13 Tempat di Kendari dan Sekitarnya yang Bikin Temenmu Iri Sama Feeds IG Kamu


Sulawesi Tenggara - Leisure - 788 Hits

Ternyata, wisata Sulawesi gak cuma Bunaken aja. Di bagian tenggara Sulawesi, ada satu provinsi yang menyimpan beberapa destinasi wisata yang bisa bikin temen kamu iri sama feeds IG kamu. Provinsi apa tuh? Sulawesi Tenggara namanya dengan Kendari sebagai ibukotanya. Kalo kamu ada plan buat berkunjung ke Kendari, coba susun itinerary kamu dari rekomendasi Tamasyeah berikut!

 

1. Berendam di Pemandian Air Panas Wawolesea (Wales) yang Bikin Woles

Coba search di Google kolam air panas Pamukkale di Turki. Rasanya pasti pengen nyobain sensasi berendam di pemandian air panas with such a view! Sayangnya kalo ngelirik dompet sih kayaknya agak susah ya ngewujudin itu. Tapi jangan sedih, di Kendari ada Pemandian Air Panas Wawolesea atau biasa disebut Wales yang mirip sama kolam air panas Pamukkale itu!

via merahputih.com

via komentarinblog.wordpress.com

via dutawisata.com 

Cuma 1.5 jam aja dari Kendari kamu bisa sampai di Pemandian Air Panas Wales ini. Pas sampe, kamu bisa mencium bau belerang yang merupakan sumber panas dari air yang ada di undakan pasir putih yang berbentuk terasering ini. Tingkat kepanasan tiap kolam pun berbeda-beda. Kalo ngerasa kepanasan di satu kolam, tinggal jalan aja pindah ke kolam lainnya.

via instagram.com/y.kartika 

Kalo udah nemu kolam yang panasnya pas, kamu bisa berendem di Pemandian Air Panas Wales ini. Dijamin otot-otot kamu yang tadinya tegang jadi woles nget nget nget.

via instagram.com/ochauzumaki 

via instagram.com/bobbykuron 

via instagram.com/nisafahli 

Waktu terbaik buat berkunjung ke Pemandian Air Panas Wales ini adalah pas musim penghujan. Soalnya kalo lagi musim kemarau, kolam-kolam air panas ini kering. Tapi masih tetep oke kok buat sekedar dijadiin tempat foto-foto.

via instagram.com/astriningsi 

via instagram.com/astriningsi 

via instagram.com/hia_m4rch 

 

Detail Informasi

Lokasi: Konawe Utara, Sulawesi Utara

 

2. Danau Biru Kolaka Utara Sang Pelipur Lara

Berjarak 45 km dari Kendari, terdapat sebuah tempat wisata Kendari berupa danau biru jernih yang sanggup melipur lara. Lima jam perjalanan rasanya terbayarkan dengan pemandangan yang disuguhkan Danau Biru Kolaka Utara.

via netwatch.id 

via instagram.com/dodyprimakusuma 

via instagram.com/ukhi_11 

Perpaduan antara air biru yang super jernih dan tebing berbatu ini rasanya sayang banget kalo gak dipakai buat nambah konten IG kamu. Jadi sebelum kamu nyebur ke air biru yang jernih itu, siapin kamera atau hape kamu buat foto-foto di Danau Biru Kolaka Utara.

via instagram.com/fitriiphyt 

via instagram.com/soeltanji 

via instagram.com/dinar0211 

Nah, kalo udah dapetin foto yang oke buat konten IG kamu, cus deh nyebur-nyebur asik di Danau Biru Kolaka Utara. Ato gak santai-santai pakai ban di bawah sinar matahari dan dinginnya air danau yang bening ini. Bener-bener bisa melipur lara~

via sharetempatwisata.com 

via instagram.com/dodyprimakusuma 

via merahputih.com 

Jangan puas sampai di situ, karena di Danau Biru Kolaka Utara kamu juga bisa snorkeling. Kedalamannya yang mencapai 7 meter menjadikan tempat ini sebagai hunian bagi beberapa spesies ikan air payau.

