14 Tempat Wisata yang Gak Mungkin Bikin Kamu Lupa sama Papua


Papua - Snorkeling & Diving - 538 Hits

Kalau kamu bosan dengan tempat wisata di Indonesia yang itu-itu aja, berarti kamu belum pernah menjelajahi wisata Papua. Ada apa sih di timur negeri kita ini? Ternyata, selain Raja Ampat yang namanya sudah terkenal, provinsi Papua dan Papua Barat masih menyimpan banyak surga-surga wisata lainnya yang menyuguhi keindahan alam yang luar biasa. Kita intip yuk, tempat 15 wisata Papua yang bisa kamu kunjungi di pulau paling timur Indonesia ini.

 

1. LIBURAN GAK LAZIM LIHAT SIMULASI PERANG TRADISIONAL DI LEMBAH BALIEM

Lembah Baliem, sebuah lembah di pegunungan Jayawijaya merupakan tempat tinggal 3 suku yang hidup bertetangga, yaitu Suku Dani, Suku Yali dan Suku Lani. Lembah dengan keindahan alam yang luar biasa ini menjadi rumah 100.000 jiwa dari berbeda-beda suku yang menciptakan keragaman budaya yang unik untuk kamu wisata di Papua.

via kaskus.co.id

via tandapagar.com

via dream.co.id

Lembah Baliem menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa. Hamparan lembah-lembah hijau diantara awan-awan pastinya bakal menyegarkan mata kamu. Dari lembah ini bisa terlihat Puncak Jaya, satu-satunya tempat di negeri ini yang selalu diselimuti oleh es.

via instagram.com/sistalukito

via instagram.com/explorewamena.id

via instagram.com/kisahku_bersama_papua

Di wisata Papua ini kamu juga bisa menikmati pasir putih tanpa pantai. Iya, hamparan pasir putih yang identik dengan pantai ini malah berada di atas perbukitan hijau.

via thebiggestinindonesia.blogspot.co.id

via baliemfestival.id

via otonomi.co.id

via phinemo.com

Selain menikmati keindahan alamnya, di Lembah Baliem kamu bisa menyaksikan tradisi-tradisi kebudayaan unik tiap suku yang ada di sini. Salah satunya adalah pesta bakar batu, sebuah perayaan yang dilakukan oleh Suku Dani di hari-hari istimewa. Api unggun dibuat dengan menggesekkan 2 buah kayu, kemudian digunakan untuk membakar batu untuk memasak babi dan ubi.

via merahputih.com

via bakirali2013.blogspot.co.id

Di Suku Dani kamu juga bakal lihat banyak warganya yang sudah lanjut usia gak lengkap jarinya. Ini  hasil dari tradisi potong jari yang dilakukan sebagian masyarakat Suku Dani atas pengungkapan rasa sedih kehilangan sanak keluarga. 

via otonomi.co.id

Jari bisa dipotong menggunakan benda tajam, digigit sampai putus, atau diikat dengan tali sampai jarinya mati. Hii, serem ya? Untungnya aksi potong jari ini sudah jarang dilakukan seiring berkembangnya zaman.

via travel.detik.com

Mumi biasanya identik dengan Mesir, tapi kamu juga bisa ngeliat mumi di Lembah Baliem! Sebagai cara untuk menghormati mereka yang sudah mati, Suku Dani terkadang tidak mengubur jenazah dan malah mengawetkannya. Kamu bisa melihat mumi Wim Motok Mabel di Lembah Baliem yang berumur 300 tahun, yang  dulunya seorang Panglima Perang di lembah ini.

via takaitu.com

via wajibbaca.com

Tiap tahun menjelang hari Kemerdekaan di bulan Agustus, diadakan Festival Lembah Baliem yang ditunggu-tunggu wisatawan mancanegara. Di festival ini kamu bisa melihat simulasi perang antar suku yang bisa kamu saksikan dengan aman. Festival dibuka dengan skenario penculikan warga atau pembunuhan anak suku, dan pejuang-pejuang dari tiap suku mulai menyerbu satu sama lain.

via omnduut.com

via berita77.com

via pesonavitalis.com

Lembah ini di saat Festival Lembah Baliem jadi surga buat kamu-kamu para fotografer. Para ‘penampil’ yang tubuhnya di-cat warna-warni, lengkap dengan kostum perang dan senjata-senjata mereka, jadi objek foto yang unik banget!

via harianpagipapua.id

via instagram.com/aahandika

via dolandolen.com

 

Detail Informasi

Rate: Mulai dari Rp. 250.000,00

Alamat: Lembah Baliem, Kab. Jayawijaya

Rute: Satu-satunya cara untuk mencapai Lembah Baliem adalah dengan naik pesawat ke kota Wamena. Ada beberapa maskapai yang menyediakan penerbangan harian dari dan ke Wamena, seperti Trigana Air Services, Yajasi, MAF dan Manunggal Air. Dari Wamena-nya sendiri ke pedalaman Lembah Baliem kamu bisa sewa mobil atau naik bus umum.

 

2. JANGAN GALAU, BAWA KEKASIHMU KE DANAU LOVE!

Dari banyaknya danau indah sebagai tempat wisata di Papua, ada satu danau yang bentuknya gak biasa. Udah ketebak dari namanya, Danau Infote, atau yang lebih populer dikenal dengan nama Danau Love, menyerupai bentuk hati.

via instagram.com/viladevrila

via instagram.com/roy.aditia.peranginangin

Mulai dilirik di akhir tahun 2014 oleh wisatawan-wisatawan lokal, danau yang berada di daerah Sentani Tengah ini kini jadi tempat kegemaran wisatawan dari sekeliling Papua. Danau ini ramai dengan pengunjung yang sibuk berburu spot paling bagus untuk foto-foto, bahkan di siang hari meskipun matahari-nya nyengat banget.

