15 Wisata di Raja Ampat yang Bikin Kamu Gak Pengen Pulang Cepat


Papua - Leisure - 370 Hits

Di bagian timur Indonesia, terdapat satu kepulauan yang menyimpan banyak keindahan alam yaitu Raja Ampat. Terletak di bagian barat Papua, Raja Ampat gak cuma nawarin kamu pasir putih dan pantai, tapi juga budaya serta danau dan goa yang pastinya bikin kamu gak pengen pulang cepet kalau liburan ke sini.

via thesevenseas.net

Untuk bisa sampai ke Raja Ampat, kamu bisa mengambil penerbangan ke Sorong yang memakan waktu kurang lebih 6 jam. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan kapal laut menuju Waisai dan menetap di sana. 

via marischkaprudence.blogspot.co.id

Ada 2 pilihan kapal menuju Raja Ampat, Kapal Cepat yang berangkat setiap jam 09.00 & 14.00 (Senin, Rabu, Jumat) dan jam 14.00 (Selasa, Kamis, Sabtu, Minggu) dengan tiket Rp 130.000 serta Kapal Lambat dengan jadwal keberangkatan yang tentatif seharga Rp 100.000.

via indonesia.travel

Kalau udah sampai di Raja Ampat, jangan sampai deh kamu belom tau itinerary-nya. Sayang kan kalo udah mahal-mahal dan jauh-jauh ke sini tapi kamu gak tau mau ke mana. Nah, biar liburanmu di Raja Ampat gak cuma di Wayag, Pianemo, atau Misool aja, cek 15 tempat rekomendasi Tamasyeah ini yuk!

 

1. MISOOL YANG BIKIN KECANTOL 

Pulai Misool kayaknya udah pasti masuk itinerary kamu, deh. Secara pulau ini yang paling banyak dikunjungi wisatawan dan ada beberapa destinasi wisata juga di tempat ini. Pulau ini pun indah banget, soalnya ada batu karang menjulang di lautnya.

via instagram.com/rajaampat_nice 

via instagram.com/sang.pejalan 

Selama perjalanan menuju Misool, kamu pasti gak akan berhenti berdecak kagum atau IG Stories-in pulau ini. Lautnya yang jernih ini rasanya kayak manggil-manggil kamu buat nyemplung~

via marischkaprudence.blogspot.co.id

via marijelajahindonesiaku.com

Kalo kamu udah nyemplung, jangan cuma kecipak-kecipuk di permukaan aja, tapi sekalian go dive yang lebih dalem lagi ya! Karena ternyata gak cuma airnya aja yang bening menggoda, tapi bawah lautnya juga wah kaya!

via twitter.com/kakabantrip 

via misool.info 

Kalau udah puas nyemplung atau buat kamu yang justru mager buat basah-basahan, ada pilihan asyik buat menikmati air laut Misool yang super biru itu yaitu kayaking. Perairan Misool yang cenderung tenang dan gak berombak besar membuat kamu tetep aman selama keliling dengan sampan ini.

via instagram.com/rajaampat_speedboat    

Karena ada beberapa destinasi wisata di Misool, sebaiknya sih kamu menginap di pulau ini barang seminggu. Ada beberapa tempat penginapan yang pas kok untuk kantongmu di Misool. Tapi kalau kamu pengen nikmatin resort oke di Misool, ada Misool Eco Resort juga.

via greenpearls.com 

via flickr.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: Raja Ampat, Papua Barat

Transportasi:

Jakarta - Sorong (transit Makassar, harga tiket Rp. 4juta - Rp. 5juta)

Sewa speedboat ke Misool (harga Rp. 6juta) atau bergabung dengan travel

Akomodasi:

  • Homestay di Harfat Jaya (rate Rp. 400ribu - Rp. 500ribu/malam)
  • Misool Eco Resort (rate Rp. 39juta - Rp. 65juta/paket)

 

2. BERKELANA KE DANAU UBUR-UBUR LENMAKANA 

Kalau udah puas nikmatin jalan surga menuju Misool, ini saatnya kamu untuk berkenalan ke Danau Ubur-Ubur Lenmakana. 

via instagram.com/sandiprasetyo 

Danau Ubur-Ubur Lenmakana ini terkenal dengan ubur-uburnya. Ya iyalah ya, namanya juga danau ubur-ubur. Tapi jangan takut, soalnya ubur-ubur di sini termasuk jenis stingless jellyfish alias gak nyengat kayak yang di film-film.