via jelajahsultra.com 

via instagram.com/hadhyz 

Supaya kamu bisa lebih rilek melipur lara di Danau Biru Kolaka Utara, ada baiknya kamu bermalam di daerah sekitar sini. Penginapan terdekat ada di Lasusua dengan budget yang bisa kamu sesuaikan. Jadi gak keburu-buru waktu pulang.

via instagram.com/ridwanribaz 

via instagram.com/saskia1089 

 

Detail Informasi

Lokasi: Walasiho, Wawo, Kolaka Utara

Tiket Masuk: Rp. 5ribu/orang

Biaya Parkir: Rp. 5ribu/kendaraan

 

3. Sungai Tamborasi yang Sanggup Mengalihkan Atensi

Diberi nama sesuai dengan lokasinya, Sungai Tamborasi ini menjadi salah satu primadona wisata di Kendari karena merupakan sungai terpendek yang ada di Indonesia yaitu 20m. Bener-bener kayak sebuah kolam kecil berwarna biru di pinggir lautan dan dihiasi oleh pohon-pohon hijau di sekitarnya.

via instagram.com/indiegopress 

via bangmamadi.blogspot.co.id

via instagram.com/ariiegato 

Sungai Tamborasi dapat ditempuh melalui 4-5 jam perjalanan dari Kendari. Lebih baik berangkat di pagi hari supaya kamu bisa nyicipin sensasi air dingin bercampur hangatnya matahari di sungai nan cantik ini.

via instagram.com/fuji_tadeo 

via instagram.com/soalsulawesi 

via instagram.com/syifamaulia 

Kalau kata peribahasa, sekali menyelam dua tiga pulau terlampaui. Di Sungai Tamborasi ini, selain bisa main di sungainya, kamu juga bisa main di pantai yang ada di seberangnya. Ya gak heran kalau Sungai Tamborasi ini menarik atensi para wisatawan.

via bangmamadi.blogspot.co.id 

via instagram.com/rezkinasrul 

via instagram.com/sirmanraka 

 

Detail Informasi

Lokasi: Kolaka, Sulawesi Tenggara

 

4. Goa Kristal Lakasa: Cantiknya Luar Biasa!

Walaupun terletak di Bau-Bau, goa ini gak bakal bikin kamu ilfil (re: ilfil karena bau hehe). Goa Kristal Lakasa ini dijamin bisa merebut hati kamu! Ya gimana enggak, orang goanya cantik banget begitu.

via travel.kompas.com 

Cantiknya Goa Kristal Lakasa ini emang gak keliatan kalo dari luar. Sekilas emang kayak goa biasa. Tapi tunggu sampai kamu menelusuri goa ini lebih dalam. Stalagtit dan stalagmit yang terbentuk secara alami membuat goa ini menjadi indah.

via travellingyuk.com 

via instagram.com/marianaagust 

via instagram.com/intan_octav 

Stalagtit dan stalagmit ini adalah penghantar kamu ke perut bumi. Kayak film Journey to The Center of The Earth, kamu bakal nemuin sesuatu yang gak disangka-sangka yaitu Telaga Banyu yang airnya bening sebening kristal.

via amsulistiani.blogspot.co.id 

via travellingyuk.com 

via instagram.com/la_mbeli 

Selain airnya yang sebening kristal, ternyata di pinggiran Telaga Banyu yang ada di dalam Goa Lakasa ini ditumbuhi kristal yang membentuk sebuah bilik. Luar biasa cantiknya, kak~

via instagram.com/ovhyagustina 

via instagram.com/gintingelprida 

 

Detail Informasi

Lokasi: Sulaa, Betoambari, Bau-Bau, Sulawesi Tenggara

 

5. Kumpulan Air Terjun Sekitar Kendari yang Sedang Naik Daun: Air Terjun Samparona, Air Terjun Tumburano, Air Terjun Kandawu Ndawuna & Air Terjun Tirta Rimba

Selain danau, goa, dan pemandian air panas, di Kendari juga ada beberapa destinasi wisata air terjun. Ada 4 air terjun yang sedang naik daun di sekitar Kendari yaitu Air Terjun Samparona, Tumburano, Kandawu Ndawuna, dan Tirta Rimba. Kayak gimana sih empat air terjun itu? Kita mulai dari Air Terjun Samparona ya!

