17 Wisata di Sekitaran Padang yang Super Nendang dan Pasti Bikin Kamu Tercengang


Sumatera Barat - Leisure - 662 Hits

Kekayaan Padang yang kita tahu ternyata nggak sebatas rendang dan gulai tunjang, tetapi juga kekayaan alam dan landmark-nya yang super nendang dan ternyata nggak kalah sama objek-objek wisata di luar negeri. Menara Big Ben? Tembok Cina? Grand Canyon? Semua ada di Padang. Jadi jangan sok-sokan pake baju My Trip My Adventure deh kalo belum eksplor 17 wisata di sekitaran Padang yang super nendang dan bikin kamu tercengang di bawah ini. 

 

1. MAU BERPOSE PUAS DI PADANG MAHA LUAS? DATANGLAH KE PADANG MANGATEH 

 “The hills are alive…with the sound of music…” mungkin itulah lagu yang bakal kamu nyanyiin begitu nemu bebukitan hijau di Padang Mangateh seluas 280 hektar ini. Sambil nyanyi jangan lupa abadikan kemesraan kamu bersama sapi-sapi India di peternakan warisan Belanda yang sudah ada sejak tahun 1916 lalu. Beneran berasa kayak di New Zealand kan? 

via instagram.com/selvitaufiq 

via sengpaku.blogspot.com 

Masuk ke Padang Mangateh dari pintu gerbang emang paling enak jalan kaki, karena jalanan membelah bukit yang tersedia di Padang ini hanya seluas mobil aja. Ada hikmahnya juga sih, Padang ini jadi nggak macet sama kendaraan. Rasanya jadi kayak beneran di New Zealand, sepi dan hijau sejauh mata memandang. 

via minangtourism.com   

via takaitu.com  

Berwisata ke Padang Mangateh mubazir rasanya kalo cuma foto-foto doang. Jaman sekarang investasi nggak cuma dalam bentuk deposito sama followers aja, cobain investasi dengan beternak sapi. Kamu bisa belajar bagaimana cara berternak yang baik dan benar di Padang Mangateh dengan mendaftar langsung ke bagian administrasi.

via jelajahsumbar.wordpress.com 

via instagram.com/gadihbujangpayakumbuh   

Nggak cuma bercengkrama dengan para sapi, kamu juga bisa mengabadikan kemesraan kamu dengan si future hubby atau wifey kamu di Padang Mangateh dengan semburat sunset yang mengintip dari balik Gunung Sago. Buat yang hubungannya masih belum jelas, foto-foto aja dulu di sini siapa tahu ke depannya bisa jadi stok foto pre-wedding kalo hubungannya berlanjut. Kalo hubungannya kandas, kirim aja foto-foto penuh kenangan kamu ke shutterstock. Lumayan bisa jadi duit. 

via instagram.com/jwpicture_ 

via instagram.com/budi_aksi   

 

Detail Informasi

Lokasi:
Jl. Padang Mengatas, Mungo, Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat 26261 (3-4 jam perjalanan dari kota Padang)

Rute: Dari kota Padang kamu bisa menuju kota Payakumbuh, cari arah menuju Sijunjung dengan melewati patokan Tugu Adipura di Jl. Soekarno-Hatta, lalu melewati jembatan Ratapan Ibu di jalan Ahmad Yani. Kalo kamu sudah menemukan Lubuak Silang, berarti Padang Mangateh berada hanya 8 KM dari hadapan kamu. 

Kontak: www.bptupadangmengatas.com/kunjungan/

Harga Tiket: Gratis dengan melakukan pendaftaran online minimal H-1 minggu di kontak yang tercantum

 

2. MENUJU PUNCAK GEMILANG CAHAYA DI BUKIT NOBITA

Temen-temen yang masa kecilnya nggak lepas dari Doraemon pasti inget kan bukit belakang sekolah yang jadi TKP Nobita tidur siang. Nah Padang juga punya bukit Tigo Tungku Sajarangan yang sering disebut warga dengan nama bukit Nobita karena keberadaannya mirip dengan si bukit di belakang sekolah itu

via instagram.com/ahmadfaizalsr 

Bukit Nobita bakalan jadi tempat yang pas buat mengasah kemampuan trekking kamu. Jangan lupa siapkan sepatu gunung andalan kamu ya karena jalanan untuk mendaki bukit Nobita memiliki kemiringan sekitar 45 derajat dan licin saat habis hujan. Tapi kelelahan mendaki bakalan nggak berasa karena di tengah perjalanan kamu bakal menemukan padang ilalang yang cantik. 

via infosumbar.net 

via ondehmandeh.com  

Setelah 30 menit trekking, kamu akhirnya sampai di puncak Bukit Nobita dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut. Bersiaplah disambut dengan pemandangan kota Padang yang segambreng. Jangan lupa lepaskan dahaga dan lapar dengan perbekalan yang kamu bawa sendiri karena nihilnya rumah makan di atas bukit Nobita. 

via instagram.com/akang.rang.kubu 

Sebenernya nggak ada waktu khusus untuk mendatangi bukit Nobita karena bukit Nobita menawarkan pemandangan yang berbeda di setiap waktu. Kalo kamu dateng di pagi atau siang hari, kamu bakalan menikmati pemandangan kota Padang di puncak bukit yang datar dengan view 180 derajat mulai dari pabrik Semen Padang, Gunung Pangilun, Gunung Padang, kampus yang berada di tepi laut, sampai gugusan pulau kecil.

via instagram.com/wisatasumaterabarat 

via my-journeynotes.blogspot.co.id 

Mengunjungi bukit Nobita di sore hari pun tak kalah indahnya. Bersiaplah akan panorama sunset sekelas iklan adzan maghrib di TV-TV. Dan ketika malam tiba kamu bakal nggak tahan buat joget ‘Menuju Puncak Gemilang Cahaya’ ala finalis AFI di masa lampau karena nyatanya bukit Nobita ini menyajikan kerlap-kerlip lampu perkotaan yang membius juga konstelasi bintang di atas sana. 

via instagram.com/mayonachantika   

via instagram.com/ladokampuang 

via instagram.com/rajarnold 

 

Detail Informasi

Lokasi: Pagambiran Ampalu Nan XX, Lubuk Begalung, Padang City, West Sumatra 25153 (15 KM dari kota Padang) 