via instagram.com/moppapua

via instagram.com/yanu_muhhamad

via instagram.com/mlgwti

Danau ini bisa kamu capai dengan perjalanan sekitar 1-2 jam dari pusat kota Jayapura. Jalannya memang agak ribet, karena harus naik turun bukit dengan jalan yang sempit. Tapi emang pemandangan alamnya worth it. Lembah-lembah hijau terang yang membentang luas pasti bikin mata dan hati kamu adem.

via instagram.com/wijayacf

via instagram.com/moppapua

Buat kamu yang travelling ke Papua sama pasangan, Danau Love ini jadi opsi wisata alam yang romantis banget. Danau ini juga jadi tempat populer buat foto pre-wedding. Di sini, kamu bakal jatuh cinta bukan cuma sama yang ada di sebelah kamu, but you’ll also fall in love with the view!

via beritasatu.com

via imagala.com

via instagram.com/livigsc

 

Detail Informasi

Alamat: Kampung Puai, Distrik Yokini, Kab. Jayapura

Rute: Danau Love bisa dicapai menggunakan jalur darat atau jalur laut. Rute darat dengan kendaraan pribadi, motor atau mobil, dimulai dari kota Jayapura melalui Kecamatan Genyem atau Kecamatan Arso. Setelah itu kamu harus menyusuri Desa Yoka menuju Desa Puai. Hati-hati ya, jalan sepanjang dua desa ini berkelok-kelok banget, dan menanjak dan menurun.

Kalau menggunakan jalur laut, kamu bisa naik perahu atau speedboat dari Pelabuhan Yahim di belakang Bandara Sentani ke Pelabuhan Kawi di Desa Putaly. Setelah itu bisa lanjut mendaki bukit dengan jalan kaki atau naik sepeda motor sepanjang jalan raya.

Harga Parkir: Rp. 25.000,00 untuk motor, Rp. 50.000,00 untuk mobil (sudah termasuk tiket masuk)

 

3. ISTANA RAYAP MUSAMUS—IKON PALING OKE DARI KOTA MERAUKE

Kalau lagi berpetualang ke Merauke, Musamus ini jadi tempat yang wajib kamu kunjungi. Apa sih Musamus itu? Musamus adalah sarang rayap raksasa yang jadi ciri khas dan pesona Merauke, selain keragaman fauna kasuari, kangguru dan rusa-nya.

via sejarahri.com

via travel.detik.com

via fwatcher.fwi.or.id

Musamus didirikan koloni rayap sebagai istana dan tempat tinggal mereka. Dibuat dari campuran tanah dan semak belukar, sarang rayap ini bisa sampe 5 meter loh tingginya!

via instagram.com/baronessjourney

via raehalder.wordpress.com

Sepintas, istana-istana ini terlihat seperti stalakmit-stalakmit warna coklat kemerahan yang berdiri gagah di tengah-tengah lapangan berumput. Kalau dari dekat, kamu bisa melihat rongga-rongga yang berfungsi sebagai ventilasi.

via Indonesiakaya.com

via travel.detik.com

Musamus sendiri adalah hal yang langka di Indonesia, dan cuma bisa kamu temukan di Merauke. Untuk liat sarang-sarang rayap lainnya yang kayak gini, kamu harus jauh-jauh pergi ke daratan utara Australia. 

via travelusmuliawan.com

Wilayah Salor, yang jaraknya 50 kilometer dari pusat kota, dianggap tempat terbaik untuk melihat keindahan istana rayap di Papua. Musamus-musamus di Salor berdiri tinggi di atas tanah lapang, jadi kamu bisa melihat mereka dengan jelas.

via kodam17cenderawasih.mil.id

via instagram.com/tedideer

Jangan lupa foto-foto di samping Musamus-musamus ini! Musamus akan berdiri megah dan menjulang tinggi dibelakangmu. Dan akan lebih baik kalo kamu nggak mencoba menaiki Musamus ini ya, supaya nggak hancur.

via instagram.com/lukmanceper

via instagram.com/rizalmuhammadr

 

Detail Informasi

Alamat: Salor—Distrik Kurik, Kab Merauke

Rute: Distrik Kurik berada 50 kilometer dari kota Merauke. Perjalanan bisa kamu lakukan naik mobil pribadi, yang durasinya sekitar 1-2 jam. Wisatawan banyak yang malah memilih untuk ke Salor naik sepeda motor, karena jalan menuju distrik ini rusak parah dan kamu harus menyebrangi sungai tanpa jembatan.

 

4. BERGAYA DI DANAU IDENBERG, SETITIK DI BAWAH PUNCAK JAYAWIJAYA

Tersembunyi dibalik Pegunungan Sudirman di ketinggian 4.313 mdpl, dikelilingi tebing-tebing tinggi bebatuan yang diselimuti salju, ada sebuah tempat wisata di Papua yang berupa danau misterius. Danau Idenberg, atau yang juga dikenal dengan nama Ngga Plimsit, bisa dibilang misterius karena penampakan airnya yang gak pernah stabil.

via gorgeousrainbowlife.blogspot.com

via instagram.com/indo.jalan2

via instagram.com/fikrihaykaal

Kadang, danau ini penuh airnya, yang terjadi karena ditampungnya salju yang meleleh di danau ini. Namun, terkadang danau ini kering sama sekali. Kemana air yang biasa ditampungnya pergi merupakan sebuah misteri.

via instagram.com/ihsanworld

via instagram.com/endakaban

 Karena lokasinya yang ada di atas gunung, mencapai Danau Idenberg emang butuh perjuangan. Tapi bahkan otw kesananya hampir seindah danaunya sendiri. Pemandangan batu-batu besar dan semak belukar yang tertutup dengan salju putih kontras dengan langit yang biru terang. Bener-bener deh wisata Papua yang satu ini keren banget!

via instagram.com/miaufar

via instagram.com/raveandtandera

via instagram.com/fonabana_octo

Banyak yang bilang bahwa di Danau Idenberg ini kamu bakal ngerasa berada di Alaska. Berjarak gak jauh dari puncak gunung sehingga kamu bisa ngeliat si puncak dari Danau Idenberg. 

via instagram.com/gunung_id

via instagram.com/hypothermia.id

Sebelum melanjutnya perjalanan yang menantang menuju puncak gunung, danau ini bisa jadi tempat istirahat sejenak sambil foto-foto mengabadikan pemandangan yang menawan.

via instagram.com/indonesiajuara

via instagram.com/rolanddaniello

via instagram.com/raveandtandera

 

Detail Informasi

Alamat: Pegunungan Jayawijaya, ketinggian 4313 mdpl

Rute: Ada dua rute menuju Pegunungan Jayawijaya, yaitu melalui lembah Illaga atau lewat Sugapa. Untuk rute Illaga, naik penerbangan domestik ke lembah Illaga dimana kamu bisa menyewa porter. Dari sini, kamu bisa trekking satu minggu lewat hutan menuju pegunungan, atau sewa helikopter langsung ke base camp.

