarerokerok.wordpress.com

Selain menikmati suasana alam, kamu juga bisa menyaksikan kehidupan masyarakat tradisional di tempat wisata sekitaran Pontianak ini. Suku Dayak Ibam, Sebaruk, Sontas, Kenyah dan Punan tinggal di rumah panjang yang tersebar dipinggir danau.

via instagram.com/rang_ga25

Terkadang, rombongan-rombongan wisatawan yang besar akan disambut dengan tarian Dayak!

via sportourism.id

via pesonaindo.com

 

Detail Informasi

Alamat: Kab. Sintang & Kab. Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

Kontak: +62 565 22242 (Kantor Balai TN Danau Sentarum)

Rute: Buat kamu yang mau naik kendaraan pribadi dari Pontianak, bisa mengikuti rute Putussibau – Sibau Hulu – Nanga Awin – Tanjung Kerja – Banua Tanga – Benua Martinus – Lanjak – Danau Sentarum.

Kalau mau naik kendaraan umum, dari Pontianak kamu bisa naik bis, angkot, atau travel untuk turun di Nanga Suhaid atau Jongkong. Dari sini kamu bisa naik perahu atau speed boat ke Danau Sentarum.

Harga Tiket: Rp. 1.500,00/orang + Rp. 30.000,00 untuk Surat Ijin Masuk Wilayah Konservasi (SIMAKSI) + Rp. 3.000,00 untuk izin bawa kamera

 

10. Goa Andu, Goa Terpencil yang Nyamannya Bikin Nyandu

Di Desa Engkangin, Kecamatan Air Besar, ada satu goa yang keren banget tapi masih sedikit yang tau keberadaannya. Goa Andu, atau Taang Andu, bener-bener surga tersembunyi yang belum terjamah tangan manusia.

via instagram.com/arifazmi21

via instagram.com/tintaborneo

Goa Andu memiliki bukaan persis di atas goa yang terlihat cantik ketika matahari bersinar terang di atasnya. Di musim hujan, air juga mengalir dari lubang ini layaknya air terjun!

via instagram.com/alvinadrian

Pasti kebayang ya betapa adem dan sejuknya goa ini. Mau berlama-lama di Goa Andu? Gantung hammock kamu di antara ranting pohon dan nikmati suasana di sekitarmu!

via instagram.com/arifazmi21

Goa Andu harus kamu datangi di siang hari ya gengs, karena tanpa sinar matahari yang terik, goa ini jadi gelap dan gak sebagus biasanya. Terlebih lagi, lokasinya yang terpencil dan masih sepi sebaiknya jangan kamu jelajahi di sore atau malam hari.

via instagram.com/refiyuansyah

via instagram.com/desitriana12_04

Karena masih sepi pengunjung, ada baiknya kamu melakukan persiapan lebih sebelum ke Goa Andu. Jangan lupa bawa makanan, karena di dekat sini gak ada warung. Sebelum masuk menjelajahi hutan untuk mencari Goa Andu, jangan lupa untuk tanya-tanya warga Desa Engkangin untuk ancer-ancer biar kamu gak tersesat.

via instagram.com/gilang_febriando

 

Detail Informasi

Alamat: Desa Engkangin, Kec. Serimbu, Kab. Landak

Rute: Dari Pontianak, lakukan perjalanan ke Kota Ngabang yang kira-kira 4-5 jam lamanya. Ketika di Ngabang, ikuti petunjuk di plank menuju ke Daerah Serimbu. Lanjut ke arah Pasar Serimbu, lalu tanya warga sekitar untuk jalur masuk menuju Engkangin.

 

11. Serunya Mendaki Bukit Kelam Yang Mistis

Ikon wisata sekitaran Pontianak yang terletak di Sintang ini adalah bukit yang unik. Bukit Kelam yang memiliki banyak misteri ini merupakan sebongkah batu raksasa, dan terlihat lebih seperti meteor dengan ukuran yang luar biasa daripada bukit pada umumnya.

via instagram.com/qalbiaiklas

via instagram.com/ksmtour

via instagram.com/gnfi

Dengan ketinggian 1.002 meter, ‘Bukit Kelam’ sebenarnya sebuah gunung, tapi dipanggil ‘bukit’ karena kebiasaan masyarakat setempat. Sampai sekarang, masih diperdebatkan asal-usul terbentuknya Bukit Kelam. Bentuknya yang seperti batu raksasa bikin beberapa orang percaya dulu gunung ini memang sebuah meteor yang jatuh ke bumi.