Rute: Dari kota Padang kamu bisa memilih jalur alternatif, yaitu melewati jalan Kampung Jua atau jalan Arai Pinang. Setelah tiba di lokasi kamu harus trekking untuk mencapai Bukit Nobita 

Harga Parkir: Rp.5000,00 (parkir di depan rumah warga sebelum memulai trekking)

 

3. BERSANTAI DENGAN DAMAI DI AIR TERJUN NYARAI 

Kali ini kita bakal melancong ke LA, tapi LA di sini bukanlah Los Angeles atau Lenteng Agung, melainkan Lubuk Alung. Dari sekian banyak objek wisata yang ada di Lubuk Alung, air terjun Nyarai lah primadonanya. 

via instagram.com/mytrip_myadvntr 

via pinterest.com 

via minangtourism.com

Walaupun harus berjalan kaki sejauh tiga jam dari bibir hutan untuk mencapai Air Terjun Nyarai, kamu bakalan merasakan kuasa Tuhan paling indah begitu udah nyelupin kaki ke air Nyarai. Warna airnya yang hijau dan tebing berwarna putihnya itu lho, bikin iman siapapun tergoda buat nyebur gaya sambil lompat ala ala.

via instagram.com/andi4n

via instagram.com/febryandriara 

Kalo kamu kelupaan bawa baju ganti, tapi udah terlanjur jalan kaki tiga jam dan bayar Rp.20.000,00 perak buat masuk ke Air Terjun Nyarai, lemesin aja gaes. Kamu tetep bisa yoga di pinggir air terjun sambil dengerin lagu instrumental favorit kamu dari HP atau sekedar foto-foto bahagia bersama pasangan. 

via instagram.com/gadistraveller 

via instagram.com/vj_jessen  

via bintang.com

 

Detail Informasi
Lokasi: Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumbar 25581

Rute: Dari kota Padang kamu bisa naik kereta api dengan tujuan stasiun Lubuk Alung. Setelah tiba di Lubuk Alung kamu bisa naik angkot atau objek menuju Air Terjun Nyarai. Tapi jika kamu melalui perjalanan darat, kamu bisa menuju ke arah Bandara Minangkabau untuk selanjutnya menuju Padang Pariaman dengan patokan SPBU. Sampai di SPBU, kamu hanya perlu melanjutkan perjalanan sekitar 1-1,5 KM untuk sampai di Simpang Air Terjun Nyarai. 

Harga Tiket: Rp.20.000,00 per orang. 

 

4. PULAU CUBADAK, PULAU MENTAWAI DAN PULAU PAGANG: NONGKRONG MANIS DI PULAU-PULAU TROPIS NAN EKSOTIS

Pertama kali kamu ngeliat Pulau Cubadak pasti kamu langsung teriak kalo pulau ini cubanget! Seperti pulau-pulau di Polynesia, di Pulau Cubadak ini ada resort menyerupai pondok-pondok yang terhampar di pantai bergradasi turquoise hingga biru tua. 

via klikhotel.com  

via lihat.co.id

Buat menikmati pasir putih dan bersantai di Paradiso Village, resort di Pulau Cubadak, ini ternyata nggak susah kok. Dari Padang kamu tinggal bertolak ke Dermaga Carocok terus naik speedboat deh sampai Cubadak. Sampai Cubadak kamu pasti bakal ngerasain ketenangan yang amat dahsyat karena pulau ini pernah dinobatkan sebagai pulau tersenyap di dunia oleh sebuah media cetak di Jerman. Cocok nih buat para honeymooners atau kamu-kamu yang butuh ruang sendiri.

via lihat.co.id

via lihat.co.id

Dari Cubadak kita menuju ke kepulauan Mentawai, pulau yang juga cukup sepi ini menawarkan pantai-pantai yang bersih dan juga jajaran pepohonan lebat yang bikin teduh. Kamu bahkan bisa berfoto di atas dahan pohon yang menjorok ke pantai buat manas-manasin netizen atau bersantai seharian di eco-resort yang dikelilingi tumbuhan tropis. 

via lihat.co.id

via clara-indonesia.com

via clara-indonesia.com

via clara-indonesia.com

Sekarang mari kita tes keindahan pulau Pagang. Ternyata masih ada yang lebih bening ketimbang wajah-wajah artis idola kamu, yaitu air laut milik pulau Pagang. Begitu sampai di pulau ini kamu bakal disambut oleh dermaga panjang yang indahnya seperti foto-foto di kalender atau wallpaper windows XP. 

via klikhotel.com 

via marischkaprudence.blogspot.co.id

via telusurindonesia.com 

Jangan cuma puas nongkrongin dermaga karena masih ada panorama bawah laut Pagang untuk kamu nikmati. Kamu bisa snorkeling di sini atau melihat keindahan bawah laut dari atas daratan. Maklum pantainya bening. 

via marischkaprudence.blogspot.co.id

via bintang.com 

via telusurindonesia.com 

 

Detail Informasi 

Lokasi: Kepulauan Sunda 

Rute: kalau kamu mau ke pulau Cubadak, kamu bisa menuju Pantai Carocok dari kota Padang. Sampai di Carocok, kamu bisa menyewa speedboat menuju Cubadak sekitar 20 menit. Tapi kalau kamu mau menuju pulau Mentawai, kamu bisa mencapai pelabuhan Teluk Bungus di Jalan Raya Padang Pariaman KM 16. Dari pelabuhan itu kamu bisa naik kapal besar selama 10 hingga 13 jam. Sama halnya dengan ke Mentawai, kamu bisa ke Pulau Pagang lewat Pelabuhan Bungus. Hanya saja, jarak tempuhnya lebih sebentar, sekitar 13 kilometer dari kota Padang. 