Kalau melalui rute Sugapa, kamu bisa naik pesawat baling-baling dari Nabire langsung ke Sugapa. Setelah mendarat, lanjut dengan naik ojeg sampai ke sungai, lalu dari sini trekking sampai ke desa terakhir di jalur pendakian ini yaitu Desa Suagamma.

 

5. TEROMBANG-AMBING ARUS BERSAMA HIU PAUS DI LAUT JERNIH TELUK CENDRAWASIH

Taman nasional yang meliputi wilayah Teluk Cendrawasih di Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Nabira ini merupakan taman nasional perairan laut terluas di Indonesia. Dengan luas sebesar 1.453.500 Ha teluk ini memiliki ekosistem terumbu karang, pantai, mangrove dan hutan tropis di dalam wilayah taman nasional yang sama yang membuatnya menjadi salah satu wisata Papua yang wajib dikunjungi.

via hoteldanwisata.com

via instagram.com/awra.travel

Meliputi Pulau Mioswaar, Nusrowi, Roon, Rumberpon dan Yoop, TN Teluk Cendrawasih menyuguhkan pemandangan alam luar biasa yang jadi daya tarik tersendiri. Gugusan pulau yang tersebar acak dan laut jernih berwarna biru dan hijau toska ini ibarat surga dunia.

via blog.jelajah.com

via instagram.com/indonesiatropic

Menjadi rumah lebih dari 500 spesies terumbu karang dan 950 spesies ikan karang, kawasan ini mempunyai keanekaragaman flora dan fauna yang luar biasa. Keindahan bawah laut ini bikin Teluk Cendrawasih spot yang cukup populer untuk snorkeling dan diving.

via instagram.com/trendtwitter

via blog.reservasi.com

via instagram.com/michaelsjukrie

Tapi pesona menyelam Teluk Cendrawasih yang sebenernya ada di mamalia-mamalia besar yang juga tinggal di teluk ini. Di TN Teluk Cendrawasih, kamu bisa berenang disamping ikan duyung, lumba-lumba dan hiu paus.

via beritagar.id

via smart-tour.co

via mobgenic.com

Iya, kamu gak salah baca—kamu beneran bisa berenang bersama hiu paus di tempat wisata Papua ini! Kwatisore adalah salah satu dari segelintir perairan di dunia dimana kamu bisa melihat makhluk luar biasa ini dari dekat. Di Kwatisore, hiu paus sering muncul ke permukaan di sekitar rumah terapung yang tersebar di sepanjang perairan.

via instagram.com/natgeoindonesia

via instagram.com/momodenah

via instagram.com/echeng

 Di perairan ini, hiu paus biasanya memakan ikan teri. Kamu pun bisa mencoba ‘memanggil’ hewan raksasa yang panjangnya bisa sampai 14 meter ini ke permukaan dengan cara melempar ikan teri ke laut. Kalo kamu beruntung mereka sekelompok bisa langaung menyembul ke atas air!

via ksmtour.com

via instagram.com/echeng

Untuk kamu yang mau langsung menyelam biar bisa lebih dekat dengan hiu paus, jangan takut! Makhluk-makhluk besar ini jinak dan senang berinteraksi dengan manusia. 

via instagram.com/audreyjiwajenie

via instagram.com/diversite_id

 

Detail Informasi

Rate: Rp. 200.000,00—Rp. 500.000,00 untuk penginapan di Manokwari atau Nabire

Alamat: Teluk Cenderawasih, Papua Barat 

Rute: Untuk mencapai TN Teluk Cendrawasih, kamu harus menuju Manokwari terlebih dahulu. Dari Jayapura menuju Manokwari bisa kamu tempuh menggunakan jalur udara dan jalur laut. Kalau lewat jalur udara, kamu bisa naik pesawat dari Jayapura dengan tujuan Biak, lalu lanjut naik pesawat lagi menuju Manokwari. Kalau lewat jalur laut, naik kapal dengan tujuan langsung ke Manokwari atau Nabire dari Jayapura.

Dari Manokwari, kamu bisa naik long boat ke Pulau Rumberpon di kawasan TN Teluk Cendrawasih yang akan memakan kira-kira 6 jam. Kalau lanjut lewat jalur darat aja, dari Manokwari kamu bisa naik mobil menuju kecamatan Ransiki yang jaraknya 3 jam perjalanan, lalu lanjutkan perjalanan dengan motorboat selama 2.5 jam.

