15 Wisata Bondowoso yang Bakal Bikin Kamu Jadi Nggak Ndeso


Jawa Timur - Sport & Adventure - 1124 Hits

Di ujung tertimur Pulau Jawa, kamu bisa nemuin satu kota yang mungkin masih jarang dijadiin tempat untuk berlibur. Gak kayak Surabaya yang common buat destinasi berlibur, Bondowoso mungkin belum seterkenal itu. Tapi jangan salah, Bondowoso gak so so loh, guys! Ada banyak tempat wisata unik dan asik yang cuma dimiliki oleh kota ini. Berikut Tamasyeah kupas satu-satu.

 

1. BATU SO'ON/BATU SOLOR : STONEHENGE-NYA INDONESIA

Stonehenge ternyata gak cuma ada di Inggris. Di Bondowoso juga ada destinasi wisata yang mirip sama Stonehenge. Namanya Batu So’on atau Batu Solor. Tumpukan batu yang ada di tempat ini merupakan peninggalan zaman pra sejarah pada era megalitikum.

via travelsia.com 
via travellingyuk.com 

Dari Bondowoso kamu bisa naik mobil atau motor ke arah Situbondo lalu ke Desa Solor. Karena medan yang harus ditempuh untuk mencapai Batu Solor ini masih dalam kategori berat, lebih baik kamu menggunakan mobil tinggi atau motor trail.

via travellingyuk.com 

via travellingyuk.com 

Setelah kamu menyusuri jalan menuju Batu Solor, kamu akan sampai di pintu masuk situs ini.

via instagram.com/nunungnb 

Kalau udah masuk ke dalam situs Batu So’on/Solor, jangan lupa untuk foto-foto ya guys! Itung-itung kayak foto di Stonehenge yang terkenal itu.

via instagram.com/dickydwicahya 

via instagram.com/radityafahlevi 

 

Detail Informasi

Lokasi: Desa Solor, Kecamatan Cermee, Bondowoso

 

2. SEMANGAT HARUS MEMBARA KALAU MAU MENDAKI GUNUNG ARGAPURA 

Kalo kamu anak gunung, Gunung Argapura pasti udah gak asing lagi dong di kuping kamu. Gunung Argapura ini terletak dalam kawasan Suaka Margasatwa Datarang Tinggi Yang atau Hyang.  

via catatanhariankeong.com 

via instagram.com/medi_chung 

Gunung Argapura memiliki 3 puncak yaitu Puncak Rengganis, Puncak Arca/Hyang, dan Puncak Argapura. Gak usah bingung mau pilih naik ke puncak yang mana karena semuanya sama-sama indah.

via ensklopediaindonesia.com 

via propaneadventures.blogspot.co.id

via propaneadventures.blogspot.co.id

Puncak Rengganis yang ada di Gunung Argapura ini memiliki daya tarik tersendiri yaitu Kawah Sijeding. Kawahnya yang berwarna putih kekuningan ini merupakan asal muasal terciptanya nama Argapura. Di sekitar Puncak Rengganis, kamu bisa menemukan reruntuhan yang bentuknya menyerupai kompleks candi.

via ardiyanta.com 

Untuk bisa mendaki Gunung Argapura, ada dua alternatif jalur yang bisa kamu pilih yaitu Jalur Bremi dan Jalur Baderan. Kebanyakan pendaki lebih memilih memulai perjalanan dari Jalur Bremi ke arah Baderan karena Jalur Bremi tanjakannya gak sebanyak Jalur Baderan.

via catatanhariankeong.com 

Tapi, kalau kamu lewat Jalur Baderan kamu akan nemuin banyak savana. Tapi ya…. lebih panjang aja jalur perjalanan kamu~

via ardiyanta.com 

via ardiyanta.com 

Untuk bisa sampai di puncak Gunung Argapura dibutuhkan waktu kurang lebih 4 hari pendakian. Karena itu, pastikan kamu membawa logistik yang cukup untuk perjalanan kamu. Sebisa mungkin, pakailah pakaian panjang untuk mendaki.

via ardiyanta.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: Suaka Margasatwa Datarang Tinggi Yang/Hyang

Jalur Pendakian:

  • Jalur Bremi:
    • Naik bus dari Surabaya ke Probolinggo
    • Dari Probolinggo naik bus Akas kecil ke Bremi di terminal samping hotel Bromo Indah (Bus berangkat jam 6 pagi & 12 siang)