Harga Tiket: harga kapal atau speedboat sekitar Rp.100.000,00-150.000,00. Jika ingin ke Mentawai, kamu bisa menyewa kamar di kapal seharga Rp. 500.000,00-Rp.700.000,00

 

5. NGARAI SIANOK, TERLALU ELOK UNTUK DILEWATKAN 

Kalau Amerika punya Grand Canyon, Bukittinggi punya Ngarai Sianok. Bedanya kamu nggak perlu merogoh kocek buat masuk ke Ngarai Sianok, cukup 4 ribu rupiah saja kamu udah bisa nikmatin lembah curam berkedalaman 100 meter dengan lebar 200 meter ini. Jangan tanya luasnya, yang jelas ngarai ini membentang sejauh 15 kilometer mulai dari kawasan Nagari Koto Gadang sampai Nagari Enam Suku. 

via hariansinggalang.co.id

via hufadhilla.blogspot.co.id

Kalo kamu nggak punya cukup waktu tapi pengen melihat seluruh panorama yang ada di Ngarai Sianok, nih kita kasih dah Taman Panorama yang ada tepat di seberang kawasan Ngarai Sianok. Asyiknya, di dalam Taman Panorama ini terdapat Amphiteater yang biasa digunakan untuk pertunjukan seni dan beralih fungsi jadi tempat duduk-duduk di kala sepi. 

via indonesiakaya.com 

via indonesiakaya.com  

via indonesiakaya.com  

Nggak cuma melihat Ngarai Sianok, dari Taman Panorama kamu juga bisa melihat teaser Janjang Koto Gadang atau Janjang Saribu yang tentunya akan kita bahas lebih lanjut di bawah. Persawahan hits yang rawan jadi background selfie para warganet pun tak luput dari pandangan mata. 

via limashotelbukittinggi.com 

via indonesiakaya.com  

via instagram.com/sumbar_oke   

via instagram.com/sumbar_oke   

Berada di Ngarai Sianok mengajarkan kamu betapa kecilnya kita yang cuma manusia ini kalo dibandingin sama tebing-tebing tinggi di sekeliling kita. Apalagi Ngarai Sianok ini dilatarin sama pegunungan Bukit Barisan yang mengintip dari belakang sana. 

via instagram.com/moncangelina

Suasana tenang dan syahdu di Ngarai Sianok juga bikin kawasan ini dijuluki ‘Lembah Pendiam’. Cocok banget buat kamu yang hobi ngelamun, tapi awas jangan kesambet karena Ngarai Sianok ini berdekatan dengan Lobang Jepang yang terkenal sedikit angker. 

via instagram.com/nadianesa 

via instagram.com/moncangelina

Sebelum pulang, kamu bisa membawa oleh-oleh lukisan yang kental akan nuansa Minang dari Ngarai Sianok karya anak-anak nagari. Kalo dilihat-lihat lukisan itu mirip banget dengan lukisan-lukisan yang sering ada di rumah makan Padang. Siapa tahu dengan membeli lukisan-lukisan itu, selera makanmu di rumah jadi meningkat karena membayangkan kenikmatan masakan Padang. 

via minangtourism.com   

via minangtourism.com  

 

Detail Informasi 

Lokasi: Bukittinggi, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (2 jam dari kota Padang)
Rute: Dari kota Padang kamu bisa menuju Bukittinggi dengan angkutan umum. Sampai di Bukittinggi, kamu bisa menemukan banyak kendaraan umum yang langsung menuju Ngarai Sianok. 

Harga Tiket: Rp.4000,00

 

6. MELIUK CANTIK DI ATAS BUKIT BARISAN LEWAT KELOK 9 

Buat kamu yang demen pacaran di atas jalan layang sambil duduk berdua di atas motor, coba deh ke Kelok 9. Kalo biasanya di ibukota jalan layang cuma membelah kemacetan ibukota, Kelok 9 di Padang ini membelah bukit barisan yang berdiri kokoh, kuat, tak tertandingi. Dari atas tampak Kelok 9 ini seperti ular yang lihai meliuk mencari mangsa. 

via instagram.com/indonesiatransportation 

Saking asyiknya kelokan di Kelok 9 ini kamu bisa mengemudikan mobilmu semacam pembalap F1 di sirkuit. Tapi awas, kamu harus jaga jarak dan utamakan keselamatan ya, karena saingan kamu bukan cuma mobil-mobil sedan berisi ABG baru bisa nyetir, tapi juga truk-truk bermuatan berat dari Sibolga dan Pekanbaru yang memanfaatkan Kelok 9 ini untuk penghubung ke ranah Minang. 

via lihat.co.id

Penampakan Kelok 9 yang mirip flyover-flyover di film-film perjalanan pastinya bikin kamu kebelet pengen OOTD di kaki bukit barisan dengan background Kelok 9 yang meliuk cantik. Biar engagement postingan kamu makin tinggi, kamu juga bisa pasang caption soal tikung-menikung asmara yang pas banget sama tikungan-tikungan lihai di Kelok 9 ini. 

via instagram.com/dianmaulinasofyan 

via instagram.com/anggilfernando 

via instagram.com/moncangelina 

Pemandangan malam di Kelok 9 juga ternyata mampu membius siapapun pengunjungnya. Jalanan Kelok 9 yang hampir selalu ramai menampilkan lampu-lampu kendaraan yang bergerak cepat. Kalo kamu jeli mengambilnya, kamu bisa menghasilkan foto-foto terbaik sekelas fotografer pro. 

via lihat.co.id

 

Detail Informasi

Lokasi: jalan penghubung Lintas Tengah & Pantai Timur Sumatera. 

Rute: Dari kota Padang kamu bisa menuju kota Payakumbuh ke arah provinsi Riau. 30 KM dari kota Payakumbuh kamu akan menemukan kelok 9.  

 

7. MELIHAT LANGSUNG TKP MALIN KUNDANG DI PANTAI AIR MANIS 

Dulu pasti kamu sering denger dongeng Malin Kundang yang dikutuk jadi batu sebagai jurus pamungkas orangtua kamu saat kamu nggak nurut pas disuruh makan atau tidur siang. Nah si Malin ini ternyata beneran ada di Pantai Air Manis atau ‘Pantai Aia Manih’ dalam bahasa setempat. Awas jangan salah sebut lho ya. Di pantai ini sering dijadikan tempat main paralayang atau surfing-surfing lucu dengan ombak yang nggak terlalu gede. Cocok buat para surfer pemula.

via travelingyuk.com 

via nurhadikom.blogspot.co.id

via lihat.co.id

Kalo kamu takut ketinggian tapi juga segan sama ombak, tenang…kamu bisa nyobain hiburan lain dengan naik ATV yang melintas di atas pasir yang berwarna putih kecokelatan.