via telusurindonesia.com

Gunung ini bisa kamu taklukkan dengan hiking menuju puncak selama 4-5 jam. Sepanjang jalan, kamu bisa melihat dan menikmati berbagai macam flora dan fauna langka di gunung ini. Tanaman Kantong Semar, Meranti, Tengkawang, dan Anggrek Hitam bisa kamu jumpai.

via periculumdiscrimen.blogspot.co.id

via periculumdiscrimen.blogspot.co.id

via pertanianku.com

Kalau kamu beruntung kamu juga bisa bertemu dengan beruang madu dan Armadillo. Berbagai macam jenis burung juga bisa kamu lihat beterbangan di atas kepala kamu di sini.

via wisatalova.com

Buat kamu yang mau lebih cepat sampai di puncak, gunung ini dilengkapi dengan anak tangga yang bisa bawa kamu ke puncak dalam 2 jam. Tentunya, kamu gak bisa menjelajahi alam Bukit Kelam, tapi pemandangan dari tangga ini juga cukup luar biasa!

via colouringindonesia.com

via instagram.com/rahdianedison

Sampai di puncak, siap-siap untuk melihat panorama alam yang indah banget! Kalau kamu mulai pendakian di sore hari dan bermalam di sini,  bangun-bangun kamu bisa menikmati pemandangan matahari terbit yang pasti bikin takjub.

via tapangraya.wordpress.com

via instagram.com/the_black_rainow66

Mendaki sampai puncak bukan satu-satunya hal yang bisa kamu lakuin di Bukit Kelam loh. Di gunung ini kamu juga akan menemukan air terjun-air terjun kecil. Sayangnya, di bulan kemarau air terjun ini biasanya kering. Dari gunung ini pun kamu bisa menikmati indahnya pemandangan sungai Kapuas dan Melawi dari ketinggian.

via cumlaudetraveler.blogspot.co.id

via instagram.com/wdyto_

 

Detail Informasi

Alamat: Kampung Merpak, Kec. Kelam Permai, Kab. Sintang

Rute: Buat kamu yang naik kendaraan pribadi, untuk mencapai Bukit Kelam kamu bisa mengikuti rute Pontianak – Sei Ambawang – Tayan – Batang Tarang – Sosok – Sanggau – Sekadau – Simpang Pinoh – Sintang – Bukit Kelam. Jaraknya kurang lebih 395 kilometer. Buat kamu yang mau mempersingkat perjalanan, dari Pontianak bisa naik pesawat dulu menuju Sintang, yang hanya 30 menit.

Buat kamu yang mau naik kendaraan umum bisa naik bis jurusan Pontianak—Putussibau dari Terminal Batu Layang dan turun di Taman Wisata Alam Bukit Kelam.

Harga Tiket: Rp. 15.000,00/orang (hari biasa), Rp. 20.000,00/orang (hari libur)

 

12. Kenali Masyarakat yang Tinggal Mengapung di Kampung Beting

Liburan ke tempat wisata alam mungkin udah biasa, tapi gimana kalo wisata budaya? Di Kampung Beting, yang namanya cukup terkenal sebagai tempat wisata di Pontianak, kamu bisa melihat keseharian masyarakat tradisional yang cara hidupnya masih dilestarikan hingga sekarang.

via suarapemredkalbar.com

via wisatapontianak.com

via nationalgeographic.com

Kampung Beting yang terletak di antara Sungai Landak dan Sungai Kapuas ini berdiri di atas sungai. Rumah-rumah dihubungkan dengan satu sama lain dengan jembatan kayu. Sampan tetap merupakan mode transportasi utama meskipun beberapa sudah menggantinya dengan speedboat.

via instagram.com/ncuspic 

via instagram.com/r12kyarief

Sampan-sampan ini bisa kamu sewa untuk mengunjungi beberapa titik di Kampung Beting! Bapak yang mendayung sampan kamu bisa kamu ajak ngobrol juga untuk tanya-tanya tentang uniknya kampung ini.

via indonesia.gunadarma.ac.id

via instagram.com/stefanywindira

Selain menggunakan jalur air, kamu juga bisa menjelajahi Kampung Beting menggunakan sepeda. Banyak agen-agen menawarkan Bike Tour untuk mengunjungi berbagai spot wisata di Kampung Beting.

via instagram.com/helloikun

Perbuatan segelintir oknum di kawasan Kampung Beting beberapa tahun ke belakang sebenarnya memberikan kampung ini stigma yang negatif. Tapi pemerintah dan masyarakat sekitar mencoba untuk menghilangkan stigma ini, salah satunya lewat penataan kampung. Kini, street art mewaranai dinding-dinding di jalanan yang tadinya kumuh.