Harga Tiket: Rp. 5.000,00/orang + Rp. 15.000,00—Rp. 40.000,00 untuk izin kegiatan

 

6. AIR TERJUN KITI-KITI—PESONA AIR TERJUN LAUT LEPAS  YANG BIKIN JATUH HATI

Air terjun pada umumnya jatuh ke dalam kolam jatuhan yang ada di bawahnya, tapi bukan air terjun yang satu ini. Di Air Terjun Kiti-Kiti yang merupakan wisata unik Papua, kamu bisa menikmati wisata alam air terjun, hutan tropis dan pantai sekaligus karena air terjun yang muncul di tengah hutan tropis ini langsung mengalir ke laut lepas.

via instagram.com/Nessia_warbung

via cyberzema.blogspot.co.id

Terletak di kawasan Fak-Fak, Papua Barat, air terjun ini dilengkapi dengan panorama gunung, hutan yang lebat dan laut yang biru jernih. Saat air sedang surut, di bawah air terjun akan terbentuk sebuah pantai yang bisa jadi tempat kamu main-main dan foto-foto.

via otonomi.co.id

via fakfakmenulis.wordpress.com

via fakfakmenulis.wordpress.com

Namun, ketika air pasang, air terjun ini jatuh langsung ke laut.

via twitter.com/liar_mnctv

Di air terjun ini kamu bisa menikmati air tawar dan air laut secara bersamaan ketika berenang. Kamu juga bisa memancing, dan snorkeling atau diving untuk menikmati keindahan bawah laut pantai yang biru ini.

via instagram.com/indrasetyabudi_01

via instagram.com/mossmona

via mulpix.com

via panoramio.com

Untuk menikmati wisata Papua ini, kamu harus menggunakan speed boat dari Pelabuhan Fak-Fak. Dengan biaya sekitar Rp. 3.5 juta per kapal, perjalanannya emang gak murah, jadi disarankan pergi dengan rombongan ya, biar beban biayanya gak kerasa.

via instagram.com/bijipala_sp

 

Detail Informasi

Alamat: Kab. Fak Fak, Papua Barat

Rute: Satu-satunya akses menuju Air Terjun Kiti-kiti adalah lewat jalur laut dari Pelabuhan Fak-Fak. Dari pelabuhan ini kamu bisa sewa long boat atau speed boat menuju air terjun yang dapat ditempuh dalam 4 jam perjalanan.

Tarif: Sekitar Rp. 3.500.000,00 untuk sewa speedboat

 

7. UNIK! DANAU SENTANI, DANAU DENGAN 22 PULAU

Dengan luas lebih dari 9.300 hektar, Danau Sentani merupakan danau terbesar di Papua. Danau yang berada di kaki Pegunungan Cagar Alam Cycloops dan berjarak 50 kilometer dari Jayapura ini mempunyai bukan hanya 1 atau 2 pulau di dalamnya, tapi 22 pulau! Menjadikannya sebagai salah satu tempat wisata Papua yang wajib kamu kunjungi!

via wisatapriangan.co.id

via youtube.com/user: Jerry Jacobs

via wego.co.id

Danau vulkanik yang pada zaman perang dunia jadi tempat pelatihan pesawat amfibi Jepang ini kini memiliki setidaknya 24 desa. Danau Sentani juga menjadi rumah dari 30 spesies ikan air tawar, dimana 4 merupakan spesies endemic danau ini, yaitu ikan gabus sentani, ikan pelangi sentani, ikan pelangi merah dan hiu gergaji.

via uzone.id

via travel.detik.com

via beritadaerah.co.id

via penelusuralam.blogspot.co.id

Karena areanya yang luas banget, variasi tumbuhan, ekosistem dan kondisi alam di beda-beda wilayah danau ini berbeda-beda. Contohnya, di wilayah barat kedalaman air sangat curam, sedangkan di bagian timur dan tengah airnya dangkal. Selain itu, di wilayah perairan  banyak pandan dan sagu, sedangkan di daerah Simporo dan Yoka ada ekosistem hutan rawa.

via ilambra.blogspot.co.id

via instagram.com/santovanchrist

via iseebali.com

Salah satu keunikan Danau Sentani adalah 22 pulau yang tersebar di dalamnya. Untuk bisa menjelajahi pulau-pulau ini kamu harus menyewa perahu wisata.

via greensasa.blogspot.co.id

via bayuwinata.wordpress.com

via instagram.com/setiawan_wahyudi

Di berbagai wilayah danau ini, kamu bisa berenang atau sekedar main-main di air, memancing, ngasih makan ikan, menyelam atau bermain watersports.

via instagram.com/alvindenatal_25

via instagram.com/slamet_mpr

via instagram.com/ikhwan_nasution

Di salah satu pulau paling terkenal di wisata Papua ini, Pulau Asei Besar, kamu bisa sekalian mengenal budaya masyarakat Sentani. Di pulau ini kamu bisa menyaksikan sebuah kesenian khas Asei, yaitu lukisan kulit kayu. Lukisan-lukisan ini terbuat dara bahan serba alami dan biasanya bercerita tentang kehidupan dan hewan-hewan di keseharian masyarakat Asei.

via ksmtour.com

via kabarpapua.co

via travel.detik.com

Rutin tiap tahun di bulan Juni diadakan Festival Danau Sentani. Di festival ini akan diadakan pertunjukkan-pertunjukkan tari dan atraksi dari suku-suku lokal, seperti ‘tarian perang’. Selain itu akan ada upacara-upacara adat seperti penobatan Ondoafi dan bazaar kuliner khas Papua. Jadi buat kamu yang mau pergi berkunjung ke Danau Sentani bisa milih untuk dateng di bulan Juni ya.

via wiranurmansyah.com

via essentialjourneys.com

via wiranurmansyah.com

 

Detail Informasi

Rate: Rp. 250.000,00—Rp. 1.400.000,00

Alamat: Lereng Pegunungan Cagar Alam Cycloops, Jayapura

Rute: Kalau kamu naik kendaraan pribadi, Danau Sentani bisa dicapai melalui rute Jayapura – Entrop – Heram – Tanjung Elmo – Danau Sentani, yang jaraknya sekitar 50 kilometer atau 1.5 jam perjalanan.

Alternatif lain adalah naik kendaraan umum. Kalau dari Bandara Sentani, kamu bisa naik angkot taksi jurusan Expo Waena untuk turun di Nendali, pesisir Danau Sentani. Kalau dari Pelabuhan Jayapura, bisa naik angkot taksi juga jurusan Entrop untuk turun di Terminal Entrop. Kemudian lanut naik angkot taksi jurusan Abepura. Sampai di Abepura naik pindah angkot taksi urusan Expo Waena untuk turun di Waena. Abi situ naik angkot taksi lagi jurusan Sentani untuk turun di pesisir danau di Nendali.