via instagram.com/salamransel 

via instagram.com/pothil 

via instagram.com/aix_la_kev 

Karena ubur-ubur ini stingless, jadi kamu gak perlu pakai pengaman atau peralatan renang yang pro untuk berenang di Danau Ubur-Ubur Lenmakana. Cukup baju renang biasa aja. Selain stingless, ubur-ubur ini juga rentan banget. Jadi kalau mau berenang, pelan-pelan ya guys! Jangan sampe ketendang apalagi sengaja dipegang!

via instagram.com/filisya 

via instagram.com/didijournal 

via instagram.com/swarnanto1 

via marischkaprudence.blogspot.co.id 

Buat bisa nyobain berenang bareng stingless jelly fish di Danau Ubur-Ubur Lenmakana, kamu perlu trekking dulu untuk sampai di lokasi. Jadi pastiin kamu udah prepare untuk melewati jalan bebatuan yang ada. Gak lama, cuma 20 menit kok ?.

via instagram.com/leana252 

via kitaina.id

Jalur trekking yang sulit nan terjal itu tapi terbayar banget sama pengalaman langka berenang bareng stingless jellyfish di Danau Ubur-Ubur Lenmakana. 

via singgahi.com

 

3. GOA TOMOLOL YANG CANTIKNYA POOOOL 

Layaknya si dia yang cantiknya puol, Goa Tomolol di Misool ini juga gak kalah cantik! Perpaduan antara batu karang dan warna air lautnya yang hijau toska syahdu banget. Rasanya kayak jatuh cinta pada pandangan pertama deh!

via flickr.com 

via thecasualhopper.com 

Untuk bisa sampai ke tempat ini, ada dua pilihan transportasi yang bisa kamu gunakan. Pertama naik speed boat dari Harfat Jaya yang memakan waktu sekitar 2 jam. Yang kedua naik perahu nelayan yang memakan waktu lebih dari 2 jam pastinya. Setelah sampai, kamu bisa langsung explore indahnya Goa Tomolol ini dengan berenang menyusuri goanya karena goa ini emang ada di tengah-tengah perairan.

via travelswithtam.com 

via travelswithtam.com

via brillio.net 

via brillio.net 

Di balik keindahannya, Goa Tomolol ini ternyata termasuk goa keramat, guys. Kamu pasti akan nemuin peninggalan-peninggalan bersejarah di antara karang yang ada di Goa Tomolol. Karena itu, untuk bisa mencapai tempat ini sih sebaiknya kamu dipandu oleh masyarakat lokal karena mereka lebih mengerti seluk beluk goa yang berada di Teluk Tomolol ini.

via thecasualhopper.com 

via travelswithtam.com 

via travelswithtam.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: Teluk Tomolol, Misool, Raja Ampat

Transportasi:

  • Sewa speed boat dari Harfat Jaya (Rate: Rp. 15jt/paket)
  • Naik kapal Fajar Indah dari Sorong ke Misool. Ada setiap hari Jumat (Rate: Rp. 250rb/orang) 

 

4. ANTI MATI GAYA DI PUNCAK HARFAT JAYA 

Buat kamu yang suka nenarsisan dan foto-foto, wajib main ke Puncak Harfat Jaya. Soalnya, Puncak Harfat Jaya punya view luar biasa dari gugusan kepulauan karang Misool di bawqah sana. Fotoan dengan background pemandangan ini kamu dijamin anti mati gaya! 

via marischkaprudence.blogspot.co.id

Untuk sampai ke sini, kamu emang harus sedikit trekking, tapi gak perlu trekking yang ribet banget kok! Cukup 30 menit trekking di trek yang sudah diberi jalur serta tangga dan pegangannya.

via putihbiruhijau.blogspot.com 

via putihbiruhijau.blogspot.com 

Jalur trekking yang ada ini ternyata baru ditemukan di tahun 2012 oleh Harun Sapua. Walaupun harus agak menanjak, tapi pemandangan yang bisa kamu lihat dari atas gak bakal bikin kamu down!