via sangpengander.blogspot.co.id

via instagram.com/betingstreetart

via instagram.com/wartavolare

Di kampung ini kamu juga bakal bisa cari tahu tentang sejarah berdirinya Kota Pontianak. Di Masjid Sultan Syarif Abdurrahman, atau yang sering dikenal sebagai Masjid Jami’, kamu bisa melihat  masjid tertua di kota ini, yang menjadi salah satu pertanda berdirinya Pontianak pada 1771 Masehi.

via flickr.com/Ahmad Syukaery

via indonesiakaya.com

via indonesiakaya.com

Tahun 2016 lalu, lomba dan pameran foto Kota Pontianak mengangkat tema Pesona Kampung Beting. Buat kamu yang suka fotografi juga bisa coba hunting foto di kampung ini!

via winphotoblog.com

via instagram.com/satuoktav

 

Detail Informasi

Alamat: Kampung Beting, Kec. Pontianak Timur, Kota Pontianak

Rute: Untuk ke Kampung Beting kamu bisa naik angkot jurusan Sungai Raya dan turun di Terminal Sungai Raya. Kemudian naik angkot jurusan Terminal Kapuas untuk turun di Pasar Kapuas, abis itu jalan kaki menuju alun-alun. Dari alun-alun, sewa speedboat atau sampan menuju Kampung Beting.

 

13. Riam Terinting, Air Terjun Bertingkat Kebanggan Kalimantan Barat

Kecamatan Air Besar di Kabupaten Pontianak memang terkenal dengan kekayaan air terjunnya. Di kecamatan ini, ada 10 air terjun alami yang terpencar, masing-masing dengan keunikan dan keindahannya sendiri. Salah satu yang paling populer, air terjun Riam Teriting, merupakan air terjun yang memiliki 7 tingkat!

via instagram.com/andragerry

via instagram.com/andragerry

via instagram.com/mfaqbil

Berada di atas perbukitan yang dipenuhi hutan lebat, mencapai air terjun ini emang butuh perjuangan! Siapin kondisi fisik kamu, karena dari dusun terakhir kamu masih harus mendaki menerjang hutan selama 5 – 7 jam lagi.

via instagram.com/hramonyaga

Trek pendakiannya juga gak gampang. Di beberapa titik, jalannya hampir tegak lurus jadi kamu harus merangkak! Tanah yang jadi licin saat abis ujan juga jadi cukup berbahaya, jadi kunjungi air terjun Riam Terinting di hari-hari yang terang aja ya.

via instagram.com/irwanthebabel

Sepanjang jalan, kamu bakal ngelewatin 5 sungai kecil dan bertemu dengan berbagai koleksi tumbuhan yang unik. Anggrek hitam dan Kantong Semar yang terkenal bisa juga kamu temukan di sini!

via instagram.com/yudisuhendra_

via instagram.com/andragerry

Tapi tetep aja, meskipun aksesnya susah, air terjun Riam Terinting banyak dikunjungi wisatawan. Jalur pendakiannya jadi rintangan yang asyik buat kamu para petualang. Keindahan dan kemegahan air terjun setinggi 50 meter yang gak ada duanya ini juga pasti langsung ngebayar pegelnya kaki kamu!

via instagram.com/chairulnisam

via instagram.com/andragerry

Selain foto-foto dan main-main di bawah air terjun, banyak pendaki yang memilih untuk mendirikan tenda untuk istirahat atau bermalam. Spot paling pas untuk berkemah ada di tingkat keempat dan kelima air terjun ini.

via instagram.com/restuwidodo

Kedua tingkat ini juga merupakan dua spot paling pas buat menikmati pemandangan sekitar air terjun ini. Pemandangan lebatnya hutan belantara yang hijau pekat warnanya, dihiasi oleh kabut-kabut yang bikin suasana adem bakal menyejukkan matamu.

via instagram.com/andragerry

via instagram.com/_nicholaschang_

via instagram.com/dian_aai

 

Detail Informasi

Alamat: Desa Sempatung Lawuk, Kec. Air Besar, Kab. Landak

Rute: Untuk mencapai air terjun ini, lakukan perjalanan ke Kota Ngabang dari Kota Pontianak, yang kira-kira 4-5 jam perjalanan. Sesampainya di Ngabang, ikuti plank petunjuk ke arah Daerah Serimbu. 2-3 jam kemudian kamu akan bertemu sampai Pasar Serimbu. Di sini sebaiknya tanya warga sekitar tentang jalur masuk ke Dusun Engkangin atau Dusun Jamu. Sesampainya di desa, kamu bisa langsung ke kantor Kepala Dusun, dimana kamu bisa daftar, sewa guide, dll.