Harga Tiket: Rp. 10.000,00, sudah termasuk biaya parkir

 

8. MENDAKI KE PUNCAK TERTINGGI NEGERI INI DI TAMAN NASIONAL LORENTZ

Siapa sih yang gak kenal dengan Puncak Jaya Wijaya? Wisata Papua dengan ketinggian 4.884 meter, yang juga merupakan puncak tertinggi di Indonesia, adalah satu-satunya tempat di Indonesia dimana kamu bisa menemukan es dan salju. Yang banyak orang gak tau adalah bahwa puncak ini terletak di Taman Nasional Lorentz.

via zonalibur.com

via instagram.com/nuariman

via instagram.com/sandihrln

via instagram.com/stiffvibes

Terletak diantara dua provinsi, yaitu Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, TN ini membentang dari Puncak Jaya hingga perairan pesisir dengan hutan bakau di Laut Arafuru. Di sekitar Puncak Jaya pun terdapat 3 danau besar, yaitu Danau Dyscovery, Danau Hoguyugu dan Danau Larson.

via instagram.com/noerhoeda

via instagram.com/noerhoeda

via instagram.com/jantilim

Di dalam hutan yang membentuk sebagian besar taman nasional ini, tinggal 630 jenis burung dan 123 jenis mamalia. Di sini kamu bisa menemukan 2 jenis burung kasuari, 30 jenis burung kakatua dan 29 jenis burung madu. Di hutan-hutan ini pula kamu bisa menemukan Cenderawasih ekor panjang, ikon Papua.

via vebma.com

via instagram.com/travelink.xyz

via penabiru.com

Taman Nasional seluas 2.505.600 hektar ini juga menjadi tempat tinggal beberapa suku-suku, seperti Suku Nduga, Asmat, Danu Barat, Amungme dan Sempan. Bahkan diperkirakan masih ada suku-suku terpencil lainnya disini, yang mungkin belum pernah berinteraksi dengan dunia modern.

via raja-alamnews.blogspot.co.id

via instagram.com/akbar_althwra

via instagram.com/earbay

Aktivitas-aktivitas yang bisa kamu lakukan di TN ini pun beragam banget. Buat para pendaki, kamu bisa melakukan pendakian ke Puncak Jaya, atau puncak-puncak lainnya yang lebih rendah dan lebih ‘jinak’.

via instagram.com/cinaynww

via instagram.com/endakaban

via instagram.com/dominic.griffin

via instagram.com/gielank_rr

Buat yang gak se-adventorous dan belum berani untuk menaklukkan puncak tertinggi di Indonesia, kamu bisa menikmati keindahan alam wisata Papua ini. Buat kamu yang suka fotografi, siapkan kameramu! Jangan sampe ketinggalan hunting foto di pemandangan alam yang indah ini.

via instagram.com/andreaswahjoe

via instagram.com/kartikaindahs

via instagram.com/anak.lembah

Jangan lupa membawa perbekalan yang lengkap kalau mau menyusuri TN Lorentz! Peralatan camping wajib dibawa, karena TN ini pastinya lebih asik kalo dijelajahi lebih dari sehari. Siap-siap untuk hilang sebentar dari peradaban juga, karena sinyal seluler di sini sangat terbatas.

via pixabay.com

 

Detail Informasi

Kontak: (0967) 581596 – Balai TN Lorentz

Rute: Untuk menuju TN Lorentz, kamu pertama-tama harus menggunakan pesawat perintis menuju bagian utara TN ini di Kabupaten Panilai, atau ke bagian selatan di Kabupaten Merauke. Abis itu, lanjutkan perjalanan naik kapal menuju Pelabuhan Sawa Erma. Dari pelabuhan, kamu bisa langsung berjalan kaki ke berbagai titik wisata di dalam TN Lorentz.

 

9. TELUK TRITON, PESAING BERAT RAJA AMPAT

Wisata ke Papua pastinya berburu keindahan alam bawah laut. Raja Ampat memang pilihan lokasi yang jelas dan mungkin tempat pertama yang terlintas dalam pikiran kamu, tapi sekarang ada satu lokasi wisata bahari yang katanya saingan beratnya, yaitu Teluk Triton.

via sindonews.com

via instagram.com/11akarbone

via instagram.com/drondondon

Teluk Triton yang terletak di Papua Barat ini terkenal karena panorama bawah lautnya dan warisan budayanya. Dengan 959 jenis ikan karang dan 471 jenis karang, Teluk Triton merupakan surga bawah laut.

via Indonesiawow.com

Kamu yang suka snorkeling atau menyelam pasti puas banget di sini! Kebanyakan orang melakukan snorkeling dan menyelam di dekat Temintoi, Selat iris.

via regnodelfines.blogspot.co.id

via pesonaindo.com

Abis asik menelusuri dunia bawah laut, jangan lupa untuk menengok lukisan-lukisan prasejarah yang ada di tebing Maimai. Lukisan berbentuk telapak tangan, tengkorak-tengkorak dan binatang ini bisa kamu temukan dinding tebing-tebing curam sepanjang 1 kilometer. 

via kabarin.co

via kebudayaan.kemdikbud.go.id

via describeindonesia.com

Indahnya pemandangan di Teluk Triton pasti bikin kamu rileks dan nyaman. Di pantai-pantai yang ada di teluk ini, kamu bisa istirahat sejenak abis capek menyelam. Sebelum harus berpisah dengan Teluk Triton, kamu juga bisa berenang-berenang dulu di air dangkal yang super jernih.

via instagram.com/tato_subehan

via instagram.com/lostpacker

via instagram.com/annsyane

 

Detail Informasi

Rate: Rata-rata Rp. 200.000,00—Rp. 400.000,00 untuk penginapan di Kaimana

Alamat: Distrik Kaimana, Kab. Kaimana

Rute: Satu-satunya transportasi menuju Teluk Triton adalah melalui jalur laut. Kamu bisa sewa speedboat dari Pelabuhan Kaimana yang waktu tempuhnya sektiar 1.5 jam menuju Teluk Triton. Untuk mencapai Kaimana sendiri kamu harus naik pesawat ke Bandara Utarom.