- Jalur Baderan:

- Lapor diri ke Kantor Polisi Sektor Malang yang ada di dekat Desa Baderan

 

3. MENIKMATI TAMAN GALUH YANG BIKIN HATI JADI TEDUH 

Kalau Belanda punya Keukenhof, Bondowoso punya Taman Galuh. Hamparan padang rumput yang dipenuhi oleh bunga warna-warni ini dijamin mampu bikin hatimu jadi teduh.

via paradisebondowoso.blogspot.com  

Manis banget kan? Taman Galuh ini terletak di Kecamatan Sempol di Bondowoso. Sebelum kamu memulai perjalanan menuju Taman Galuh, ada baiknya kamu membeli perbekalan di Sempol karena kamu harus berjalan kurang lebih 1 ½ jam untuk sampai di sanai. 

via gusbolang.com 

Perjalanan kamu tapi terbayar banget sama pemandangan hamparan bunga-bunga yang ada di padang rumput Taman Galuh. Hamparan bunga-bunga tersebut jadi terlihat sempurna dengan dilatari barisan perbukita hijau nan megah.

via instagram.com/pariwisata_bondowoso  

via instagram.com/irmanmaulanaim 

via instagram.com/yakbendebesah 

via instagram.com/davidhaddads 

 

Detail Informasi

Lokasi: Sempol, Sumber Beringin

 

4. MELIRIK ILALANG YANG BERDERET DI BUKIT APETLEPET 

Selain Taman Galuh yang penuh dengan bunga, di Bondowoso juga ada Bukit Apetlepet. Apetlepet memiliki arti berlapis-lapis. Dinamakan Apetlepet karena bukitnya terlihat memang berlapis-lapis.

via instagram.com/hello_indonesian 

Bukit Apetlpet ini berada di bawah kaki Gunung Ijen. Biarpun begitu, sebenarnya Bukit Apetlpet belum banyak diketahui oleh banyak orang. Di sini, kamu bisa menikmati pemandangan Bukit Apetlepet dari kejauhan sambil menyaksikan ilalang yang tumbuh berderet yang merupakan primadona dari Bukit Apetlepet ini.

via travelingyuk.com 

via travelingyuk.com   

Musim hujan adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Bukit Apetlepet karena saat musim itu, pemandangan yang kamu lihat serba hijau dan menyegarkan mata kamu. Tapi musim kemarau pun gak ngebuat tempat ini jadi gak oke buat dijadiin tempat foto. Tetep sabi!

via travelingyuk.com 

via travelingyuk.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: Afdeling Watu Capil, Sempol, Bondowoso

 

5. PEGUNUNGAN HYANG YANG BIKIN TEGANG 

Pegunungan Hyang ini merupakan kumpulan gunung-gunung yang ada di sekitar Gunung Argapuro. Karena itu terkadang pegunungan ini disebut dengan Pegunungan Hyang Argapuro. Pegunungan Hyang sendiri berada di tengah-tengah Gunung Semeru dan Gunung Raung. 

via debsdiscoveridea.wordpress.com 

via idnusantara.com 

Kawasan hutan yang ada di Pegunungan Hyang merupakan hutan heterogen. Karena itu gak heran kalau hutan di sini dihuni oleh 10 famili tumbuhan dan berbagai satwa yang sudah hampir punah seperti burung Aves.

via fi3amanah.blogspot.co.id

Untuk mendaki gunung ini sebenarnya sama aja kayak kalo kamu mau mendaki Gunung Argapura. Treknya pun sama karena Gunung Argapura itu ada di dalam kawasan Pegunungan Hyang. Kamu bisa memulai dari Desa Baderan atau Bremi. Keduanya sama aja, tapi pendaki lebih sering memilih memulai dari Desa Baderan karena treknya tidak terlalu menanjak. 

via cadventura.com 

Ada 4 pos yang perlu kamu lewati untuk sampai di puncak Pegunungan Hyang Argopuro. Pos Cikasur, Mata Air I, Mata Air II, dan Cisentor. Kamu bisa singgah istirahat dan juga menginap di tiap-tiap pos ini.

