Jangan Gusar! Ini 17 Tempat Wisata Paling Asik di Sekitar Makassar


Sulawesi Selatan - Sport & Adventure - 582 Hits

Makassar yang merupakan Ibu Kota provinsi Sulawest Selatan ini kaya banget dengan tempat wisata; mulai dari tempat wisata alam, budaya, sejarah, dan bahari. Daerah-daerah di sekitar Makassar juga gak kalah asik untuk kamu jelajahi saat liburan. Tempat wisata apa aja sih yang paling keren untuk dikunjungi di Makassar dan sekitarnya? Langsung aja yuk baca rangkuman yang udah dibuat Tamasyeah berikut ini.

 

1. CELEBES CANYON, ‘GRAND CANYON’-NYA SULAWESI SELATAN

Salah satu destinasi wisata yang lagi up and coming banget di Sulawesi Selatan ini baru mulai populer sekitar setahun lalu, Celebes Canyon yang letaknya di Kabupaten Barru ini mendapatkan namanya karena kemiripannya dengan Grand Canyon di Amerika sana.

via piknikasik.com

via americanindonesian.com

Tempat wisata yang berada di aliran Sungai Ule ini menarik perhatian wisatawan dan pencinta alam karena keindahan pemandangan alaminya. Susunan baru karst yang tersusun secara acak, ditambah dengan sejuknya air jernih di antara bebatuan tersebut merupakan daya tarik tersendiri.

via Instagram.com/yuliandrianii

via Instagram.com/elzaliana

via Instagram.com/adjhye

Bentuk bebatuan karst di Celebes Canyon terlihat seperti dipahat manusia, padahal bebatuan ini terbentuk secara alami. Uniknya susunan batu-batu ini menjadikan Celebes Canyon tempat yang asik banget buat hunting foto. 

via Instagram.com/anggamsyahputra

via Instagram.com/muhammadmuzammil

Kabupaten Barru memang letaknya cukup jauh dari Kota Makassar, kurang lebih 100 kilometer atau 1.5 jam perjalanan dari tengah-tengah kota. Nevertheless, Celebes Canyon tetep worth it banget buat dikunjungi apalagi dengan kondisi Celebes Canyon yang masih alami dan asri banget.

via Instagram.com/andirisal001

via Instagram.com/mhaedir_ali

via travel.detik.com

 

Detail Informasi:

Alamat: Dusun Watu, Desa Libureng, Kec. Tanete Riaja, Kab. Barru

Rute: Dari kota Makassar, kamu bisa langsung menggunakan kendaraan pribadi menyusuri jalan poros Makassar Pare-Pare. Setelah memasuki Kabupaten Barru, akan ada lampu merah di pertigaan yang di sisi kanannya ada tugu. Belok kanan di pertigaan ini menuju Kabupaten Soppeng. Setelah menemui rel kereta api, lurus terus dengan rute Pekkae, lalu Tampung Cinae, dan lanjut ke rute Watu. Dari situ tinggal ngikutin papan pentunjuk untuk menuju Celebes Canyon.

Harga Tiket: Rp. 2.500,00

Harga Parkir: Rp. 5.000,00

 

2. KAWASAN ADAT AMMATOA: BERWISATA SEKALIGUS BELAJAR BUDAYA

Buat kamu yang pengen mengunjungi tempat wisata bukan cuma sekedar buat foto-foto, bisa coba dateng ke Kawasan Adat Ammatoa. Di tempat wisata budaya yang satu ini, kamu bisa belajar dan hidup layaknya Suku Kajang yang tinggal di pedalaman Kabupaten Bulukumba.

via rachmatalamsyah.com

Meskipun kamu cuma pengunjung, kamu tetep harus ngikutin aturan adat yang berlaku di sini ya. But this is where the fun is! Kamu pun bisa sekilas merasakan gimana menjadi bagian dari Suku Kajang, contohnya harus jalan kaki atau menunggangi kuda dan bukan memakai kendaraan bermotor kayak yang kamu biasa gunakan. 