 

Air Terjun Samparona

Terletak di Lipumangau, Air Terjun Samparona ini dapat ditempuh hanya dengan 30 menit perjalanan dari kota Bau-Bau.

via paludansepatu.blogspot.co.id

Air Terjun Samparona ini bisa kamu capai dengan trekking selama kurang lebih satu jam setelah kamu sampai di pintu masuknya. Trekking-nya lumayan sulit, jadi pastiin kalo kamu udah siap dengan medan trekking-nya. Di sela-sela trekking ke Air Terjun Samparona, kamu bisa nemuin jejeran pohon pinus yang viewnya oke banget.

via yadilaode.blogspot.co.id

via medium.com 

Setelah melewati jalur trekking yang mayan bikin lelah, kamu akan sampai di Air Terjun Samparona. Kebayar kok susah-susahnya kamu trekking tadi. Soalnya kamu gak cuma ngeliat satu air terjun, tapi 4 air terjun sekaligus yang ada di dalam satu kawasan. Jadi bingung deh mau foto di bagian mana.

via instagram.com/gme_jasman 

via instagram.com/kamilkamilong 

via instagram.com/rockykj 

 

Air Terjun Tumburano

Air terjun kedua, Air Terjun Tumburano, ada di Konawe Kepulauan. Dari Kendari, kamu harus menaiki kapal feri selama 3 jam untuk sampai di Desa Lanilowo. Dari situ, kamu masih harus melanjutkan trekking selama 3 jam sebelum sampai di lokasi Air Terjun Tumburano.

via instagram.com/ayungga83 

Setelah sampai di Air Terjun Tumburano, rilekskan kaki dan badanmu dengan segarnya air di air terjun ini.

via instagram.com/rajibmustofa 

via instagram.com/Jay_irgieart_kendari 

Kalo kamu udah di sini dan lupa bawa baju ganti, gak masalah. Foto-foto aja! Bentuk Air Terjun Tumburano ini soalnya unik banget, kayak jamur.

via instagram.com/ayungga83 

via instagram.com/w.rozaapriliya 

via isntagram.com/rajibmustofa 

via instagram.com/fauzhan10 

 

Air Terjun Kandawu Ndawu

Berjarak 70km dari Bau-Bau, tepatnya di Desa Wondo Wolio ada Air Terjun Kandawu Ndawuna. Spelling-nya yang cukup sulit berbanding lurus sama perjalanan menuju air terjun ini. Tapi untungnya, view yang kamu dapetin di sini berbanding terbalik, alias oke banget nget nget.

via denianggoleta.com 

Setelah melewati Jalan Bubur Kacang Ijo, kamu akan menemukan Air Terjun Kandawu Ndawuna yang namanya diambil dari bahasa Wolio. Arti nama tersebut adalah jatuh dan jatuh, karena sumber air terjunnya hanya satu, tapi terlihat banyak yang jatuh karena topografi bebatuan yang ada seperti sebuah tangga.

via instagram.com/azizahwd 

via youtube.com/(Ryan Fajar)  

View air yang terjatuh ini rasanya sayang banget ya kalo gak kamu abadiin buat jadi background foto. Nah, cus deh foto-foto di sini! Biar ada hasilnya gitu trekking susah-susah di awal tadi hehe.

via instagram.com/angkel_bay 

via instagram.com/adhitian 

 

Air Terjun Tirta Rimba

Kalo udah puas main-main air di Air Terjun Kandawu Ndawuna, kembalilah ke Bau-Bau karena ada Air Terjun Tirta Rimba yang sayang untuk dilewatkan. Termasuk dalam satu dari empat air terjun yang ada di sekitaran Kendari, Air Terjun Tirta Rimba menawarkan sebuah spot alam bagimu untuk refreshing.

via instagram.com/bayu_saputra87 

Bentuk Air Terjun Tirta Rimba yang unik ini juga menjadi incaran para wisatawan buat berfoto. Kamu juga pasti pengen foto deh pasti kalo udah sampe sini.

via instagram.com/hiksscompany 

Sejuknya air ditambah rindangnya pepohonan di Air Terjun Tirta Rimba rasanya bikin kamu pengen nyebur cepet-cepet, ya kan? Cus deh kalo udah puas foto-foto, nikmati sejuknya air terjun di Sulawesi Tenggara ini!