via cadventura.com 

Ada banyak tempat-tempat menarik yang bisa kamu nikmati selama pendakian ke Pegunungan Hyang ini. Salah satunya adalah Danau Taman Hidup. Konon katanya, kalo kamu di sini dan berteriak, nanti akan turun kabut. Sayang banget kalo gak kamu abadikan momen ini.

via instagram.com/destinasiofficial 

via instagram.com/fififuyoo 

 

Detail Informasi

Lokasi: Suaka Margasatwa Datarang Tinggi Yang/Hyang

Jalur Pendakian:

  • Jalur Bremi:
    • Naik bus dari Surabaya ke Probolinggo
    • Dari Probolinggo naik bus Akas kecil ke Bremi di terminal samping hotel Bromo Indah (Bus berangkat jam 6 pagi & 12 siang)
    • Bremi – Danau Taman Hidup
    • Danau Taman Hidup – Aeng Kenik
    • Aeng Kenik – Cisentor
    • Cisentor – Rawa Embik – Puncak Rengganis
    • Puncak Rengganis – Puncak Argopuro
    • Puncak Argopuro – Rawa Embik – Cisentor
    • Cisentor – Cikasur
    • Cikasur – Mata Air I
    • Mata Air I – Desa Baderan

- Jalur Baderan:

- Lapor diri ke Kantor Polisi Sektor Malang yang ada di dekat Desa Baderan

    • Baderan – Pos Mata Air I
    • Pos Mata Air I – Pos Cikasur
    • Pos Cikasur – Pos Cisentor
    • Pos Cisentor – Rawa Embik – Puncak Rengganis
    • Puncak Rengganis – Puncak Argopuro 
    • Puncak Argopuro – Rawa Embik – Cisentor
    • Cisentor – Aeng Kenik
    • Aeng Kenik – Danau Taman Hidup
    • Danau Taman Hidup – Desa Bremi

 

6. MENGINTIP PARAS RUPAWAN AIR TERJUN GENTONGAN 

Air Terjun Gentongan di Bondowoso memiliki daya tarik tersendiri. Karena air terjun ini gak mirip sama destinasi wisata di mana pun. Air Terjun Gentongan ini sendiri lebih terkenal di antara pendaki yang melintasi Bondowoso untuk ke Kawah Ijen. Tapi sebenarnya, lokasinya gak jauh dari Bukit Apetlepet dan Taman Galuh, kok. Masih di kawasan Afdeling Watu Capil juga.

via travelingyuk.com 

Selain gak ada duplikatnya, Air Terjun Gentongan ini juga memiliki keistimewaan lain yaitu airnya yang mengandung belerang. Karena itu warna air di Air Terjun Gentongan cenderung biru kehijauan.

via islahagus.blogspot.com 

Bentuk air terjun ini juga unik. Keliatan kayak ngegantung di tebingnya. Makanya gak heran banyak yang mengabadikan momen saat singgah ke Air Terjun Gentongan.

via instagram.com/handriharyono 

via travelingyuk.com 

Untuk bisa sampai ke Air Terjun Gentongan, kamu bisa melewati jalan setapak yang ada di Desa Watu Capil. Sebenernya ada beberapa alternatif rute, tapi rute ini merupakan rute yang paling aman untuk dilalui. Kalau masih bingung, kamu bisa kok nanya sama warga lokal rute untuk ke Air Terjun Gentongan karena letaknya emang gak jauh dari rumah penduduk.

via anislotus.wordpress.com 

via instagram.com/ricky_joe 

 

Detail Informasi

Lokasi: Desa Watu Capil, Sempol, Bondowoso

 

7. HARUS KESAMPEAN KE BENDUNGAN SAMPEAN 

Kalo belom kesampean bertandang ke wisata bendungan di luar negeri, paling gak ke Bendungan Sampean harus kesampean deh. Bendungan yang terletak di Desa Bunotan ini soalnya lagi hits banget karena arsitekturnya yang beda dari bendungan-bendungan yang ada di Indonesia.

via erikandriana.blogspot.co.id

via erikandriana.blogspot.co.id

Bendungan Sampean ini hanya berjarak tempuh 20 menit dari Bondowoso dengan kendaraan roda empat. Gampang banget kan buat sampai di sini? Kalo udah sampe, kamu wajib banget foto di spot yang instagrammable ini. Sebaiknya sih pake kamera fish eye, jadi hasilnya lebih oke.