Tarif: Rp. 4.000.000,00—Rp. 5.000.000,00 untuk sewa speedboat

 

10. TONTON PERTUNJUKKAN TARI BURUNG CENDERAWASIH DI DESA SAWINGGRAI

Di Distrik Meos Mansa, Raja Ampat, kamu akan bertemu dengan desa wisata Papua yang terkenal keindahan dan keunikannya. Salah satu desa paling terkenal di Raja Ampat, desa yang berdiri di atas air ini jadi populer karena pesona burung cendrawasihnya, burung yang menjadi maskot Papua.

via instagram.com/willcho

via instagram.com/_itsbeautifulhere

via instagram.com/pzkafrawi

Di Desa Sawinggrai, kamu bisa menemukan empat spesies burung cendrawasih yang berbeda-beda, diantaranya cenderawasih erah, cenderawasih kecil, cenderawasih belah rotan dan cenderawasih besar. Di sini kamu bisa melihat kelincahan cendrawasih menari di habitat aslinya.

via instagram.com/vinvincent

via KSMtour.com

Saat memasuki desa ini, kamu akan disambut oleh keramahan penduduk Desa Sawinggrai kedalam desa di atas air yang tentram dan nyaman ini. Rombongan bahkan terkadang disambut dengan tarian Makakero, tarian yang dilakukan untuk menghormati tamu.

via twitter.com/rahmat_sapt

via instagram.com/endanksoekamti

Untuk melihat cenderawasih, kamu harus mendaki bukit Manjai Sawinggrai selama kurang lebih 30 menit dulu. Warga desa Sawinggrai udah memetakan lokasi-lokasi dimana burung-burung ini biasa menari dan mencari makan, dan menyediakan rumah-rumah kayu di lokasi-lokasi tersebut agar kamu bisa memantau mereka dengan nyaman.

via flickr.com/andreynatasha

via panduanwisata.id

Abis puas ngeliat atraksi burung cenderawasih, kamu bisa lanjut main-main sama anak-anak desa yang bakal seneng banget kenalan sama kamu! Siapa tau kamu diajak ikut berenang dan main air sama mereka.

via instagram.com/bucketlistjourney

via instagram.com/lindadevi

via instagram.com/shalsabillapauner

via instagram.com/_itsbeautifulhere

Selain itu kamu bisa ngasih makan ikan-ikan di sekitar dermaga, yang bakal antusias banget ngerebut makanan dari tangan kamu kalo kamu celupin ke dalam air. Di pantai desa ini kamu juga bisa snorkeling loh! Airnya jernih banget jadi kamu bisa liat dengan jelas terumbu karang yang ada di dasar.

via instagram.com/risamutiara22

via instagram.com/outrekk

via birdsheadsescape.com

via instagram.com/olen_smith

Jika ingin bermalam, warga Desa Sawinggrai menyedikan homestay di dermaga. Untuk satu orang, mereka mematok biaya sekitar Rp. 500.000,00 untuk menginap di homestay, termasuk tiga kali makan, memberi makan ikan, snorkeling, dan diantarkan untuk menonton atraksi cenderawasih.

via instagram.com/horizon_homan

via instagram.com/brian_sweet

via contentedtraveller.com

via contentedtraveller.com

Sebelum cabut, jangan lupa pamit dengan warga-warga Sawinggrai. Susah memang untuk mengucapkan selamat tinggal ke desa yang indah dan warga-nya ramah ini. Bukan kamu doang yang bakalan sedih—they’ll miss you too!

via instagram.com/onkykno

 

Detail Informasi

Rate: Sekitar Rp. 500.000,00/malam

Alamat: Desa Wisata Sawinggrai, Kec. Meos Mansar, Kab. Raja Ampat

Rute: Untuk mencapai Desa Sawinggrai, kamu harus menempuh jalur laut dari Waisai, ibu kota distrik Raja Ampat. Dari Waisai, lanjutkan perjalanan menuju Desa Sawinggrai dengan perahu yang tarifnya sekitar Rp. 100.000,00, atau speedboat yang tarifnya sekitar Rp. 500.000,00. Selain dari Waisai kamu juga bisa mencapai Desa Sawinggrai dari Pelabuhan Usaha Mina, Sorong.

 

 

11. YUK! MERAPAT KE RAJA AMPAT, SURGA DUNIA DI PULAU PAPUA

 Banyak orang yang bilang bahwa kepulauan yang satu ini adalah tempat yang wajib kamu datengin paling enggak sekali seumur hidup. Tempat wisata Papua yang udah terkenal sampe penjuru dunia ini memang memiliki keindahan alam yang luar biasa, bahkan salah satu yang terbaik di Indonesia. 

via raja-ampat.biz

via thejakartapost.com

via ultimate-indonesian-yachts.com

Menjadi rumah dari 1500 spesies ikan dan 537 spesies koral, gak heran kalo Raja Ampat memang destinasi populer bagi yang gemar menyelam. 75% spesies ikan di dunia ada di Raja Ampat loh! Di sini kamu bisa menyaksikan juga ikan pari raksasa di habitat aslinya.

via indonesiad.com

via cntraveller.com

via blog.conservation.org

Keindahan bawah laut Raja Ampat pastinya memukau. Umumnya snorkeling  dan menyelam di Raja Ampat dilakukan di Kepualuan Wayag.

via instagram.com/nofmanplankton

via instagram.com/feebsme

Sebelum langsung nyebur, jelajahi dulu gugusan-gugusan pulau-pulau kecil yang ada disini. Perpaduan kehijauan dari pulau-pulaunya dengan warna biru terang dari air laut yang jernih banget jadi pemandangan yang indah.

via instagram.com/lostpacker

via instagram.com/armarangga20

via instagram.com/apeaceredco

Wisata Papua selanjutnya yang wajib dikunjungi di Raja Ampat adalah Pulau Misool. Berada di perbatasan Laut Seram dengan perairan lepas, pulau ini menjadi jalur lintas hewan-hewan besar. Disinilah kamu bisa bertemu dengan ikan paus dan ikan pari. Pulau Misool pun jadi titik snorkeling  yang populer juga.