Harga Tiket: Gratis

Tarif: Rp. 35.000,00—Rp. 50.000,00 untuk jasa guide menuju air terjun

 

14. Biarkan Angan Melayang Berliburan di Pulau Randayan

Pulau yang satu ini, meskipun kecil, namanya cukup terkenal di telinga wisatawan di sekitaran Pontianak. Pulau Randayan yang terletak di Kabupaten Bengkayang ini merupakan lokasi wisata tropis yang semua orang pasti suka!

via indonesiawow.com

via vebma.com

Dengan pantai-pantainya yang berpasir putih, dan pohon-pohon rindang yang melindungimu dari sengat matahari, Pulau Randayan cocok banget buat kamu yang mau santai-santai.

via indonesiakaya.com

via indonesiakaya.com

Meskipun cukup terkenal, pulau ini masih alami banget dan jauh dari keramaian. Itulah kenapa wisatawan yang datang kesini pasti langsung betah banget!

via indonesiakaya.com

via instagram.com/bruce_wilsel88

Air di Pulau Randayan juga jernih, jadi cocok buat kamu yang suka snorkeling atau diving.  Terumbu karang yang masih terjaga dan laut yang bebas dari ombak besar bikin Pulau Randayan cocok banget untuk menyelam. Kamu gak harus bawa perlengkapan kamu sendiri, karena pengelola pulau bakal nyewain buat kamu.

via instagram.com/triplemukutan

via instagram.com/bornesiatravel

via instagram.com/triplemukutan

Kalau kamu datang di waktu yang tepat, kamu bahkan bisa menyaksikan penyu-penyu yang naik ke daratan untuk bertelur di pantai-pantai Pulau Randayan. Hati-hati untuk gak mengganggu mereka ya!

via borneochannel.com

via instagram.com/wisatabengkayang

Masalah akomodasi gak usah khawatir, karena di Pulau Randayan udah tersedia villa-villa kecil buat kamu menginap. Yang bikin asik, villa-villa ini langsung menghadap ke laut!  Kebayang kan, betapa indahnya pemandangan kamu pas bangun di pagi hari?

via bombasticborneo.com

via bombasticborneo.com

 

Detail Informasi

Rate: Rp. 400.000,00 – Rp. 800.000,00/malam

Alamat: Kepulauan Lemukutan Besar, Kec. Sungai Raya Kepulauan, Kab. Bengkayang

Rute: Akses menuju Pulau Randayan ada dua, yaitu melalui Dermaga Teluk Suak atau melalui Dermaga Pantai Samudera Indah. Dari dua dermaga ini kamu bisa milih untuk naik speedboat atau kapal motor biasa. Waktu perjalannya kurang lebih 1-2 jam, dan untuk satu orang dikenakan Rp. 35.000,00 untuk naik kapal motor.

Harga Tiket: Rp. 15.000,00/orang

 

15. Air Terjun Banangar, ‘Niagara’-nya Borneo!

Air terjun yang juga dikenal sebagai air terjun Melanggar, Mananggar atau Menaggar, terletak di patahan Sungai Landak. Sering disebut-sebut sebagai ‘Niagara’-nya Borneo, air terjun setinggi 60 meter ini mempunyai panorama alam yang bagus banget!

via instagram.com/kalamantana

via instagram.com/dhilanansyur

Air terjun yang megah ini memang merupakan pemandangan yang spektakuler. Aliran air yang deras, dipadu dengan birunya langit diatas dan hutan lebat yang mengelilinginya juga cocok banget buat kamu yang mau foto-foto!

via instagram.com/wak_abu03

via instagram.com/hendrifain

via instagram.com/sugarborneo

Pelangi yang sering muncul di dekat danau air terjun ini juga memperindah suasana di sekitar kamu!

via instagram.com/dbestphotography

Menjadi salah satu keunikannya, air terjun ini memiliki sebuah kolam lebar di bawah aliran airnya yang cukup deras. Di kolam ini kamu bisa berenang atau sekedar mandi sama temen-temen kamu! Disinipun kamu bisa nyoba untuk mancing ikan atau udang.

via instagram.com/edhoberkarat

via instagram.com/simvirgiri_

Seperti kebanyakan keindahan alam lainnya, air terjun ini memang susah dijangkau. Dari Kecamatan Air Besar yang jaraknya 6 jam dari Pontianak, kamu harus menggunakan perahu terlebih dahulu. Abis itu, masih harus menerjang jalan setapak yang penuh semak belukar menuju dasar air terjun. Tapi, kayaknya yang udah pernah kesana bakal setuju kalo perjuangan ini worth it dengan pemandangannya!

via instagram.com/ridhosyahial

via instagram.com/oktosbr

 

Detail Informasi

Alamat: Dusun Perbuah, Desa Merayuh, Kec. Air Besar, Kab. Landak

Rute: Untuk mencapai Air Terjun Banangar sebaiknya memakai sepeda motor, karena harus melewati beberapa jembatan gantung yang gak bisa dilewatin mobil. Dari Pontianak, lakukan perjalanan ke arah Ngabang, yang kira-kira 3 jam. Abis itu lanjut kea rah Desa Hanura. Di sini, kalau kamu naik mobil atau bis, bisa parkir dulu di rumah penduduk setempat dan sewa motor untuk melewati jembatan gantung. Dari sini, lanjut kearah Desa Engkangin.