via instagram.com/bboybintank 

Tapi kalo kamu masih takut nyetir juga, ya udah mending kamu ratapin aja batu Malin Kundang yang menyerupai orang bersujud beserta tali temali kapal yang mengendap entah berapa ratus purnama lamanya. Biasanya batu Malin Kundang ini bakalan terlihat dengan jelas, ketika ombak menjauh dari garis pantai. Dan magisnya ketika ombak datang menghempas, kamu bisa mendengar suara gemericik air seperti seseorang sedang menangis. 

via lihat.co.id

via pelangiholiday.com 

via panoramio.com 

via beritagar.id

Lima ratus meter meter dari lokasi batu Malin Kundang, ada sebuah pulau kecil bernama Pulau Pisang Kecil. Yang membuat pulau Pisang Kecil ini spesial adalah kamu bisa mengunjungi pulau Pisang Kecil ini hanya dengan berjalan kaki menyusuri garis pantai yang menghubungkan antara pantai Air Manis dan pulau pisang kecil. 

via triptrus.com  

Tapi kalo kamu emang kelewat lelah berjalan kaki, kamu juga bisa kok menyewa perahu ke Pulau Pisang Kecil. Untuk mengobati rasa lelah kamu, kamu bisa bobok siang sambil hammocking di tepi pantai Air Manis sambil mendengar suara monyet-monyet liar di sekitarmu. Tapi jangan kebablasan ya tidur siangnya, karena kalo kamu mau balik ke Pantai Air Manis lagi dengan berjalan kaki, kamu harus pulang sebelum pukul 16.00, mengingat air laut di sekitar pantai akan pasang melewati jam tersebut. 

via triptrus.com  

via hobbyjalanjalan.blogspot.co.id

 

Detail Informasi

Lokasi: Kecamatan Teluk Kabung, Kabupaten Padang (15 KM dari kota Padang)
Rute: Dari kota Padang, kamu bisa mencapai Pantai Air Manis lewat teluk Bayur dengan kendaraan pribadi atau lewat Bungus dengan menggunakan bis jurusan Padang-Bungus. 

Harga: gratis, tapi kamu bisa membeli souvenir seharga Rp.5000,00-Rp.50.000,00

 

8. LEMBAH ANAI: NIKMATNYA MELAMUN DI PINGGIR AIR TERJUN

Saking buanyaknya kekayaan alam Padang, jalan raya sama jalan kereta api aja sampe dilewatin sama air terjun. Salamaik datang di Lembah Anai, di mana kamu bisa memotret air terjun lengkap dengan jembatan kereta api juga hamparan jalanan. 

via lihat.co.id

Karena Air Terjun Lembah Anai ini terletak tepat di sepanjang jalan arah Padang Panjang, Bukittinggi, dan Batu Sangkar, tak jarang pengemudi yang terpana merasa wajib berhenti sebentar untuk merasakan keindahan alam atau sekalian beristirahat di air terjun. 

via thearoengbinangproject.com   

via indonesiakaya.com 

Sebelum buru-buru terjun ke air terjun, lihat dulu rangkaian rel kereta tua yang meliuk tepat di tepi jalan Lembah Anai. Karena rel ini sudah tidak lagi berfungsi, jadi nggak heran bila para fotografer sering berburu foto di sini. Kalau kamu punya cukup nyali pada ketinggian, kamu juga bisa berfoto dari tepian rel. Hati-hati jaga jarak aman ya. 

via indonesiakaya.com 

via indonesiakaya.com 

Biarpun terletak di pinggir jalan, tapi lingkungan di Lembah Anai ini masih alami sampe monyet-monyet aja bisa bergelantungan dengan bebasnya di dahan pohon. Kamu bisa memotret mereka dari kejauhan sambil melemparkan pisang segar untuk makan siang mereka. 

via thearoengbinangproject.com   

via thearoengbinangproject.com 

Setelah mengulik suasana di sekitar Lembah Anai, saatnya terjun ke air terjun berketinggian 35 meter ini. Guyuran air deras membasahi tubuh hingga kamu bisa merasakan percikan-percikaannya dari tepi kolam. Usut punya usut, aliran air tersebut berasal dari aliran sungai Batang Lurah yang berhulu di atas Gunung Singgalang. 

via rudysalam18.blogspot.co.id

via instagram.com/moncangelina

Berenang di Lembah Anai paling nikmat dilakukan di pagi hari ketika air dingin merasuk sukma dan membilas dosa di sekujur tubuh. Tapi kalau kamu terlalu malu berenang ditonton masyarakat umum dari pinggir jalan, Lembah Anai menyediakan kolam alami yang juga lebih tertutup dan aman untuk anak-anak. 

via jelajahsumbar.wordpress.com  

Percaya atau nggak, air terjun Lembah Anai yang langsung menghadap jalanan ini cuma satu dari 7 koleksi air terjun yang dimiliki Lembah Anai. Kalau mau menjajal keenam air terjun lainnya, kamu bisa masuk ke kawasan Cagar Alam Lembah Anai dengan trekking selama 2 jam. Hanya saja kebanyakan orang lebih memilih bersantai di air terjun pinggir jalan. Selain karena mager harus trekking, air terjun ini memang biasa dijadikan rest area yang strategis untuk melepas lelah di tengah perjalanan.

via thearoengbinangproject.com  

via indonesiakaya.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: 60 KM dari kota Padang

Rute: dari bandar udara Ketaping, Padang kamu bisa melakukan perjalanan darat kurang lebih dua jam dengan angkutan umum dengan ongkos sekitar Rp.20.000,00-Rp. 25.000,00 per orang, menyewa mobil, ataupun kereta api pariwisata dengan ongkos Rp. 15.000,00 (Ekonomi)-Rp.25.000,00 (eksekutif) pulang pergi 

Tiket masuk: Rp. 1500,00 per orang

 