via marischkaprudence.blogspot.co.id

via pinterest.com 

Kalau udah sampai di atas Puncak Harfat, kamu harus explore seluruh spot melihat Misool dari atas yang berjumlah ada 3 spot. Kamu wajib foto di masing-masing spot ini ya dan dijamin hasil foto Misool kamu akan keliatan macem foto 180°.

via lilitanurdiana.com

Selain bisa nikmatin indahnya pemandangan Misool dari atas atas, kamu juga bisa stay di arfat Jaya karena Harfat Jaya memiliki homestay yang harganya lumayan terjangkau buat kamu. Dari sini pun banyak transportasi yang bisa kamu gunakan untuk menyusuri tempat-tempat lain yang ada di sekitarnya. Jadi kalo udah ngeliat Misool dari atas, kamu bisa langsung samperin tempat yang kamu liat dari Harfat Jaya.

via tripadvisor.com 

via tripadvisor.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: Pulau Harapan Jaya, Misool, Raja Ampat

Akomodasi:

- homestay di Harfat Jaya (Rate: Rp. 400rb – Rp. 500rb/malam)

 

5. BERTATAP MATA DENGAN MANTA DI WAIGEO 

Banyak banget hal-hal gak lazim yang bisa kamu lakuin di Raja Ampat ternyata guys. Kalo di Misool kamu bisa berenang sama stingless jellyfish, di Waigeo kamu bisa bertatap mata dengan mantan, eh manta :)))))
via sportdiver.com 

Lokasi persis untuk melihat Manta ini ada di Manta Sandy yang terletak di antara Pulau Mansuar dan Pulau Arborek. Jadi untuk bisa melihat si Manta, kamu harus naik perahu dulu. Pastikan kamu pergi di pagi hari, karena pari manta gak begitu suka matahari. Selain itu, pagi hari juga waktunya mereka untuk mencari makan. Jadi kamu bisa melihat mereka dari permukaan laut.

via marischkaprudence.blogspot.co.id

via tripadvisor.com 

Setelah kamu mencapai Manta Sandy, kamu harus menyelam dulu buat bisa bertatapan langsung dengan Manta. Nyelemnya gak dalem-dalem banget kok, guys. Jadi jangan takut kalau kamu sebelumnya belum pernah diving, karena ada tim yang akan nemenin kamu pas diving.

via marischkaprudence.blogspot.co.id

via marischkaprudence.blogspot.co.id

via tripadvisor.co.uk 

Kamu gak perlu takut kalau bertatapan langsung sama ikan Pari Manta ini. Karena sebenernya malah mereka yang penakut. Jadi kalo kamu ngelakuin gerakan tiba-tiba, mereka bisa berenang menjauh. Jadi pastiin kamu mendekati mereka secara perlahan supaya bisa melihat dengan dekat. Sama deh kayak kamu kalo deketin mantan kamu lagi, gak bisa secara tiba-tiba :))) 

via papuaparadise.com 

via kompasiana.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: Manta Sandy, Raja Ampat (10 menit dari Desa Arborek)

 

6. AIR TERJUN ARAWAI YANG ADUHAI 

Kalau destinasi-destinasi wisata sebelumnya udah terjamah, air terjun yang satu ini masih belum terjamah banyak orang, guys. Jadi kamu bisa banget buka obrolan ke gebetan kamu kayak gini, ‘Kamu udah pernah ke Air Terjun Arawai belum?’ terus lanjut deh ceritain pesona Air Terjun Arawai yang aduhai ini.

via detiktravel.com 

Loh, kok air terjunnya kecil gitu sih? Ini salah satu keunikan Air Terjun Arawai. Walaupun air terjunnya berukuran kecil, tapi aliran air di Air Terjun Arawai ini cukup deras. Aliran air di air terjun ini berasal dari Gunung Noch, gunung tertinggi di Raja Ampat. Kalau kamu mau lihat sumber air ini, kamu harus trekking ke dalam hutan kurang lebih 10 menit.

via travel.detik.com 

via travel.detik.com 

Selain bentuk air terjunnya yang kecil, Air Terjun Arawai ini juga memiliki beberapa keunikan lain yaitu airnya yang jatuh langsung ke laut dan kamu bisa minum airnya juga loh! Tapi sayangnya, kamu gak bisa berenang di sini karena dasar air terjun ini cetek. Paling gak bisa buat main basah-basahan aja sih, guys. Untuk bisa sampai di sini kamu cuma perlu naik speedboat dari Waisai selama kurang lebih satu jam.