via instagram.com/celebes.explore

via instagram.com/celebes.explore 

 

Detail Informasi

Lokasi:

  • Air Terjun Samparona: Lipumangau, Sampolawa, Bau-Bau, Sulawesi Tenggara
  • Air Terjun Tumburano: Konawe Kepulauan, Lansilowo, Wawonii Utara
  • Air Terjun Kandawu Ndawuna: Desa Wondo Wolio, Kapontori, Buton
  • Air Terjun Tirta Rimba: Lakologou, Wolio, Bau-Bau, Sulawesi Tenggara

Rute:

  • Air Terjun Tumburano:
    • Naik kapal feri dari Kendari (Rp. 50.000/orang)

Harga Tiket Masuk:

  • Air Terjun Tumburano: Rp. 15ribu/orang

 

6. Injakkan Kaki di Raja Ampat Mini, Pulau Labengki

Siapa yang gak pengen menginjakkan kaki di gugusan kepulauan yang ada di Raja Ampat. Perpaduan laut yang biru dan gunung-gunung karang yang ada di Raja Ampat rasanya jadi destinasi impian kamu banget ya! Hmm… Tapi ke sana lumayan mahal, ya. Jangan sedih karena di dekat Kendari ada Pulau Labengki. Nyesel deh kalo gak menginjakkan kaki di sini!

via wisatalah.com 

Karena banyak spot yang bisa kamu explore di sini, pastiin aja kamu bawa baju dan perlengkapan yang cukup buat menginap di Pulau Labengki. Pulau ini bisa dituju dari beberapa tempat yaitu Kendari, Lasolo, atau Sawa. Dari sana kamu bisa memilih kapal yang akan kamu gunakan untuk menuju Pulau Labengki.

via bugistraveler.com 

Kalau kamu beruntung, di perjalanan menuju Pulau Labengki ini kamu bisa melihat lumba-lumba loh.

via phinemo.com 

Setelah menempuh perjalanan laut, kamu akan sampai di Pulau Labengki dan disambut oleh perkampungan Suku Bajo yang tinggal di pinggir laut. Privilege banget nih buat berinteraksi langsung sama mereka!

via instagram.com/andri_suhadi 

Jembatan yang ada di dermaga menuju ke perkampungan Suku Bajo di Pulau Labengki ini juga oke banget loh buat kamu foto-foto.

via instagram.com/evaafa 

Setelah sampai di Pulau Labengki, hal pertama yang akan kamu lakukan pasti menaruh barang di tempat menginap. Untuk menginap di sini, ada dua pilihan yang bisa kamu sesuaikan dengan budget. Menginap di rumah penduduk atau di Kimaboe Resort yang mirip sama penginapan di pinggir lautnya Maldives.

via instagram.com/ilovesultra 

via instagram.com/adeline.tampubolon 

Kalau lagi musim liburan, Kimaboe Resort di Pulau Labengki ini biasanya rame. Tapi resort ini punya alternatif lain buat kalian nginep, yaitu di hammock yang dipasang di pinggir pantai. Rasanya seru banget! Jadi kayak berkemah di pinggir pantai.

via adelinatampubolon.com 

via adelinatampubolon.com 

Kalo udah taro barang, kamu bebas deh explore Pulau Labengki ini! Kalo menurut aku sih enaknya abis taro barang langsung jelajah wisata bawah laut dengan snorkeling untuk melihat kerang raksasa yang populer bernama Kima. Karena di sini gak ada tempat penyewaan alat snorkeling, ada baiknya kamu bawa sendiri ya!

via pulaulabengkiwisataindonesia.wordpress.com 

Abis kenalan sama Kima, enaknya ngeringin badan sambil canoe-ing di sekitaran Pulau Labengki ini.

via instagram.com/teukuzulfikar_ 

via instagram.com/indriyuliani 

via instagram.com/dibja 

Simpan baik-baik tenagamu untuk keesokan harinya karena ada Teluk Love di Pulau Labengki yang laff banget!

via instagram.com/molako_lako 

Teluk Love di Pulau Labengki ini jadi inceran banget buat foto-foto. Buat bisa ngambil fotonya, kamu kudu trekking santai ke atas bukit.