via tempatwisataindonesia.id 

via wisatalengkap.com 

Gak bawa kamera fish eye? Gak masalah kok! Cari aja angle yang tepat, edit dikit, niscaya foto kamu bak liburan di luar negeri~

via instagram.com/alend_ario 

via instagram.com/ridhooalamsyah 

via instagram.com/nanangpentoel09 

 

Detail Informasi

Lokasi: Desa Tapen, Bondowoso

 

8. BOSAMBA RAFTING YANG MENANTANG 

Gak cuma punya wisata untuk para pendaki, Bondowoso juga punya wisata untuk para penantang adrenalin, Bosamba Rafting. Bondowowo Sampean Baru (Bosamba) terletak di Desa Tamankrocok, Wonosari, Bondowoso. Lokasi persisnya ada di bawah kaki Gunung Ijen.

via beritau.net 

via ngampungdolan.blogspot.co.id 

Gak perlu takut buat nyobain Bosamba Rafting soalnya di sana ada instruktur yang bakal nemenin kamu ngarungin Sungai Bosamba. Setiap harinya cuma ada 3 waktu keberangkatan untuk nyobain arung jeram yaitu jam 8 pagi, 12 siang, dan jam 2 siang. Per orangnya pun cuma dikenakan biaya Rp. 175ribu untuk bermain di aliran Sungai Bosamba ini.

via tekooo.com

via kiranatourstravel.blogspot.co.id 

via instagram.com/dasha_athira_kusuma 

Panjang track Bondowoso Rafting ini sekitar 14km dan memakan waktu kurang lebih 2-3 jam untuk mengarunginya. Di tengah-tengah track ini, kamu bisa nemuin tebing-tebing bak Grand Canyon. Jadi kamu gak cuma dapet serunya rafting, tapi juga pemandangan yang oke banget!

via instagram.com/elhasusanto 

via instagram.com/gorolei 

via instagram.com/bondowoso_explore 

 

Detail Informasi

Lokasi: Desa Tamankrocok, Wonosari, Bondowoso

Harga: Rp. 175ribu/orang

Jadwal Rafting: 08.00, 12.00, 14.00

Facebook Page: facebook.com/bosambar.rafting

 

9. PESONA AIR TERJUN BLAWAN YANG GAK BISA DILAWAN 

Pesona Air Terjun Blawan ini emang gak bisa dilawan. Kalo air terjun biasa jatuhnya ke kolam air yang ada di bawahnya, Air Terjun Blawan gak gitu. Air terjun yang memiliki tinggi 30m ini jatuh langsung ke permukaan tanah. 

via instagram.com/ohaiyotoon 

Air Terjun Blawan ada di Desa Kalianyar, 54km dari Bondowoso. Setelah sampai ke lokasi, kamu harus menempuh perjalanan menaiki dan menuruni sejumlah anak tangga untuk bisa mencapai Air Terjun Blawan. Gak bakal bikin capek, kok. Cuma kurang lebih 10 menit untuk sampai di titik untuk menikmati Air Terjun Blawan.

via instagram.com/neariiza 

via instagram.com/neariiza 

via instagram.com/neariiza 

Air Terjun Blawan ini cuma bisa dinikmati dari sisi kanan aja, guys. Soalnya sisi kirinya itu ada tebing yang tinggi banget. Tapi entah mengapa justru keberadaan tebing ini yang seolah-olah memagari si air terjun lah yang bikin Air Terjun Blawan sulita dilawan keindahannya!

via instagram.com/noinidnoii 

via instagram.com/happy2wander_ij 

via instagram.com/pattz_spsc 

Di dekat Air Terjun Blawan ini juga ada tempat pemandian air panas, guys. Air panasnya berasal dari Gunung Ijen, air yang sama dengan air yang mengalir di Air Terjun Blawan. Jadi abis nikmatin pesona si Air Terjun Blawan, kamu bisa nyobain berendam di air panas, itung-itung untuk melepas lelah.

via soakinginsoutheastasia.com 

Pemandian air panas ini terbuka untuk umum, jadi siapa pun bebas buat menikmati hangatnya air di pemandian ini yang sanggup menghilangkan rasa lelah di badan. Kolam yang ada di pemandian air panas ini cuma ada 2, jadi pastiin kamu dateng pas lagi sepi supaya bisa berendam di sini. 