via travel.detik.com 

Oh iya, kalau kamu main ke sini jangan lupa untuk tetep jaga kebersihan Air Terjun Arawai ini ya guys! Karena tempat ini masih belum terjamah banyak orang, jadi airnya pun masih bebas dari sampah.

via travel.detik.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: Arawai, Raja Ampat

Transportasi: Speedboat dari Waisai

 

7. AIR TERJUN BATANTA YANG BIKIN JATUH CINTA 

Indonesia emang punya banyak banget air terjun ya. Setiap air terjun memiliki keunikannya masing-masing dan pastinya bisa bikin kamu berdecak. Selain Air Terjun Arawai, Raja Ampat juga punya Air Terjun Batanta yang ada di Pulau Batanta.

via pinterest.com 

Kebayang kan gimana Air Terjun Batanta bisa bikin kamu jatuh cinta? Nah, untuk bisa sampai ke Air Terjun Batanta, kamu bisa sewa speed boat dari Sorong ke Pulau Batanta. Tapi, selayaknya kisah cinta yang butuh pengorbanan, kamu juga perlu berkorban trakking untuk sampai ke Air Terjun Batanta. Tapi gak berasa kok! Soalnya jaraknya cuma 1 km dari desa terdekat.
via instagram.com/owentjoeng 

via instagram.com/owentjoeng 

via instagram.com/laurahermawati 

Karena sewa speed boat ke sini lumayan mahal, mendingan sih kamu ke sini rame-rame. Kalo sendiri kan entar gak ada yang motoin :)))

via instagram.com/owentjoeng 

 

Detail Informasi

Lokasi: Pulau Batanta, Raja Ampat

Transportasi:

  • Speed boat langsung ke Batanta (Rp. 5jt/hari)
  • Kapal rakyat (Rp. 120rb/orang) lalu dilanjutkan menumpang kapal nelayan atau speed boat (Rp. 100rb/orang)

 

8. KALIBIRU WARSAMBIN: BUKAN KALI-KALIAN 

Kalo Kalibiru di Jogja bukan kali dengan air biru, Kalibiru Warsambin beneran kali berwarna biru. Warna airnya biru banget, kayak kolam renang. Sama kayak Air Terjun Arawai, Kalibiru Warsambin juga masih belum terjamah banyak orang. Jadi jangan heran kalau tempat ini sepi banget.

via instagram.com/veidell_fm 

via travel.detik.com 

Kali Biru airnya keliatan biru banget, keliatan seger dan ngundang buat kamu langsung nyemplung. Eh tapi hati-hati guys. Kalibiru Warsambin ini ternyata dalam loh bagian tengahnya. Jadi kalau kamu gak bisa-bisa amat berenang, mending berenang dari sisi yang sedikit cetek dulu baru ke tengah.

via mytrip.co.id 

via mytrip.co.id 

via instagram.com/allcintafun 

Air Kalibiru Warsambin yang biru ini pun menyimpan keunikan. Air ini berasal dari sumber mata air yang ada di balik bebatuan.

via mytrip.co.id

Terus, warna biru airnya dari mana dong? Ternyata, air di Kalibiru Warsambin bisa berwarna biru karena airnya dingin banget. Sama lah kayak dinginnya mantanmu~

via akurat.co

Selayaknya hidden gem, untuk bisa nikmatin segernya Kalibiru Warsambin kamu perlu trekking dulu ke dalam hutan selama kurang lebih 20 menit dengan trek yang cukup bersahabat buat kamu yang gak suka banget sama trekking.

via mytrip.co.id

 

Detail Informasi

Lokasi: Teluk Mayalibit, Raja Ampat

Transportasi:
- Naik mobil dari Waigeo ke Desa Warsambin

  • Sewa perahu warga lokal untuk menyebrang

 

9. PIANEMO : BINTANGNYA GAK DI LANGIT 

Pada dasarnya, Raja Ampat itu emang didominasi sama batu karang dan air laut yang berwarna turquoise. Bentuk pulau-pulaunya pun serupa. Kalo kamu udah tau Wayag, Pianemo ini mirip-mirip sama Wayag. Serupa tapi tak sama. Pianemo ini kayak versi mininya Wayag.