via rajaampatparadise.com

via indonesiaituindah.com

Di pulau yang sama kamu juga bisa menemukan resort-resort cantik yang menjorok ke laut. Bisa jadi salah satu pilihan akomodasi kamu ketika berlibur di Raja Ampat!

via misool.info

via kaskus.co.id

Titik satu lagi yang gak kalah indahnya ada di Pulau Kri. Pulau yang udah dikenal banyak orang, pulau ini lengkap fasilitasnya. Ada banyak penginapan, dari homestay sampai resort yang siap kamu tinggali. Pasirnya yang putih juga menjadikan pulau ini spot yang populer untuk nyantai-nyantai.

via indigosafaris.com

via papua-diving.com

Di pulau yang sama, kamu juga bisa melihat gerombolan ikan hiu mencari makan di pantai. Jangan panik, gerombolan black tip shark ini meskipun liar, ramah dan gak bakal nyerang kamu kok.

via instagram.com/mustangrajaampat 

via instagram.com/raja_ampat_unik_tour

Spot menyelam dan snorkeling Cape Kri, yang letaknya persis di depan Pulau Kri, sering disebut sebagai salah satu spot menyelam terkaya di dunia. Dalam satu kali penyelaman, bisa ditemukan sampai 370 spesies ikan karang yang berbeda! Sayangnya, insiden terlindasnya terumbu oleh sebuah kapal yang terjadi awal tahun ini merusak lebih dari 1 hektar keindahan alam ini. Doakan saja upaya pemulihan terumbu karang berjalan dengan lancar ya!

via ksmtour.com

via pinterest.com

 

Detail Informasi

Rate: Mulai dari Rp. 250.000,00/malam untuk homestay, Rp. 400.000,00—Rp. 1.000.000,00/malam untuk hotel atau resort

Rute: Ada beberapa cara untuk sampai di Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat di Pulau Waigeo Selatan. Kamu bisa naik pesawat ke Sorong terlebih dahulu. Sampai di Bandara Domine Eduard, lanjut ke Pelabuhan Sorong naik angkot warna kuning atau sewa ojeg. Abis itu lanjut naik jalur laut ke Waisai. Kamu bisa memilih untuk naik kapal lambat, yang tiketnya dari Rp. 100.000,00 per orang dengan durasi perjalanan empat jam. Kalo mau lebih cepat bisa naik speedboat yang sedikit lebih mahal tiketnya (mulai dari Rp. 130.000,00) dengan durasi perjalanan dua jam. Sesampainya di Raja Ampat, untuk memudahkan petualangan kamu, kamu bisa sewa kapal lagi biar bisa island hopping.

Harga Tiket: Rp. 500.000,00/orang untuk biaya pemeliharaan lingkungan

Tarif: Sekitar Rp. 500.000/spot diving

Rp. 50.000,00 untuk sewa alat snorkeling

 

12. JADI BANGGA SAMA INDONESIA DI TUGU PERBATASAN MERAUKE

Rasa haru, bangga dan takjub bakal kamu rasakan di lokasi wisata yang ada di Distrik Sota di Merauke ini. Tugu Perbatasan Merauke adalah garis perbatasan dengan Papua Nugini dan titik paling timur negeri ini yang jadi wisata Papua yang beda.

via instagram.com/andypartslist

via kompasiana.com/delianasetia

via boch1r.blogspot.co.id

Ketika sampai di Distrik Sota yang jaraknya 2 jam dari pusat kota Merauke, kamu akan langsung disambut dengan gapura bertuliskan ‘Good Bye and See You Again Another Day’.

via kompasiana.com/delianasetia

Tapi jangan terkecoh! Sebenernya, bukan ini titik perbatasan paling timur Indonesia. Tersembunyi di dalam semak belukar kamu akan menemukan batu setinggi setengah meter bertuliskan 23,8. Inilah tanda titik paling timur Indonesia yang sebenarnya, yang ditandakan oleh tim survei dari Indonesia dan Australia pada tahun 1967.

via usionews.xyz

Di sini kamu bukan cuma bisa foto-foto di depan tugu. Seorang polisi beberapa tahun ayng lalu membangun taman cantik di wilayah perbatasan ini, yang sekarang bisa kamu kunjungi sebelum berpisah dengan titik perbatasan ini.

via travelusmuliawan.com

via instagram.com/ndreleonardo

Taman Merah Putih, seperti namanya, mempunyai nuansa warna bendera kita. Taman yang rapih dan rimbun dengan pepohonan ini dipenuhi dengan kursi-kursi dan hiasan-hiasan yang dicat merah putih, serta kata-kata heroik dan nasionalis.

via perbatasanindonesia.com

via sotamerauke.com

via instagram.com/bismahendra_

Taman Merah Putih pasti bisa membuatmu terharu. Tapi pasti lebih haru lagi kalo kamu tau bahwa Ipda Ma’ruf Suroto, seorang polisi yang bertugas dari tahun 1993 di Distrik Sota, membangun Taman Merah Putih ini secara sukarela tanpa sepeserpun dana dari pemerintah, hanya berdua dengan istrinya. 

via boch1r.blogspot.com

 

Detail Informasi

Alamat: Distrik Sota, Kab. Merauke

Rute: Untuk mencapai Sota sendiri, kamu bisa naik kendaraan umum. Ada bus Damri yang beroperasi dari Merauke ke Sota tiap hari yang tarifnya Rp. 25.000,00/orang dan durasi perjalanannya sekitar 1.5 jam, tapi memang jadwalnya dikit banget. Kalo mau lebih fleksibel, kamu bisa meng-charter angkot dari merauke dengan tariff Rp. 300.000,00—Rp. 400.000,00.