via intagram.com/evaafa 

via instagram.com/visitidn 

Udah dapet foto Teluk Love, coba kamu geser dikit badan kamu menghadap Pulau Namira yang ada di seberang Pulau Labengki. Dari situ, kamu bisa dapetin view foto serupa Misool di Raja Ampat.

via instagram.com/nonibelanda 

via instagram.com/evaafa 

Stay di Pulau Labengki emang gak cukup kalo cuma 1-2 hari. Sebelum kamu pulang, jangan lupa untuk ngeliat sunrise di sini. Dijamin perpaduan oranye matahari di ufuk Timur itu bakal jadi satu kenangan manis buat kamu~

via instagram.com/labengkibeachhut 

 

Detail Informasi

Lokasi: Pulau Labengki, Konawi Utara

Rute:

  • Kendari - Labengki (5 jam)
  • Lasolo - Labengki (2 jam)
  • Sawa - Labengki (1-2 jam)

Harga Sewa Kapal:

  • Kapal Besar: Rp. 8juta/3 hari (kapasitas 60 orang) atau Rp. 5juta/2 hari
  • Kapal Kecil: Rp. 3juta/kapal (kapasitas 15 orang)

Rate Penginapan:

  • Rumah penduduk lokal: free
  • Kimaboe Resort: rates on request

 

7. Sensasi Berlibur yang Bikin Iri di Pulau Bokori

Kadang butuh proses untuk bisa menjadi primadona. Sama seperti Pulau Bokori yang ada di Soropia, Konawe ini. Dulu pulau ini sempat terbengkalai, tapi sekarang malah jadi destinasi wisata favorit Kendari karena letaknya yang ada di tengah-tengah laut. Serasa berlibur di private island kalo ke sini! 

via ireztia.com 

Dari Kendari, kamu terlebih dahulu harus ke Desa Bajo. Gak lama, kok. Setengah jam aja. Dari situ, kamu bisa menyewa kapal untuk berangkat ke Pulau Bokori. Perjalanan menuju Pulau Bokori dari Desa Bajo memakan waktu kurang lebih 10-20 menit.

via bugistraveler.com 

Sampai di Pulau Bokori, jangan lupa buat mengabadikan foto di jembatannya atau di plang Bokori Island yang gede itu~

via instagram.com/rullycandaka 

via instagram.com/hen_jun 

Kalo udah nyentuh pasir di Pulau Bokori, bawaannya pengen berenang banget! Abis warna lautnya biru jernih gitu sih. Eh tapi hati-hati sama bulu babi! Jangan sampe keinjek, ya!

via phinemo.com 

Kalo udah capek berenang, santai-santai aja di pinggir pantai. Ada hammock gemes di Pulau Bokori yang gak cuma oke buat nyantai tapi juga oke buat kamu foto-foto.

via instagram.com/arvanmuliawan 

via phinemo.com 

Abis santai-santai, main-main sama Patrick Star aka bintang laut yang ada di pinggiran pantai Pulau Bokori. Sekalian deh ambil foto kece di pinggir pantai biru jernih berpasir putih itu.

via phinemo.com 

Nanggung ya kalo cuma kenalan sama bintang laut. Snorkeling aja, yuk di Pulau Bokori biar kamu juga bisa ngeliat spesies-spesies lain yang ada di bawah laut biru nan jernih itu!

via phinemo.com 

Menjelang sore, sunset-an dulu aja di Pulau Bokori sebelum balik lagi ke Kendari.

via instagram.com/reginaprisella 

via instagram.com/addinode 

Kalo udah dapet semua wisata di Pulau Bokori, kamu boleh langsung balik atau menginap di sini. Di Pulau Bokori ini udah ada cottage, tapi harganya masih lumayan mahal sih.

via ryniforfun.blogspot.co.id

 

Detail Informasi

Lokasi: Soropia, Konawe, Sulawesi Tenggara

Harga Sewa Kapal: Rp. 20ribu/orang

Rate Penginapan: Rp. 1.7juta/malam

 

8. Bukit Modus: Modus Terindah yang Pernah Kamu Alami!

Siapa yang gak seneng kalo gebetan yang udah lama ditaksir tiba-tiba ngemodusin? Pasti semua seneng~ Modus yang satu ini dijamin juga bisa bikin kamu berbunga-bunga walaupun kenyataannya gak ada bunga-bunga, cuma hamparan padang rumput yang menari dengan nyanyian angin.