via embunpagitours.com

via rnmasmara.wordpress.com 

Kalau bintang tuh ada di langit, tapi di Pianemo bintangnya ada di lagunanya. Eh, gimana tuh? Ternyata, saking indahnya si hamparan pulau-pulau karang berbalut hijaunya tetumbuhan itu membuatnya mendapat julukan Laguna Bintang.

via michaelandersongallery.com   

via instagram.com/tiorosalines 

Kebayang kan kenapa disebut Laguna Bintang? Nah, untuk bisa melihat bintang-bintang ini kamu terlebih dahulu harus mendaki selama kurang lebih 15 menit ke atas bukit.

via marischkaprudence.blogspot.co.id

via instagram.com/kireina.sofjan 

Walaupun harus mendaki dulu, dijamin kamu gak nyesel berkunjung ke Pianemo dan ngeliat Laguna Bintang. Jangan sampai kamu kelewatan juga untuk mengabadikan momen ini, guys! Kapan lagi bisa ngeliat bintang siang bolong di laguna~

via instagram.com/asrulhoesein 

via instagram.com/ichi_marisa 

 

Detail Informasi

Lokasi: Pulau Gam, Raja Ampat

Transportasi:

  • Naik kapal ferry dari Sorong ke Waisai (harga tiket VIP Rp. 220rb/orang)

 

10. WAYAG YANG SAYANG UNTUK DILEWATKAN 

Ya kalo ke Raja Ampat, Wayag udah pasti jadi destinasi wajib kan. Jadi sayang kalau dilewatkan pas kamu main ke Raja Ampat. Secara Wayag ini tuh ikonnya Raja Ampat. Pulaunya berbukit, berpasir putih, dan dikelilingi pulau-pulau kecil lainnya.

via travel.kompas.com 

via indonesia.travel

via huffingtonpost.com 

Kalau udah sampai di Pulau Wayag, kamu bisa ngeliat langsung indahnya Pulau Wayag dari puncak Pulau Karang. Untuk mendakinya dibutuhkan waktu sekitar 1 hingga 2 jam. Karena karangnya sangat tajam, lebih baik kamu menggunakan sepatu atau sandal gunung yang bertali untuk mendaki.

via dunialingga.com 

via dunialingga.com 

via mytravelnotes.web.id 

Kalau udah sampai di atas Pulau Karang, dijamin kamu gak bakal kecewa deh mendaki terjalnya batu karang yang ada.

via instagram.com/brigita_sali 

Pulau Wayag ini merupakan area konservasi, makanya belum ada penghuninya. Untuk bisa sampai ke tempat ini paling gak kamu harus menginap di pulau sekitaran Wayag. Karena Wayag merupakan pulau terjauh, perjalanan untuk sampai ke tempat ini memakan waktu kurang lebih 6-7 jam dengan speedboat.

via dunialingga.com 

via mytravelnotes.web.id 

Setelah kamu nikmatin indahnya Pulau Wayag dari atas Pulau Karang, jangan langsung pulang karena sayang banget kalau melewatkan berenang bareng hiu di sini. Hiu di sini gak kayak hiu-hiu yang ada di film-film kok. Hiu-hiu ini gak gigit. Kapan lagi bisa ngerasain berenang bareng baby shark?

via instagram.com/anwar_prajas 

via instagram.com/anwar_prajas 

Untuk bisa sampai ke tempat ini paling gak kamu harus menginap di pulau sekitaran Wayag. Karena Wayag merupakan pulau terjauh, perjalanan untuk sampai ke tempat ini memakan waktu kurang lebih 6-7 jam dengan speedboat. Selain itu, Wayag juga merupakan basecamp dari Conservation International (CI). Jadi kalau kamu gak sempet balik lagi ke penginapan karena lautnya yang gak terprediksi, kamu bisa meminta ijin pihak kantor LSM untuk bermalam di sana.