 

16. Kampung Wisata Kuantan, kampung paling Instagrammable di Pontianak

Foto-foto bagus buat dipajang di sosmed abis liburan kayaknya sesuatu yang wajib buat kaum milenial jaman sekarang. Di Pontianak, tepatnya di tepian sungai Kapuas, kamu bakal menemukan Kampung Wisata Kuantan yang semuanya, mulai dari jalanannya, sampai bangunan-bangunannya, di cat warna-warni!

via tukangjalanjalan.com

via radeniyhu.blogspot.co.id

Kampung warna-warni seperti ini memang sebelumnya sudah ada di Malang, Semarang dan Balikpapan. Tapi kampung yang satu ini mempunyai feel yang berbeda karena berada di tepi sungai.

via instagram.com/el_zaffar

via radeniyhu.blogspot.co.id

Kampung yang pembuatannya berawal dari corporate social responsibility-nya Bank Indonesia Kalimantan Barat ini sebenarnya belum 100% di cat warna-warni, tapi Kampung Warna-Warni udah jadi kawasan yang banyak dikunjungi wisatawan.

via tukangjalanjalan.com

Selain itu, di beberapa dinding kamu bakal menemukan mural-mural yang dilukis oleh seniman-seniman muda dari daerah ini. 

via radeniyhu.blogspot.co.id

via youtube.com/Tiyo Dams

Banyak banget spot-spot yang instagrammable di sini! Put on your OOTD dan foto-foto sepuasnya!

via travelmate.web.id

via tukangjalanjalan.com

via instagram.com/riours

via sitimustiani.com

Abis capek foto-foto, kamu bisa istirahat dulu sejenak di salah satu café yang ada di kampung ini sambil menunggu datangnya senja. Uniknya, café-café ini dibangun diatas sungai loh!

via tukangjalanjalan.com

via instagram.com/jemzhell.redblack27

via instagram.com/ivn.maulana

Di malam hari, ternyata keindahan Kampung Kuantan gak hilang meskipun warnanya sudah gak terlihat. Lampion dan lampu-lampu yang dipasang berderet menghiasi jalan-jalan setapak di kampung ini terlihat apik di malam hari.

via instagram.com/phieyhenne

via instagram.com/hendiahansev

 

Detail Informasi

Alamat: Gang Kuantan, Jl. Imam Bonjol, Kel. Benua Melayu Laut, Kec. Pontianak Selatan

Rute: Untuk sampai di Kampung Wisata Kuantan, dari Tol Kapuas I belok kiri ke arah Jl. Imam Bonjol. Sebelum SPBU Imam Bonjol kalian bakal ngelewatin gang Kuantan di sebelah kiri ke arah Sungai Kapuas. Masuk gang ini, kemudian lurus terus ke arah tepian sungai. Nanti bakal ada pintu gerbang ‘Tepian Kapuas’ yang artinya kamu sudah sampai di lokasi.

 

Nah gimana, udah ketemu tempat wisata yang cocok buat kamu di Pontianak? Mau pergi sama pasangan, temen-temen atau keluarga, kamu pasti dapetin liburan yang gak bakal kamu lupain di sini. Bahkan ada beberapa lokasi yang belum dikenal masyarakat luas loh, jadi kamu bisa jadi orang yang memperkenalkan lokasi-lokasi baru ini ke temen-temen kamu!


Penulis
Penulis Nadya Noorfairuza
Biasa dipanggil Nano tapi ga terlalu suka makan permen Nano-nano. Akhir-akhir ini lebih sering terlihat di Depok karena tuntutan jadi mahasiswi UI untuk mengejar mimpi lulus menjadi Sarjana Hukum, sambil bermusik untuk melepas penat.

Artikel Terkait

Advertisement

Rekomendasi Lainnya

Dapatkan inspirasi jalan-jalan di Indonesia ke e-mail Kamu

Kamu akan mendapatkan ide jalan-jalan di Indonesia dengan berlangganan newsletter kami.