9. MENGUAK MISTERI ANGKA 4 DI JAM GADANG BUKITTINGGI

Kalo kamu jalan-jalan ke Bukittinggi dan nemu orang modus nanya jam, ajak aja beliau ke Jam Gadang buat nunjukin waktu yang akurat sekaligus titik nol kota Bukittinggi. Seperti halnya menara Big Ben, Jam Gadang juga menggunakan mesin yang sama dengan landmark kebanggaan London itu. Bukan main…

via instagram.com/edzury 

via lihat.co.id

Kalo dilihat lebih dekat, ada yang sedikit janggal dengan penulisan angka 4 di jam gadang. Bukannya ditulis dengan angka ‘IV’ romawi, jam gadang menggunakan angka ‘IIII’ sejak awal berdiri. Tapi para warga nggak ada yang berani ngerevisi karena menurut mereka hal itu emang disengaja buat mengenang 4 orang pekerja yang gugur saat membangun Jam Gadang. 

via lihat.co.id

Usai mengheningkan cipta buat para empat pekerja, saatnya kamu jalan-jalan dengan kereta kuda yang akan membawa kamu berkeliling Jam Gadang. Kamu juga bisa mengarahkan sang kuda buat pergi berbelanja di Pasar Atas dan Pasar Bawah dekat Jam Gadang. Cuma kalo kamu emang mager, kamu bisa duduk diam memandangi Jam Gadang beserta geliat kesibukan di sekelilingnya sampai malam hari. 

via ulinulin.com    

via instagram.com/aulyagio 

via instagram.com/tivanioktavia12 

via lihat.co.id

 

Detail Informasi

Lokasi: kota Bukittinggi, Sumbar  

Rute: Dari kota Padang kamu hanya perlu melalu perjalanan sejauh 96 KM menuju kota Bukittinggi. Jam Gadang berlokasi tepat di pusat kota Bukittinggi. 

Harga Tiket: gratis! 

 

10. SAATNYA PANJAT SOSIAL JADI PANGERAN DAN PUTRI MINANG DI ISTANA PAGARUYUNG

Jangan mau kalah sama temanmu yang berfoto di depan Gyeongbokgung Korea sambil mengenakan Hanbok ala putri-putri di drakor. Kamu juga bisa berfoto di Istana Pagaruyung dengan baju adat Minang lengkap dan suntiang gadang asli 7 hingga 11 tingkat seberat 3,5 kg.  

via lihat.co.id

via instagram.com/travelbydeddy   

Karena kamu udah keluar duit sebesar Rp.30.000,00-Rp.35.000,00 untuk menyewa baju seharian, sekalian aja berjalan-jalan keliling istana seluas 3,5 hektar ini seperti  putra dan putri mahkota Minang pada masa pemerintahan Rajo Alam dulu. Niscaya kamu akan membawa pulang oleh-oleh foto aesthetic juga betis yang berotot.

via instagram.com/chesyaodd 

Meskipun istana ini pernah terbakar dan pemerintah berusaha membangun kembali sesuai aslinya, tapi keindahan dari istana ini nggak berkurang seinci pun. Setiap ornamen di Istana Pagaruyung terdiri dari aneka warna-warna terang dengan filosofinya masing-masing. Makanya rugi banget kalo kamu udah dateng ke sini tapi nggak menyusuri setiap sudutnya. 

via nitastrudwickphotography.com  

via nitastrudwickphotography.com  

Istana Pagaruyung terdiri dari tiga lantai dengan 72 tonggak yang kokoh menyangga. Lantai pertama adalah lantai termewah dari semua lantai yang ada di Istana Pagaruyung di mana kamu bisa melihat 10 kamar tidur Pengantin Minang di masa lampau berderet di sepanjang koridor lengkap dengan kelambu berwarna terang yang menyambut di setiap biliknya. 

via lihat.co.id

via nitastrudwickphotography.com    

via nitastrudwickphotography.com  

Sekarang kita menuju lantai 2, di mana kamar-kamar para putri Minang yang belum menikah berada. Selain kelambu kuning yang menjadi penanda khas kamar ini, kamu bisa melihat kemewahan ornamen istana di dinding maupun langit-langitnya. 

via nitastrudwickphotography.com  

Yak, akhirnya kita sampai di lantai teratas tempat pusaka-pusaka Istana Pagaruyung bersemayam. Sampai di lantai tiga, kamu bisa melihat tempat Raja-Raja beristirahat sambil terpekur menatap senjata-senjata yang digantung di dinding. Menariknya dari lantai tiga ini, kamu bisa melihat Pagaruyung Wood yang menyerupai Hollywood sign di LA dengan bebukitan dan pepohonan hijau yang mengelilinginya. 

via thetravellermatcha.com 

via thetravellermatcha.com 

Bagian belakang istana juga tak kalah menarik untuk dikulik, di mana kamu bisa menemukan dapur istana yang masih menyimpan peralatan memasak dari tanah, kayu, atau batang tetumbuhan juga Rangkiang alias bangunan bergonjong tempat Bundo Kanduang menyimpan beras dan hasil panen. 

via thetravellermatcha.com 

via thetravellermatcha.com 

Selain berfoto di dalam istana, kamu juga bisa memberdayakan panorama alam di sekitar istana untuk jadi latarmu berfoto, seperti kolam di samping istana hingga jalanan yang menyajikan ruas-ruas pepohonan di tepinya.

via instagram.com/deborasylviaroseny   

via instagram.com/mutiaaitum 

 

Detail Informasi

Lokasi: Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar 27213 (4 jam dari kota Padang)

Rute: Dari Padang, kamu bisa menuju Padang Panjang. Dari Padang Panjang Anda bisa menuju Batusangkar. Istana Pagaruyung terletak hanya 5 KM dari Batusangkar. 

Harga Tiket: Rp. 5000,00 (anak-anak) dan Rp.7.000,00 (untuk dewasa) dengan biaya toilet umum sebesar Rp. 2.000,00 

 

11. NGADEM KALEM DI DANAU MANINJAU, DANAU SINGKARAK & DANAU KEMBAR

Tiga jam dari kota Padang ada lukisan alam bernama Danau Maninjau. Meskipun sebelumnya kamu harus melewati 44 kelokan di kelok 44, tapi semua itu terbayarkan begitu melihat hamparan sawah hijau di sekitar jalan menuju danau Maninjau. 

via ranselkecil.com 

via minangtourism.com

Sampe di Danau Maninjau kamu bakal disambut sama keramba-keramba berisi ikan patin yang dibudidayakan, juga Gunung Sitinjau yang membentang sebagai latar. Melihat itu semua rasanya perut dan batin yang bergejolak selama melewati Kelok 44 mendadak adem seketika.  