Harga Tiket: Gratis, donasi seiklhasnya

 

13. AIR TEMBUS PANDANG SEJAUH MATA MEMANDANG DI DANAU UTER

Danau terjernih di Indonesia ada dimana? Ternyata salah satunya di Papua. Danau Uter yang terletak di Kabupaten Maybrat, Papua Barat ini saking jernihnya, airnya tembus pandang hingga ke dasar danau.

via mulpix.com

via instagram.com/swowk.id

via travel.tribunnews.com

Wisata Papua yang punya air jernih banget ini memiliki banyak keindahan alam yang pasti bikin kamu takjub. Airnya yang berwarna biru-kehijauan dan pepohonan yang masih asri dan rimbun menyuguhkan keindahan yang masih alami dan belom dicampurtangani manusia. Danau ini sendiri bisa jadi jernih banget karena belum terkena polusi sampah dan tanah.

via rumbastmpkp.wixsite.com

via instagram.com/pacetokikasar

Untuk sampai di bibir Danau Uter, kamu harus menuruni jalan bersemen dari kampung diatasnya. Menuju ke bibir danau, kamu dapet pemandangan sekeliling danau yang indah banget. Bukan cuma danaunya yang mempesona, bukit-bukit kapur yang ditumbuhi tanaman-tanaman disekitarnya adalah sebuah pemandangan yang gak boleh kamu lewatin juga.

via instagram.com/dimas_djati

via instagram.com/dimas_djati

via twitter.com/ahmadrifann

Danau Uter sendiri gak berupa satu kolam besar seperti danau pada umumnya, melainkan cekungan-cekungan dan kolam-kolam lebih kecil yang menyambung dan dipagari bukit-bukit kapur.

via instagram.com/momentum.labs

via instagram.com/momentum.labs

Danau ini dipenuhi dengan ikan-ikan, yang bisa kamu liat pas lagi asik-asik berenang dan cuaca lagi cerah. Di danau ini kau juga bisa menyewa rakit untuk mengelilingi dan menikmati keindahan pemandangan danau yang luas ini.

via instagram.com/rannudawenan

via instagram.com/yonnydwisukmawan

via instagram.com/dimas_djati

via instagram.com/nencyanugerah

 

Detail Informasi

Alamat: Kampung Sris, Distrik Aitinyo, Kabupaten Maybrath, Papua Barat

Rute: Dari Bandara Hambuaya, lakukan perjalanan ke arah Distrik Aitinyo, yang jaraknya sekitar 30 kilometer atau 1 jam perjalanan kalau naik kendaraan pribadi. Sesampainya di Kampung Sris, kamu bisa parkir kendaraan di sini dan minta ancer-ancer dari warga sekitar untuk jalan masuk ke danau. Untuk sampai ke bibir danau, ikuti jalan bersemen sampai ketemu plang Danau Uter.

 

14. BERBURU DENGAN BUSUR BERSAMA SUKU MARIND DI TAMAN NASIONAL WASUR

Modernisasi dan berkembanganya masyarakat banyak menggerus tradisi-tradisi suku-suku di Indonesia. Suku Marind, suku asli yang menetap di Merauke gak luput dari dampaknya. Gak lagi menggunakan koteka dan tinggal di rumah tradisional Honai, suku ini mulai hidup modern. Tapi ada satu tradisi Suku Marind yang sampai sekarang masih melekat, yaitu tradisi mereka dalam berburu untuk mencari makan.

via id.wikipedia.org

via kokada.id

Suku Marind masih menggunakan cara tradisional untuk berburu di hutan. Rusa, kangguru dan kuskus mereka buru menggunakan panah dan ketapel, yang merupakan tradisi turun menurun Suku Marind. Di siang hari di Taman Nasional Wasur, kamu bisa melihat para pemburu sedang beraksi.

via cabiklunik.blogspot.com

via meraukelanguages.org

Di taman nasional ini sebenarnya berburu dilarang. Namun, karena Suku Marind pemilik hak ulayat atas tanah ini, mereka diperbolehkan untuk berburu asal hanya menggunakan senjata tradisional. 

via ekspedisi50tn.mapalasilvagama.or.id

Selain itu, tempat wisata yang satu ini juga punya keragaman fauna yang menarik banget. Merupakan habitat lebih dari 350 spesies burung, TN ini menjadi tempat singgah burung junai yang bermigrasi dari Australia utara.

via zonadamai.com

via kutilang.or.id

Di taman nasional ini kamu juga bisa melihat kangguru tanah! Kangguru yang merupakan kangguru terkecil di dunia ini cuma bisa ditemukan di Taman Nasional Wasur dan terancam punah, jadi sangat dilindungi. Jangan ketinggalan kesempatan melihat binatang-binatang gemes ini!

via agungwasur.blogspot.co.id

via travel.detik.com

 

Detail Informasi

Alamat: Taman Nasional Wasur, Kec. Merauke, Kab. Merauke

Kontak: (0971) 322495, 325406, 325408 – Balai TN Wasur

Rute: Untuk sampai di Taman Nasional Wasur, kamu harus naik pesawat dari Jayapura ke Merauke yang durasi perjalanannya sekitar 1.5 jam. Dari Merauke lanjut naik kendaraan roda empat melalui jalan Trans-Irian ke Taman Nasional Wasur dalam waktu 2-3 jam.

 

Nah sekarang kamu jadi tau kan, betapa kayanya pulau paling timur negeri ini dengan tempat-tempat wisata Papua yang unik yang harus kamu kunjungi. Kurangnya informasi dan akses yang memadai ke banyak dari tempat-tempat ini mungkin menjadi alasan mengapa Papua belum banyak dijelajahi wisatawan. Tapi jangan biarkan itu mengurung keinginanmu untuk pergi kesini! After all, the road less traveled biasanya lebih seru kan?


editor
Editor Christa Meullemans
Wanderer who loves to wonder and works as a copywriter so paying bills would be a whole lot easier~

Dapatkan inspirasi jalan-jalan di Indonesia ke e-mail Kamu

Kamu akan mendapatkan ide jalan-jalan di Indonesia dengan berlangganan newsletter kami.