via instagram.com/bernadagusanto 

Terletak di Rawa Aopa National Park, Konawe, Bukit Modus jadi incaran para wisatawan karena hamparan padang rumput ini jadi saksi bisu indahnya matahari pagi yang terbit di ufuk timur. Dari Kendari, kamu perlu menempuh perjalanan 130 km untuk bisa sampai di pintu gerbang Rawa Aopa National Park. Karena itu, bawalah perlengkapan berkemah kamu!

via oceliaa.blogspot.co.id

Perjalanan belum berakhir sampai di situ. Kamu perlu menyusuri jalan setapak selama kurang lebih 4-5 jam untuk bisa sampai di Bukit Modus dari depan pintu gerbang Rawa Aopa National Park. Jangan bayangin trekking yang ribet karena kamu bisa menyusuri jalannya dengan motor atau mobil. Effortless banget. Kecuali buat yang nyetir, sih…. 

via tnrawku.wordpress.com 

via oceliaa.blogspot.co.id

Setelah sampai di atas Bukit Modus, ilangin rasa lelah kamu duduk di motor atau dengan tidur-tiduran di hamparan padang rumput itu.

via youtube.com/(Jelajah Sultra)

via forestrimbawankkk.blogspot.co.id 

via instagram.com/virdhayani_sabir 

Setelah puas beristirahat, mulailah membangun tenda untuk kamu bermalam di sana.

via instagram.com/melyanus 

via instagram.com/ikhiadol 

Tidurlah lebih cepat supaya kamu gak kesiangan bangun buat ngeliat sunrise di Bukit Modus.

via oceliaa.blogspot.co.id

via instagram.com/sutaryaputu 

 

Detail Informasi

Lokasi: Rawa Aopa Watumohai National Park, Konawe, Sulawesi Tenggara

 

9. Celah Air Jernih yang Indah di Batu Terbelah

Pulau Buton menjadi salah satu daya tarik Sulawesi Tenggara karena menyimpan banyak destinasi wisata yang oke punya. Salah satunya adalah Batu Terbelah.

via xaveriusrendro.wordpress.com 

Cukup menempuh perjalanan selama satu setengah jam dari pusat kota Pasarwajo, kamu bisa menikmati jernihnya air di Batu Terbelah ini.

via instagram.com/jhane2746 

via instagram.com/ukhty.hidayani   

Masih satu area dengan Batu Terbelah, kamu juga bisa melihat Udang Merah yang ada di telaga kecil dekat Pantai Koguna.

via filosotrip.com 

via instagram.com/sylloyk 

Setelah bermain-main dengan Udang Merah dan nyegerin badan di Batu Terbelah, sekalian main ke Pantai Koguna yang terletak gak jauh dari kedua tempat tadi.

via instagram.com/erikaparmisora 

via adrianagoes.blogspot.co.id

 

Detail Informasi

Lokasi: Desa Mopaanu, Lasalimu Selatan, Buton

 

10. Diving Sabi di Wakatobi

Yang doyan diving mana suaranya? Nah, udah pasti tau Wakatobi dong? Kepulauan yang terletak di Sulawesi Tenggara ini emang terkenal karena kekayaan biota yang ada di bawah laut. Wakatobi sendiri merupakan gabungan dari empat pulau yaitu Wangiwangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.

via travel.cnn.com 

Dari Kendari kamu bisa milih mau ke Wakaobi naik kapal atau naik pesawat. Kalo kamu mau naik kapal, kamu harus ke Pelabuhan Kendari dulu. Dari situ, kamu akan diantarkan ke Wangi-Wangi selama kurang lebih 10 jam. Jadi bawa buku atau siapin power bank supaya kamu gak matgay di kapal.

via travelafin.blogspot.co.id 

Setelah sampai di Wangi-Wangi, kamu bisa mencari penginapan yang sesuai dengan budget kamu. Di sini udah lengkap kok fasilitasnya. Secara Pulau Wangi-Wangi udah jadi kota administratif Wakatobi. Keesokan harinya, kamu bisa mulai island hopping atau berjalan-jalan dulu di sekitaran Wangi-Wangi. Di Wangi-Wangi, ada Goa Kontamale Wanci yang menyuguhkan keindahan air jernih di goa.