via cheria-travel.com

via kitamuda.id

Danau Maninjau paling enak dinikmati dari tepian bukit, di mana kamu bisa dapetin pemandangan yang lebih paripurna buat background foto ala-ala kamu. Senja di danau Maninjau pun patut ditunggu karena kamu bakal dapetin matahari yang tenggelam yang menyisakan rona lembayung di langit. 

via instagram.com/moncangelina 

via jalan-jalanbasamosamo.blogspot.co.id

via lihat.co.id

Nah sekarang mari kita telusuri danau yang digadang-gadang sebagai danau terbesar kedua di Indonesia setelah danau Toba, ya apalagi kalau bukan Danau Singkarak. Panorama indah di sekitar Singkarak menjadikan danau ini sebagai garis finish dari turnamen balap sepeda internasional, Tour de Singkarak. 

via indonesia.travel

Begitu sampai di Danau Singkarak kamu pasti langsung bertanya-tanya berapa gerangan luas danau ini. Ternyata luas danau Singkarak bisa meluas lagi lho seiring dengan pergeseran lempeng bumi. Percaya atau nggak, dulu luas danau ini cuma 3 km lalu meluas hingga 23 km saat ini. 

via instagram.com/moncangelina 

via dolandolen.com 

Nah, mumpung kamu lagi di Danau Singkarak, jangan cuma berburu foto aja, tapi cobain juga naik perahu untuk memancing satu dari 19 jenis ikan yang tersedia di Danau Singkarak. 

via akuntansi.fekon.unand.ac.id

Dari Danau Singkarak sekarang kita menuju ke Danau Kembar. Kayaknya Tuhan suka banget sama Danau Kembar ini jadi Beliau bikin dua danau sekaligus yang sama indahnya. Kalo dari atas, danau Kembar yang terdiri dari Danau Diatas dan Danau Dibawah ini keliatannya sama aja luasnya, sampe para warga ketuker menyebut nama danau ini. Danau yang lebih tinggi justru disebut dengan nama Danau Dibawah, sebaliknya danau yang lebih rendah dinamai danau Diatas. 

via turisma.co.id

Melihat keindahan dua danau yang terpisah 300 meter ini paling enak dari Taman Panorama. Dari bale-bale kamu bisa melihat panorama Danau Kembar yang mirip dengan danau-danau di luar negeri. Liat aja barisan pohon cemara, hutan pinus, dan padang hijau yang menghampar di tepi Danau Kembar mirip banget sama pemandangan di Skandinavia.

via echopedian.blogspot.co.id

via telusurindonesia.com 

via aimizumizu.blogspot.co.id

via twitter.com/infopadang_

 

Detail Informasi

Lokasi: Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar (Danau Maninjau), Kabupaten Tanah Datar & Solok (Danau Singkarak ), Kabupaten Solok (Danau Kembar) 

Rute: Untuk mengunjungi danau Kembar kamu bisa mencapai Bukittinggi lalu menuju Padang Panjang, Ombilin, Solok, Koto Baru, Talang , Simpang Lubuk Selasih, Batang Barus, Aie Batumbuk hingga akhirnya sampai di Danau Diatas & Danau Dibawah. Sedangkan untuk menuju Danau Singkarak kamu bisa melalui rute yang sama menuju Ombilin lalu langsung menuju danau Singkarak. Berbeda dengan kedua danau di atas, untuk mencapai Danau Maninjau dari Bukittinggi kamu bisa melewati Jorong Panta, Matur, hingga kelok 44. 

Harga Tiket: Rp. 2000,00 untuk danau Kembar dan gratis untuk Danau Maninjau dan Danau Singkarak

 

12. JANJANG SARIBU: MENAPAKI 1.000 ANAK TANGGA DI TEMBOK CINA-NYA INDONESIA

Kalo kamu ambisius banget  pengen mencapai puncak Tembok Cina yang sepanjang 5.500 mil tapi stamina kamu berkehendak sebaliknya, mending kamu ke Janjang Saribu aja. Dibandingkan Tembok Cina, panjang Janjang Saribu cuma sekiloan dari anak tangga pertama hingga ke puncaknya. 

via cahayapurnamatraveltour.com

via lihat.co.id

via lihat.co.id

Sesuai namanya, Janjang Saribu ini emang disinyalir mempunyai panjang 1.000 langkah. Ya lumayan lah buat kamu yang lagi diet, itung-itung buang kalori dengan menyusuri Janjang Saribu. Toh naik tangga 1.000 langkah itu nggak seberapa dibanding 10.000 langkah yang dianjurkan Vicky Burki untuk mencegah osteoporosis. 

via instagram.com/dinaafrianilubis 

via instagram.com/yanijum   

via beritasumbar.com  

Kelelahan selama menyusuri Janjang Saribu seketika terbayarkan begitu kamu nyampe puncak dan melihat pemandangan Ngarai Sianok yang lebih luas. Sambil menghirup udara segar Ngarai Sianok, silakan kamu istirahat sebentar dan menyimpan tenaga buat turun ke bawah. 

via lihat.co.id

via instagram.com/gian_mann 

 

Detail Informasi

Lokasi: Kayu Kubu, Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumbar

Rute: Dari kota Padang kamu bisa menuju Bukittinggi dengan angkutan umum. Sampai di Bukittinggi, kamu bisa menemukan banyak kendaraan umum yang langsung menuju Ngarai Sianok.