via rachmatalamsyah.com

via travel.kompas.com

Di sini juga kamu bisa mengamati keunikan budaya Suku Kajang. Contohnya, masyarakat di sini pakaiannya serba hitam (anyway kamu juga harus pake baju serba hitam kalau kesini!) Menurut mereka, pakaian serba hitam ini merefleksikan kesederhanaan, kesamaan dan kesetaraan seluruh masyarakatnya. 

via Instagram.com/dngrate

via rachmatalamsyah.com

via Instagram.com/anak_poltekparmks

Bangunan rumah di Kawasan Adat Ammatoa juga cukup unik. Untuk menjunjung kesetaraan, semua bangunan rumah di kawasan ini model, ukuran, warna dan bahan bangunannya seragam. Menariknya lagi, semua pemukiman warga mengarah menghadap kiblat atau barat. 

via mongabay.co.id

via mongabay.com

Kawasan Adat Ammatoa adalah kawasan yang cukup terisolir. Karena itulah juga, sangat sulit menemukan warga desa yang bisa berbahasa Indonesia. Tapi justru di situlah keseruannya mengunjungi desa ini!

via Instagram.com/amy.2day

via Instagram.com/riaaa_zain

via Instagram.com/dngrate

 

Detail Informasi:

Alamat: Tanah Toa, Kajang, Kabupaten Bulukumba

Rute: Menggunakan angkutan umum dari kota Makassar, kalian bisa berangkat dari Terminal Mallengkeri. Menggunakan kendaraan pribadi, baik roda empat ataupun roda dua, kalian harus melewati Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba, dengan jarak tempuh sekitar 200 km atau perjalanan kurang lebih 5 jam dari kota Makassar. Dari ibukota Bulukumba, kamu yang ingin naik angkutan umum bisa naik pete-pete menuju Tana Toa, tapi angkutan ini hanya beroperasi dari pagi sampai siang ya.

 

3. JELAJAHI BERBAGAI PESONA ALAM DI TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG-BULUSARAUNG

Taman Nasional yang luasnya lebih dari 43 ribu hektar ini, yang biasa disingkat TN Babul, berada di dalam wilayah Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Taman nasional yang ditunjuk sebagai kawasan konservasi ini kerap menjadi target wisata turis dari penjuru negara karena banyak keunikan alam yang ada di dalamnya. 

via smeaker.com

Terdapat di dalam TN Babul adalah Rammang-Rammang, sebuah kawasan di area pegunungan karst (kapur) Maros Pangkep yang terletak di Desa Salenrang. Pegunungan Maros Pangkep sendiri adalah kawasan gugusan karst terluas kedua di dunia setelah kawasan karst di Cina.

via sodventure.blogspot.co.id

via topindonesiaholidays.com

via instagram.com/gypsyandthepostcard

Menyusuri dan menjelajah Rammang-Rammang bisa kamu lakukan dengan dua cara, dengan menyusuri sungai menggunakan perahu, atau dengan berjalan kaki. 

via sulawesitourguide.com

via xplorea.com

via Instagram.com/miwafajri

Untuk kamu yang memilih melewati jalan air, dengan membayar tarif Rp. 150,000-Rp. 200,000 per perahu, kamu bisa menyusuri sungai dengan jajaran karst di kanan dan kiri, dengan pemandangan pohon bakau yang bener-bener breathtaking.

via makassar.tribunnews.com

via Instagram.com/dimas_djati

via instagram.com/prayudaaruman

Buat kamu yang mau lewat jalan darat, sebaiknya ditemani oleh pemandu ya, biar gak kesasar. Di beberapa spot belum ada akses jalan yang baik untuk menyusuri Rammang-Rammang. Rute jalan darat menyusuri Rammang-Rammang adalah dari pematang sawah, kemudian ke karst, bukit kecil dan berakhir di kampung Berua. 

via Instagram.com/fatur.irnas

via Instagram.com/angrayuda3192

Tersembunyi di balik dan di antara bukit-bukit kapur di Rammang-Rammang, kamu bisa menemukan tangga-tangga yang terbuat dari batu. Ikuti tangga-tangga tersebut, dan kamu bisa menemukan dirimu di salah satu dari 268 situs goa prasejarah yang ada di Maros Pangkep.