 

Detail Informasi

Lokasi: Desa Kalianyar, Sempol, Bondowoso

Harga Tiket: Rp. 5ribu/orang (untuk berendam di pemandian air panas)

Biaya Parkir: Rp. 10ribu (mobil), Rp. 5ribu (motor)

 

10. GOA BUTO : SITUS PENINGGALAN PRA-SEJARAH DENGAN RELIEF TERLENGKAP 

Gak cuma bisa menuhin hasrat kamu untuk mendaki dan menantang adrenalin dengan rafting, Bondowoso juga bisa menuhin hasrat kamu untuk mengunjungi tempat wisata yang memiliki nilai sejarah. Goa Buto ini salah satunya.

via albandawashy.blogspot.co.id

Goa Buto ini terletak di Desa Jireg, Cermee, Bondowoso. Untuk bisa sampai ke lokasi goa ini, kamu terlebih dahulu harus berjalan kaki dan trekking sedikit yang lumayan menantang.

via gusbolang.com 

Goa Buto ini disebut-sebut sebagai lokasi yang memiliki relief Budha terlengkap di dunia. Di dalam Goa ini terdapat rongga-rongga tebing yang memiliki relief di dalamnya sesuai dengan tingkatan dalam semedi. Relief yang ada memiliki bermacam-macam bentuk seperti lembu, lotus, kepala, dan lain-lain.

via albandawashy.blogspot.co.id

via albandawashy.blogspot.co.id

via albandawashy.blogspot.co.id

via albandawashy.blogspot.co.id

Setelah kamu puas melihat artefak-artefak yang mengelilingi goa ini, kamu pasti penasaran dong apa sih yang ada di dalem goa ini sebenarnya. Goa ini kecil banget dalemnya, cuma muat sekitar 4-5 orang aja dan gak bisa ditelusuri karena usut punya usut, Goa Buto ini menjadi salah satu tempat umat Buddha untuk sembahyang.

via berita-bondowoso.blogspot.co.id

 

Detail Informasi

Lokasi: Desa Jireg, Cermee, Bondowoso

 

11. BETO LABENG & BETO NYAI : SITUS PRA-SEJARAH YANG WAJIB DIKUNJUNGI 

Kaya akan tempat yang memiliki situs pra sejarah, Bondowoso punya dua situs lagi untuk kamu kunjungi. Beto Labeng & Beto Nyai. Lokasinya berbeda, tapi keduanya sama-sama situs peninggalan jaman megalitikum.

via bondowosocity.wordpress.com 

via yeniaisyah.blogspot.co.id

Beto Labeng terletak di Desa Wringin, tepatnya di Jalur Arak-Arak. Jalur tersebut merupakan jalur pegunungan yang ngehubungin Bondowoso dan Besuki. Labeng berarti pintu. Beto Labeng diberi nama seperti itu karena bentuknya yang menyerupai pintu. Untuk bisa sampai ke sini dan berfoto di Beto Labeng, kamu bisa turun di Jalur Arak-Arak dan berjalan kaki kurang lebih 500m.

via yeniaisyah.blogspot.co.id 

via phinemo.com 

via tripmondo.com 

Kalo Beto Nyai sendiri ada di Desa Grujugan. Di desa ini memang ada banyak peninggalan jaman pra sejarah. Selain Beto Nyai, ada juga kubur batu, pondasi rumah batu, batu kenong, dan sarkofagus. Makanya tempat Beto Nyai ini disebut dengan Situs Pekauman.

via jeniusx.blogspot.co.id

via jeniusx.blogspot.co.id 

via jeniusx.blogspot.co.id

 

Detai lnformasi

Lokasi:

  • Beto Labeng: Jalur Arak-Arak, Desa Wringin
  • Beto Nyai: Situs Pekauman, Desa Grujugan, Bondowoso

 

12. TERSANJUNG KALDERA GUNUNG RAUNG 

Ternyata selain Gunung Argapura dan Pegunungan Hyang, Bondowoso punya satu lagi gunung yang menjadi incaran para pendaki. Namanya Gunung Raung. Puncak dari Gunung Raung inilah yang menjadi alasan para pendaki mengincar untuk mendaki gunung ini. Kaldera kering terbesar se-pulau Jawa yang ada di Gunung Raung pasti banget bikin kamu tersanjung.