Harga Tiket: gratis dengan biaya parkir Rp.2.000,00 (motor) dan Rp.5.000,00 (mobil)

 

12. MENGUSIR GALAU DI LEMBAH HARAU 

Pernah ingat Paradise Falls, tempat impian Carl dan Ellie di film animasi Up? Kita sih curiga kalo Paradise Falls ini terinspirasi dari keindahan Lembah Harau di Padang. Sejauh mata memandang kamu bakal ngeliat sawah hijau, tebing-tebing tinggi yang ditumbuhi pepohonan asri, juga lima buah air terjun atau sarasah yang mengalir deras. 

via instagram.com/pasaharau 

via lihat.co.id

via daftartempat.com

Biar nggak nanggung-nanggung nikmatin Lembah Harau, kamu bisa menginap di resort-resort terdekat, di mana kamu bisa berayun nikmat dalam balutan hammock sambil baca buku dan mendengarkan suara air terjun yang bikin inner peace kamu balik lagi. 

via instagram.com/sjoerdbracke 

via instagram.com/indrassakti 

Seperti yang kita udah bahas sebelumnya, sarasah atau air terjun di Lembah Harau ini ada lima macem, yaitu Sarasa Murai, Air Terjun Akar Berayun, Sarasa Bunta, dan Sarasa Luluih. Kalo udah main air di bawah pancuran sarasa-sarasa itu jiwa kamu serasa terlahir kembali dan dosa-dosa kamu serasa luntur bersama air. 

via lihat.co.id

via instagram.com/indrassakti 

Berwisata ke Lembah Harau ini bener-bener paket lengkap karena selain dapetin kesempatan buat mandi di air terjun, kamu juga bisa menyambangi rumah gadang di tengah lembah berkabut dan juga menyusuri sungai-sungai kecil Harau. Apalagi cuaca di Lembah Harau terkenal sejuk dan mendung-mendung syahdu, bikin kamu betah berlama-lama di sini hingga lupa waktu, jalan pulang dan lupa apa yang lagi kamu galauin. 

via lihat.co.id

via instagram.com/pasaharau 

via instagram.com/tortoorr 

via instagram.com/niningarry 

 

Detail Informasi 

Lokasi: Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar

Rute: Dari bandara Minangkabau, kamu bisa melewati Bukittinggi, lalu menuju kota Payakumbuh. Sampai di Payakumbuh kamu bisa menuju jalan Sudirman untuk mencapai Lembah Harau. 

Harga Tiket: Rp.3.000,00 (anak-anak) dan Rp.5.000,00 (dewasa)

 

13. RASAKAN DETIK-DETIK KELAM MENCEKAM DI LOBANG JEPANG 

Ini dia nih lokasi yang paling pas buat kamu pecinta acara uji nyali ataupun uka-uka di masa lampau. Daripada pergi ke rumah hantu di pasar malam yang setannya cuma pake sepre doang, lebih greget lagi kalo kamu pergi ke Lobang Jepang sendirian! 

via sengpaku.blogspot.co.id

Tuh kan baru masuk gerbangnya aja, air seni udah netes. Makanya kita saranin kamu kesininya bareng temen-temen. Karena selain emang tempatnya serem, jalanan di dalam lobang Jepang ini sangat menantang. Kamu harus naik tangga untuk mengunjungi markas para tentara Jepang di masa lampau ini sambil merasakan hawa-hawa dingin di sekeliling kamu, hiiiyyy!

via travel.kompas.com 

via travel.kompas.com 

Walaupun Lobang Jepang ini kebanyakan terdiri dari lorong-lorong, tapi kamu bisa ngeliat berbagai macam ruang yang diperuntukkan untuk penjara hingga ruang amunisi. Konon kabarnya penjara ini di masa lampau jadi saksi bisu penyiksaan dan kuburan masal. 

via travel.kompas.com 

via sengpaku.blogspot.co.id

Mengingat Lobang Jepang ini penuh dengan hawa mistis, kita saranin kamu supaya nggak banyak becanda begitu udah masuk ke Lobang Jepang. Kan nggak seru kalo kamu nyasar di sini dan pas nyampe udah di alam lain. 

via sengpaku.blogspot.co.id

Tapi biarpun nyeremin, Lobang Jepang ini ternyata bisa nyambungin kamu dengan kesegaran Ngarai Sianok di luar sana. Bahkan kalo lorong-lorong rahasia di lobang Jepang ini dibuka, kamu bisa menyusuri lorong itu dan sampai di Jam Gadang. Cuma pertanyaannya sekarang, kamu berani nggak? 

via hipwee.com 

 

Detail Informasi

Lokasi: Jl. Panorama, Bukit Cangang Kayu Ramang, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumbar

Rute: Dari kota Padang kamu bisa menuju Bukittinggi dengan angkutan umum. Sampai di Bukittinggi, kamu bisa menemukan banyak kendaraan umum yang langsung menuju kawasan Ngarai Sianok.

Harga Tiket: Rp. 5.000,00 (anak-anak) dan Rp.8.000,00 (dewasa)

 

14. KEINDAHAN PULAU PASUMPAHAN INI BIKIN KAMU BERSUMPAH BUAT DATENG LAGI 

Keindahan laut Indonesia ternyata nggak cuma milik pulau-pulau di Indonesia timur. Digadang-gadang sebagai Raja Ampatnya Sumatera Barat, Pulau Pasumpahan ini bakalan menjamu kamu dengan air laut berwarna biru jernih. Pokoknya begitu kapal kamu dari Teluk Bungus menepi ke pulau Pasumpahan, kamu bakalan langsung kegirangan layaknya Moana yang bertemu dengan Te Fiti. 

via lihat.co.id 

via klikhotel.com 

Tahan dulu antusiasme kamu, karena setelah menjejak di Pulau Pasumpahan, kamu bisa istirahat sebentar sambil rebahan di sun lounge atau sekalian aja gelar tenda buat menginap di pulau cantik ini. 

via lihat.co.id 

via lihat.co.id 

Gimana udah puas istirahatnya? Sekarang saatnya mengajak kaki kamu buat berpetualang lebih lanjut mendaki bukit Pasumpahan hingga ke puncaknya. Kalo kamu pergi bersama geng yang terpecah belah antara #AnakPantai dan #AnakGunung, di pulau Pasumpahan kamu bisa mengajak mereka mendaki bukit untuk melihat keindahan laut di bawah sana. 

via oheltersketer.com 

via ohelterskelter.com 

via ohelterskelter.com 

via ohelterskelter.com 

Nah kalo udah puas foto-foto di atas bukit, tinggal turun lagi aja ke pantai buat nyelupin kaki yang pegal-pegal karena hasil mendaki atau beristirahat ditemani angin dari lambaian pohon-pohon kelapa. 

via oheltersketer.com 

via ohelterskelter.com 

 

Detail Informasi 

Lokasi: Kecamatan Bungus, Teluk Kabung, Sumatera Barat 

Rute: Kamu bisa mengunjungi pantai-pantai di Kecamatan Bungus untuk mencapai pulau Pasumpahan atau mengunjungi Sei Pisang yang terletak 20 km dari kota Padang. Sampai di Sei Pisang kamu bisa sewa perahu menuju pulau Pasumpahan.