via instagram.com/eddydye 

via instagram.com/ejamakna 

via instagram.com/oqstephanie 

Kalo kamu mau langsung island hopping, kamu bisa milih ke Pulau Hoga atau Pulau Tomia. Soalnya dua pulau itu paling terkenal buat diving. Kalau ke Pulau Hoga, kamu akan disambut sama jempatan terkenal ini~

via indonesiakaya.com 

via instagram.com/ckhalikdjirimu 

via instagram.com/doskilevi 

Di Pulau Hoga, lagi-lagi kamu dapet spot oke buat diving. Ada kurang lebih 29 titik penyelaman di Pulau Hoga. Salah satunya adalah Pinnacle.

via instagram.com/dulanode 

Setelah puas diving di Pulau Hoga, kamu bisa bermalam di sini. Ada banyak tempat bermalam yang bisa kamu pilih dengan harga yang gak menguras dompet kamu. Tapi sebelum balik ke penginapan, main-main dulu lah ya sambil canoe-ing dan rendem-rendem badan. 

via bisniswisata.co.id

via vebma.com

via visitkendari.blogspot.co.id 

 

Detail Informasi

Lokasi: Kepulauan Wakatobi

Harga Sewa Kapal:

  • Kendari - Wangi-Wangi: Rp. 200rb/orang
  • Kaledupa - Hoga: Rp. 50rb/orang

Rate Penginapan:

  • Wangi-Wangi: Rp. 400rb-Rp. 800rb/malam
  • Hoga: Rp. 150rb-Rp. 500rb/malam

 

11. Menengok Kuburan Etnis Mekongga yang Bikin Mulut Menganga

Daerah Sulawesi emang gak jauh-jauh dari yang namanya wisata budaya. Secara di pulau ini, adat istiadat masih dipegang teguh oleh beberapa masyarakat yang menghuni. Di Tana Toraja, pemakaman seseorang menjadi sebuah upacara yang menarik. Ternyata di Kolaka, ada juga kuburan unik yang menjadi daya tarik wisatawan.

via protomalayans.blogspot.co.id 

Perjalanan dari Kendari ke Kolaka memakan waktu kurang lebih 3-4 jam. Setelah sampai di Desa Purau, kamu masih harus mendaki selama kurang lebih 30 menit karena letak goa ini ada di atas tebing. Di goa ini banyak tengkorak yang bertumpuk. Kuburan etnis ini sudah ada sejak abad ke-14 dan merupakan kuburan dari Suku Tolaki Mekongga.

via skanaa.com 

via instagram.com/explorekendari 

Tradisi penguburan di Kolaka cukup unik. Mayat akan dikeringkan dalam peti dan air yang keluar dari tubuh mayat akan dimasukkan ke dalam guci dan barulah tulang belulangnya disimpan di dalam goa ini. Unik banget ya? Tapi, ada baiknya kalo kamu ingin foto-foto, cukup dijadikan background aja ya, jangan sampai disentuh untuk menghormati si jenazah.

via kompas.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: Desa Purau, Kolaka, Sulawesi Tenggara

 

12. Menelusuri Danau Air Asin Napabale

Raja Ampat emang jadi destinasi liburan yang oke banget! Tapi di Sulawesi Tenggara, ada juga Danau Napabale yang bentukannya 11:12 sama Misool di Raja Ampat. Namanya Danau Napabale. Selain mirip sama Misool, danau ini juga merupakan danau berair asin.

via gocelebes.com 

via tripadvisor.com 

Dari Kendari, Danau Napabale bisa ditempuh dengan waktu 8-9 jam. Jadi kalo kamu mau ke sini mendingan sih kamu nginep di sekitaran Muna. Kalo mau menikmati keindahan Danau Napabale, kamu bisa menyewa sampan dan menikmati danaunya langsung dari sampan.

via ksmtour.com 

via wisatasulawesi.com 

Danau ini juga terhubung langsung dengan Teluk Buton. Jadi kamu bisa nelusurin goa dan langsung ke Teluk Buton.