via phinemo.com 

Gunung Raung sendiri ada di Besuki. Tapi gunungnya mencakup tiga kabupaten sekaligus yaitu Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember. Pendakian gunung ini bisa dimulai dari dua jalur. Jalur pertama via Kalibaru. Jalur kedua via Sumber Waringin.

via catatanhariankeong.com 

via catatanhariankeong.com 

Kebanyakan pendaki sih lebih memilih via Kalibaru karena bisa langsung nganterin mereka ke puncak Gunung Raung. Untuk sampai puncaknya, kamu akan melewati empat titik utama yaitu Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi, dan Puncak Sejati. Jadi kalo mau sampe di Puncak Sejati, paling gak kamu harus punya skill panjat tebing dan harus udah pro mendaki gunung. Kalo diibaratin, Gunung Raung ini tuh S2-nya pendaki gunung.

via instagram.com/sasikun69 

via manusialembah.blogspot.co.id

via manusialembah.blogspot.co.id

via manusialembah.blogspot.co.id

Karena jalur pendakian Gunung Raung tricky banget, kamu perlu memilih waktu yang pas buat mendaki gunung ini. Musim kemarau adalah waktu yang tepat buat mendaki Gunung Raung. Karena kalo lagi musim hujan, treknya jadi licin dan lebih berat buat ditempuh. Mengingat kamu juga akan melewati Puncak 17 yang sedikit berkabut juga sih.

via manusialembah.blogspot.co.id

via infopendaki.com 

Tapi setelah sampai di Puncak Sejati Gunung Raung, rasanya pendakian kamu yang melelahkan dan penuh tantangan tuh pasti terbayar. Puas bisa melewati jalur pendakian yang cukup sulit dan bisa ngeliat Kaldera terbesar se Pulau Jawa itu pasti gak bisa kamu deskripsiin pake kata-kata, deh.

via brobali.com 

via manusialembah.blogspot.co.id

 

Detail Informasi

Lokasi: Besuki, Jawa Timur

Jalur Pendakian:

  • Via Kalibaru:
    • Basecamp – Pos 1 Pondok Pak Sunarya (± 4 jam)
    • Pos 1 Pondok Pak Sunarya – Pos 2 (± 2 jam)
    • Pos 2 – Pos 3 (± 1 jam)
    • Pos 3 – Pos 4 (± 1.5 jam)
    • Pos 4 – Pos 5 (± 1 jam)
    • Pos 5 – Pos 6 (± 1 jam)
    • Pos 6 – Pos 7 (± 1 jam)
    • Pos 7 – Pos 8 (± 1 jam)
    • Pos 8 – Pos 9 (± 1 jam)
    • Pos 9 – Puncak Bendera (± 10 menit)
    • Puncak Bendera – Puncak 17 – Puncak Tusuk Gigi - Puncak Sejati (± 15-30 menit)
  • Via Waringin:
    • Basecamp – Pos 1 (± 3 jam)
    • Pos 1 – Pos 2 (± 4 jam)
    • Pos 2 – Pos 3 Pondok Demit (± 2.5 jam)
    • Pos 3 Pondok Demit – Pos 4 Pondok Mayit (± 1.5 jam)
    • Pos 4 Pondok Mayit – Pos 5 Pondok Angin (± 45 menit)
    • Pos 5 – Puncak Tusuk Gigi (± 1.5 jam)

 

13. HILANGKAN RASA MURUNG DI KAWAH WURUNG 

Berwisata ke Kawah Wurung ini dijamin bikin rasa murung kamu hilang, deh! Pasalnya, pemandangan yang disuguhkan Kawah Murung ini sanggup bikin hati kamu berseri-seri.

via wisatalova.com 

Dua jam perjalanan menuju Kawah Wurung yang terletak di Kalianyar ini pun dijamin bikin kamu gak bosen. Karena sepanjang jalan ke sana kamu akan disuguhi pemandangan hutan pinus yang nyegerin.

via digitalbaca.com 

via travel.kompas.com 

via jelajahbondowoso.wordpress.com 

Setelah melewati pohon pinus yang nyegerin itu, kamu bisa langsung ngeliat indahnya Kawah Wurung. Jadi jangan bermuram durja, lebih baik menikmati eloknya pemandangan Kawah Wurung~

via setapakkecil.com 

via wisatalova.com 

via instagram.com/yusrulhana_feb 

Gak cuma di siang hari, Kawah Wurung juga bagus banget di sore dan malam hari!