Harga: Rp.15.000,00 (tiket masuk pulau) ditambah transportasi sebesar Rp.35.000,000-Rp.55.000,00 per orang pulang pergi (sewa perahu nelayan dari pulau Sei Pisang) 

 

15. BERFOTO KEKINIAN DI ATAS KETINGGIAN BUKIT BENDERA

Nggak mau kalah sama Kalibiru di Jogja, Sumatera Barat juga punya Bukit Bendera. Cuma dengan menukarkan selembar Pangeran Antasari kamu bisa menelusuri Bukit Bendera nan asri ini. 

via jelajahsumbar.com  

Dari pintu masuk sampai ke atas bukit, ada 15 tanjakan yang harus dilalui sekitar 15-30 menit mendaki. Biar nggak gempor-gempor amat mendaki, Bukit Bendera menyediakan 15 papan tanda puncak berisi petuah-petuah yang kalo dibaca antara bikin semangat atau bikin kzl. 

via jelajahsumbar.com 

Sesuai namanya, Bukit Bendera ini emang menampilkan sang saka merah putih di puncaknya. Konon katanya bukit ini dahulu dipakai sebagai TKP pengintaian musuh. Apabila musuh datang menyerang, maka para pejuang akan menurunkan bendera sebagai kode bahaya. 

via jelajahsumbar.com 

Dibandingkan Kalibiru di Jogja, Bukit Bendera ini relatif lebih sepi jadi kamu nggak perlu ngantri berjam-jam kalo mau foto-foto di rumah pohonnya atau duduk malas di bangku santai. Tapi kalo mau naik ke rumah pohonnya, kita saranin nggak langsung rame-rame karena Bukit Bendera ini hanya mampu menampung maksimal lima orang saja.  

via instagram.com/karinasaraswati07 

via instagram.com/muhammad_irvan_j 

via ecoyouthtoyota.id

 

Detail Informasi

Lokasi: Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar
Rute: dari kota Padang kamu bisa menuju Pertigaan Pasar Baru, lalu ambil kiri ke arah Bayang. 

10 KM dari pertigaan, kamu akan menemukan Bukit Bendera di kanan jalan. 

Tiket masuk: Rp.2.000,00 per orang.

 

17. AIR TERJUN NGUNGUN SAOK: SURGA TERSEMBUNYI YANG MASIH SUNYI

Satu lagi air terjun yang bikin kamu tertegun: Air Terjun Ngungun Saok. Layaknya perasaan yang tersembunyi di lubuk hati ini, Air Terjun Ngungun Saok tersembunyi dengan apik di Lubuak Minturun, Padang. 

via instagram.com/uwiwii 

via minangtourism.com   

via ngadem.com 

Karena Ngungun Saok ini masih sunyi dan belum terlalu terjamah insan-insan pertamasyaan Indonesia, wajar aja kalau kamu harus naik motor 3 KM dari tempat parkir dan jalan kaki sejauh 200 meter untuk mencapai lokasi. Buat kamu yang bener-bener pecinta alam kamu pasti bakalan tertantang sama medan trekking menuju Ngungun Saok. Soalnya jalanannya licin, berbatu, dan tertutup akar-akar pohon. 

via aimizumizu.blogspot.co.id 

via aimizumizu.blogspot.co.id 

Ketika kamu terlalu lelah trekking dan ingin menyerah saja, percaya lah kalau suara sayup gemericik air terjun di sana bakal bikin kamu semangat buat mencapai Air Terjun Ngungun Saok. Sebagai hadiah akan kegigihan kamu, kamu bisa mengeksplor banyak aktivitas di Ngungun Saok, mulai dari berenang, berendam, sampai loncat dari ketinggian tebing. 

via aimizumizu.blogspot.co.id 

via ondehmandeh.com   

via instagram.com/athayaarrahma 

Karena tebing-tebing di air terjun Ngungun Saok ini segede-gede gedung, makanya jangan heran kalau kamu berasa kecil banget begitu berfoto di sekitar air terjun. Kalo kamu suka tantangan, kamu bisa mendaki tebing-tebing yang lebih rendah dengan sudut kemiringan hampir 90 derajat. 

via instagram.com/sammyiqbar 

Biarpun kamu sudah berenang di air terjun Ngungun Saok, tapi Ngungun Saok yang sebenarnya ada di balik dua batu besar yang mengapit. Sesuai namanya, ‘Ngungun Saok’ ini berarti ‘tertutup’. Untuk menguak tabir Ngungun Saok ini kamu perlu memanjat tebing atau merayap di dinding tebing. Jadi kalau kamu ingin benar-benar pergi ke dalam sana, siapkan stamina dan mental kamu ya. 

via instagram.com/rayes_susan 

via ondehmandeh.com  

via instagram.com/sandiwarisman   

 

Detail Informasi

Lokasi: Lubuk Minturun, Koto Tangah, Kota Padang 

Rute: Dari pusat kota Padang kamu hanya perlu mencapai Simpang Tiga Lubuak Minturun. Setelah lima menit perjalanan, kamu akan sampai di posko pemuda Air Terjun Ngungun Saok untuk mulai trekking
Tiket: Rp.5.000,00 per orang dengan biaya parkir Rp.3000,00

 

Ya, kita tahu setelah mengupas satu-satu 17 objek wisata super nendang di atas, kamu makin kebingungan nyusun itinerary buat bertandang ke Padang, masalahnya semuanya keren-keren. Nggak cukup kalo cuma dijabanin sehari dua harian doang. So, segera ambil cuti sebanyak-banyaknya dan buktikan sendiri keindahan 17 objek wisata yang pastinya bikin kamu tercengang ini! 


editor
Editor Widya Arifianti
Terlahir dengan nama Widya Arifianti, tapi punya empat varian nama panggilan. Mantan copywriter yang kini malah jadi kepowriter. Bercita-cita menjadi scriptwiter, tetapi apa daya hanya mampu jadi skipwriter. Lebih sering main-main, tapi kadang bisa serius

Rekomendasi Kami

Dapatkan inspirasi jalan-jalan di Indonesia ke e-mail Kamu

Kamu akan mendapatkan ide jalan-jalan di Indonesia dengan berlangganan newsletter kami.