 

Detail Informasi

Lokasi: Pulau Wayag, Raja Ampat

Transportasi:

  • Sewa speed boat dari Waisai

Akomodasi:

- Bermalam di Conservation International (CI), Raja Ampat

 

11. MELEBUR DENGAN BUDAYA SULING TAMBUR 

Selain kaya akan pesona bahari, budaya asli penduduk Raja Ampat pun juga masih kental. Salah satu budaya yang masih dipertahankan hingga sekarang adalah Suling Tambur. Suling Tambur akan dibawakan oleh pria dan wanita Suku Biak asli. Mereka akan berjalan dengan pakaian adat sambil menabuh gendang dan meniup suling bambu. Momen langka yang pastinya gak bisa kamu lewatin nih, guys!

via instagram.com/trifosamarpaung 

Pertunjukkan Suling Tambur ini bisa kamu lihat langsung kalau kamu berkunjung ke barat dan utara Waigeo. Biasanya, pertunjukkan ini ada pas 17 Agustusan atau pas ada festival keagamaan yang diselenggarakan.

via instagram.com/panda.harya 

Melihat tingginya minat wisatawan untuk mengunjungi Raja Ampat, maka pemerintah setempat menjadikan Suling Tambur sebagai festival tahunan. Festival Suling Tambur diadakan di Pantai Waisai Torang Cinta. Jadi kalau mau join langsung Festival Suling Tambur, pastiin kamu datang ke Raja Ampat di waktu yang pas, ya!

via instagram.com/raymond_jakub 

via instagram.com/rila_alyussa 

via nasional.indopos.co.id

  

Detail Informasi

Lokasi: Barat & Utara Waigeo, Raja Ampat

Waktu Festival: 17 Agustus, Festival Suling Tambur

 

12. MELIHAT BURUNG CENDRAWASIH DI DESA SAWINGGRAI 

Melihat burung Cendrawasih itu udah inceran wisatawan yang melancong ke Desa Sawinggrai. Cantiknya burung ini ibarat kembang desa di Sawinggrai. Ada empat burung Cendrawasih yang bisa kamu temui di Desa Sawinggrai, yaitu Cendrawasih Merah, Cendrawasih Belah Rotan, Cendrawasih Kecil, dan Cendrawasih Besar.

via ksmtour.com 

via lifestyle.sindonews.com 

via mongabay.co.id

Si cantik-cantik ini bisa kamu lihat langsung di Desa Sawinggrai. Tapi pastikan kamu berkunjung antara jam 7-9 pagi atau jam 4-5 sore. Alokasikan juga waktu untuk mendaki bukit Manjai Sawinggrai kurang lebih 30 menit untuk sampai di lokasi tempat burung Cendrawasih ini. Ada baiknya sih kamu menginap di Desa Sawinggrai yang mirip sama Maldives itu.

via instagram.com/ayubardiyono 

Sebenernya, atraksi utama dari melihat burung cendrawasih ini ada pada saat mereka memasuki musim kawin. Pada masa ini, cendrwasih jantan akan melakukan tarian yang untuk menggoda si betina. Makannya, pas nonton atraksi tarian ini kamu dilarang keras berisik bahkan untuk sekedar memakai parfum pun kamu dilarang karena penciuman mereka yang kelewat sensitif.

via fauna-flora.org 

Kalo kamu udah liat Cendrawasih, kamu juga bisa ngasih makan ikan di laut yang ada di Desa Sawinggrai atau kalau mau snorkeling sekalian!

via instagram.com/deiskekaihatu 

via instagram.com/travel.asia 

 

Detail Informasi

Lokasi: Desa Sawinggrai, Raja Ampat

Transportasi:

  • Menumpang kapal dari Waisai ke Sawinggrai (Kapal masyarakat lokal Rp. 100rb/orang, sewa kapal cepat Rp. 500/kapal)

Akomodasi:

  • Homestay (Rate: Rp. 500.00/orang per malam)

 

13. MENIKMATI PULAU PASIR TIMBUL SAMBIL BERSIUL-SIUL 

Pulau Pasir Timbul ini unik banget, guys. Bisa muncul, bisa enggak. Sekalinya muncul, bisa kamu sambangi dan nikmati sambil bersiul-siul. Pulau ini ada di tengah-tengah lautan Raja Ampat. Sesuai dengan namanya, Pulau Pasir Timbul akan terlihat kalau air laut sedang surut.

via indonesiakaya.com 

via flickr.com 

Supaya bisa nemuin si Pulau Pasir Timbul, kamu harus ke sini antara jam 6 pagi atau jam 4 sore karena itu waktunya air laut surut. Jarak Pasir Timbul dari Waisai gak jauh kok. Cuma 1 jam perjalanan dengan speedboat dari. 