via gocelebes.com

via instagram.com/al_labarisala 

via instagram.com/lia.pricilia 

Kalo sudah puas naik sampan, saatnya kamu mendaki sedikit ke bukit untuk mendapatkan pemandangan Danau Napabale dari atas yang super duper indah.

via zonasultra.com 

 

Detail informasi

Lokasi: Desa Lohia, Muna, Sulawesi Tenggara

Harga Sewa Sampan: Rp. 50rb/sampan

 

13. Pulau Senja, Pulau Hari, Pulau Tomia: Jelajah Pulau di Sulawesi Tenggara

Banyak pulau di Sulawesi Tenggara yang bisa kamu explore. Karena terkenal dengan ragam biota lautnya, maka pulau-pulau di sekitar Sulawesi Tenggara juga jadi naik daun. Selain itu, pulau-pulau ini juga menawarkan spot diving yang juga gak kalah menarik. Kita mulai dari Pulau Senja dulu ya!

 

Pulau Senja

Pulau Senja menjadi pilihan utama karena akomodasi serta waktu untuk mencapai pulau itu sangat terjangkau. Dari Kendari, cuma butuh waktu sekitar 30-45 menit ke Dermaga Windonu dan dilanjutkan dengan naik kapal ke Pantai Senja.

via bugistraveler.com 

via instagram.com/ilovesultra 

via instagram.com/ahmadnur_94 

Kalo udah puas main-main di Pantai Senja, cobain naik ke puncak Pulau Senja. Medannya gak terlalu sulit untuk dinaiki, tapi pemandangan yang kamu dapetin dari puncak Pulau Senja bener-bener breathtaking!

via instagram.com/ahmadnur_94 

via instagram.com/bayriespecs 

via instagram.com/egiik_w 

 

Pulau Hari

Pulau lain yang gak kalah menarik adalah Pulau Hari. Rute menuju ke Pulau Hari kurang lebih sama kayak kalo kamu mau ke Pulau Senja. Dari Dermaga Windonu, kamu tinggal naik kapal ke Pulau Hari. Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam, sampailah kamu di Pulau Hari yang berpasir putih dan memiliki laut yang zuperrrr jernih!

via kompasiana.com 

via instagram.com/kokohgram 

via instagram.com/kokohgram 

Abis nikmatin air jernih di Pulau Hari, diving atau snorkeling yuk! Di sini ada beberapa spot oke buat diving!

via bugistraveler.com 

via instagram.com/t_trisaputra 

 

Pulau Tomia

Pulau terakhir yang gak kalah keren dari dua pulau sebelumnya adalah Pulau Tomia yang termasuk salah satu dari kumpulau pulau di Wakatobi. Untuk mencapai Pulau Tomia, kamu perlu ke Pulau Wangi-Wangi dulu. Dari Pulau Wangi-Wangi ke Pulau Tomia memakan waktu kurang lebih 3 jam dengan speedboat kecil.

via tripadvisor.com 

Setelah sampai di Pulau Tomia, cus langsung ke satu tempat yang namanya Mari Mabuk. Catchy banget, ya! Tapi emang di tempat ini sih kamu dijamin mabuk. Mabuk cinta sama spesies-spesies yang ada di bawah laut.

via marischkaprudence.blogspot.co.id

via marischkaprudence.blogspot.co.id

via marischkaprudence.blogspot.co.id

Kalo udah puas diving di Mari Mabuk, kamu bisa menetap di Pulau Tomia sehari dengan opsi penginapan yang pastinya masih masuk di budget kamu.

 

Detail Informasi

Rute:

  • Pulau Senja: Kendari - Dermaga Windonu - Pulau Senja
  • Pulau Hari: Kendari - Desa Wawatu - Pulau Senja
  • Pulau Tomia: Pulau Wangi-Wangi - Pulau Tomia

Harga Sewa Kapal:

  • Pulau Senja: Rp. 300rb/kapal
  • Pulau Hari: Rp. 300rb/kapal

Pulau Tomia: Rp. 100rb/orang


editor
Editor Christa Meullemans
Wanderer who loves to wonder and works as a copywriter so paying bills would be a whole lot easier~

Rekomendasi Kami

Dapatkan inspirasi jalan-jalan di Indonesia ke e-mail Kamu

Kamu akan mendapatkan ide jalan-jalan di Indonesia dengan berlangganan newsletter kami.