via instagram.com/killjoy_93 

via instagram.com/hasyimart_ 

via instagram.com/andi_bolang24 

Di Kawah Wurung ini juga ada Bukit Apetlepet yang terkenal karena ilalangnya itu. Bisa banget buat kamu jadiin spot OOTD yang anti mainstream.

via travelingyuk.com 

via instagram.com/andrenugra 

via instagram.com/icamaruarjuna 

 

Detail Informasi

Lokasi: Jampit, Sempol, Bondowoso

Tiket: Rp. 3ribu/orang (sudah termasuk biaya parkir)

 

14. GUESTHOUSE JAMPIT : BONDOWOSO RASA BELANDA 

Gak jauh dari Kawah Wurung, kamu bisa nemuin Guesthouse Jampit. Perjalanan menuju Kawah Wurung pun memang akan melewati tempat ini. Jadi kalo kamu berniat ke Kawah Wurung, kamu bisa bermalam di Guesthouse Jampit dan nyobain Bondowoso rasa Belanda.

via ketahui.com 

via travelingyuk.com 

Kalo diliat sekilas, emang keliatan kayak di Belanda banget sih ini. Selain karena bentuk rumahnya yang ala-ala negara Eropa, pohon-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh di sekitarnya pun mengingatkan sama negeri kincir angin itu.

via instagram.com/andreyongz 

via instagram.com/Fridaumi_rida 

Gak setengah-setengah, interior Guesthouse Jampit pun ditata seperti rumah khas Belanda.

via instagram.com/iansetyadi 

Selain beristirahat, kamu juga bisa berkunjung ke kebun stroberi yang ada di dekat Guesthouse Jampit. Enaknya sih, nginep di sini, main ke kebun stroberi, terus lanjut deh Kawah Wurung.

via josmanfamily.blogspot.co.id

via travelingyuk.com 

Kalo kamu gak pengen nginep di sini, kamu juga bisa loh bikin foto pre wedding kamu & si dia di Guesthouse Jampit.

via travelingyuk.com 

via travelingyuk.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: Jampit, Sempol, Jawa Timur

Rate: Rp. 2.200.000/malam

 

15. TANCAK KEMBAR : SI KEMBAR YANG BIKIN AWET MUDA 

Air Terjun Kembar di Bondowoso ini udah gak asing lagi di telinga para penduduk lokal. Selain karena ada dua air terjun yang bersebelahan, Air Terjun Kembar juga menyimpan banyak cerita yang beredar dari mulut ke mulut penduduk lokal yang tinggal di daerah air terjun ini.

via travel.detik.com 

Air Terjun Tancak Kembar ini ada di Desa Andungsari. Lokasinya emang cuma 5 km dari Bondowoso, tapi untuk sampai ke tempat air terjunnya ini sendiri kamu perlu menyusuri jalan yang super sempit di hutan yang sepi banget dari kendaraan.

via tabloidwisata.com 

via jelajahbondowoso.wordpress.com 

via jelajahbondowoso.wordpress.com 

Biarpun perjalanan menuju Air Terjun Tancak Kembar ini lumayan effort, tapi gak mengurungkan niat wisatawan buat mengunjungi tempat ini.

via instagram.com/yanaa.cute 

via instagram.com/andi_bolang24 

Konon katanya, mencuci muka di Air Terjun Tancak Kembar bisa bikin awet muda karena debit airnya gak pernah menurun walau musim kemarau sekalipun. Hmm… Yang cewek-cewek pasti kepingin nih ke sini.

via instagram.com/evi_anggraeni29 

 

Detail Informasi

Lokasi: Desa Andungsari, Pakem, Bondowoso

 

Sekarang udah tau dong kalo di Bondowoso itu gak cuma ada Kawah Ijen aja? Jadi kalo lanjalan ke Bondowoso, udah saatnya kamu main-main ke 15 tempat ini! Kalo kamu udah pernah ke tempat mana aja?


editor
Editor Christa Meullemans
Wanderer who loves to wonder and works as a copywriter so paying bills would be a whole lot easier~

Rekomendasi Kami

Dapatkan inspirasi jalan-jalan di Indonesia ke e-mail Kamu

Kamu akan mendapatkan ide jalan-jalan di Indonesia dengan berlangganan newsletter kami.