via travel.detik.com 

via instagram.com/livaandreas 

Setelah sampai di Pulau Pasir Timbul ini, kamu bisa ngabisin waktu dengan berenang di airnya yang sejernih kristal itu, foto-foto, atau sekedar duduk-duduk di pasirnya.

via backpackerindonesia.com 

via drifterplanet.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: 1 jam dari Waisai, Raja Ampat

Transportasi: 

  • Sewa speed boat dari Waisai (Rp. 4juta/hari)

 

14. SERUNYA LIVEABOARD DI RAJA AMPAT 

Kamu pasti pernah dong pengen nyobain naik kapal cruise? Ternyata, kamu bisa nikmatin pengalaman 11:12 sama cruise dengan liveaboard! Dengan liveaboard, kamu bisa menginap di kapal untuk menjelajahi semua perairan di Raja Ampat.

via instagram.com/warnaholiday 

via theadventurejunkies.com 

via indonesialiveaboards.com 

Selama masa perjalanan di atas kapal, kamu bisa diving di spot-spot tertentu yang memiliki kekayaan laut. Tapi kalau kamu belum punya sertifikatnya lebih baik kamu stay di kapal aja sambil liatin lautnya Raja Ampat yang jernih.

via pindito.ch 

via pindito.ch 

via indonesialiveaboards.com 

via liveaboardsindonesia.com 

Untuk bisa diving dan nikmatin pemandangan di liveaboard, kamu bisa pilih sendiri paket-paket liveaboard yang ditawarkan. Harganya beda-beda, tergantung dari perahu apa yang kamu tumpangi.

via indonesialiveaboards.com 

via indonesialiveaboards.com 

Yang membuat liveaboard ini seru dan wajib kamu coba saat main ke Raja Ampat adalah sensasi mengarungi lautan selama hampir 1 minggu dimana kegiatan sehari-hari kamu akan selalu berinteraksi dengan laut. Dari mulai bangun tidur, sarapan, berenang, makan siang, trekking, kemudian melihat sunset dan ditutup dengan ngebir di deck kapal sebelum tidur. Ah, seru!

via pinanditha.wordpress.com 

 

Detail Informasi

Rate: Mulai dari Rp. 13jt/paket

 

15. PESONA RAJA AMPAT DI DANAU NAPABALE 

Pengen nikmatin Raja Ampat tapi belum cukup budgetnya? Danau Napabale jawabannya. Danau ini terletak di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Nuansa danau air asin yang berwarna biru kehijauan serta batu karang yang mengelilinginya bikin kamu serasa berlibur ke Raja Ampat.

via munabangkit.com 

via beritadaerah.com 

via tripadvisor.co.uk 

Di tengah Danau Napabale ada ada tiga karang besar. Karang-karang ini menjadi tempat berhuninya jutaan spesies laut di Selat Buton.

via instagram.com/hiday_utami 

via instagram.com/skyrezki 

Kamu bisa ngelilingin Danau Napabale dengan kapal, guys! Pas keliling-keliling, jangan lupa buat ngelewatin celah goa yang menjadi pembatas antara danau dan lautnya.

via anakkendaripunya.blogspot.com 

via instagram.com/bro.chon31 

Biar makin kerasa kayak di Raja Ampat, jangan lupa buat foto dari atas batu karang yang ada di Danau Napabale.

via instagram.com/billgustom 

via instagram.com/trianto_putra 

Dah mirip kan sama Misool-nya Raja Ampat? :))

via instagram.com/rahmandaw 

 

Detail Informasi

Lokasi: Pulau Muna, Sulawesi Tenggara

Transportasi:

  • Menumpang perahu nelayan dari Pelabuhan Raha ke Teluk Muna (Rp. 50rb/kapal)

 

Udah tau kan sekarang kalau ke Raja Ampat mau ke mana aja? Sebelum planning liburan, jangan lupa nabung dulu ya guys! Pastikan juga kalau kalian ke Raja Ampat, kalian udah mengantongi cukup uang karena untuk mencari ATM di sini tuh lumayan susah. Selamat menikmati Raja Ampat!


editor
Editor Christa Meullemans
Wanderer who loves to wonder and works as a copywriter so paying bills would be a whole lot easier~

Dapatkan inspirasi jalan-jalan di Indonesia ke e-mail Kamu

Kamu akan mendapatkan ide jalan-jalan di Indonesia dengan berlangganan newsletter kami.