via travel.detik.com

via wego.co.id

via weecak.com

Selain Rammang-Rammang, TN Babul juga terkenal karena kekayaan jenis kupu-kupunya, jadi sering disebut “The Kingdom of Butterfly”. Tercatat ada lebih dari 250 jenis kupu-kupu yang hidup di kawasan taman nasional ini. Kupu-kupu berterbangan banyak dijumpai saat menyusuri TN Babul. 

via tantular.com

via Insanjabal.blogspot.com

via southcelebes.wordpress.com

Ada juga obyek wisata Air Terjun Bantimurung Maros di sisi selatan TN Babul. Air terjun setinggi 30 meter ini digemari banyak orang karena landainya bebatuan dibawahnya dan hantaman air-nya yang halus. Berdiri dibawah air terjun ini jadi aman dan gak sakit, dan pijatan air terjun ini nyaman banget.

via sukodok.deviantart.com

Kamu juga bisa berselancar menggunakan ban dari atas air terjun ke kolam di bawahnya. Air terjun ini dapat diakses dengan menyusuri pinggiran tebing gunung melewati tangga-tangga batu sekitar 100 meter panjangnya. 

via travel.detik.com

via kompasiana.com

Belok sedikit dari Air Terjun Bantimurung dan kamu bakal nemuin tangga setinggi 10 meter yang akan menuntun kamu ke dua buah goa yaitu Goa Batu dan Goa Mimpi. Di kedua goa ini, kamu bisa melihat stalaktit dan stalakmit yang tersusun acak, menciptakan panorama yang menarik. 

via instagram.com/ariemeyfang

via langyaw.com

Di TN Babul juga ada satu lagi tempat wisata yang walaupun gak sepopuler yang udah disebutin di atas, gak kalah menarik loh. Leang Leang, sebuah situs peninggalan prasejarah, duduk beberapa kilometer dari pintu utama TN Babul.

via instagram.com/ekoandik

Mengapa situs prasejarah karena di Leang Leang terdapat goa yang dulunya merupakan tempat tinggal dan lokasi ritual keagamaan manusia prasejarah. Sebagai bukti dari kehidupan mereka di Leang Leang, banyak ditinggalkan jejak dalam bentuk gambar-gambar  dan cetakan tangan di dinding dan di sekitar goa.

 

Detail Informasi:

Rate: Rp. 150.000,00–Rp. 500.000,00/malam untuk hotel ± 25 km dari TN Babul

Alamat: Jl. Poros Maros-Bone Km. 12, Bantimurung, Maros

Kontak:  (021) 411 3880252/tn.babul@gmail.com

Rute: Dengan kendaraan pribadi, kamu harus naik jalan Tol Reformasi, dan ambil exit menuju jalan Tol Insinyur Sutami. Dari situ ambil exit menuju jalan Poros Barru – Makassar. Lalu belok kanan ke Jalan Andi Pangerang Pettarani, dan menuju jalan Poros Maros – Soppeng.

Kalau dari Bandara, TN Babul kamu harus naik bus Damri sampai jalan raya luar bandara, yang jaraknya sekitar 3 kilometer dan biayanya Rp. 25.000,00. Dari sana, kamu bisa memilih untuk naik ojeg ke TN Babul, yang biayanya sekitar Rp. 75.000,00, atau naik pete-pete.

Dengan transportasi umum pete-pete, kamu bisa naik pete-pete tujuan Terminal Daya yang biayanya sekitar Rp. 5.000,00. Turun di Pasar Sentral Maros, lalu lanjut naik pete-pete sampai area parkir TN Babul, yang biayanya sekitar Rp. 10.000,00.

Harga Tiket: TN Babul – Rp. 25.000,00/orang untuk masuk TN Babul

Air Terjun Bantimurung – Rp. 10.000,00/orang

Harga Parkir: Rp. 2.000,00

Tarif: Rp. 150.000,00–Rp. 200.000,00 untuk sewa perahu untuk menyurusuri TN Babul

Rp. 5.000,00—Rp. 10.000,00 untuk sewa ban di Air Terjun Bantimurung

 

4. UJI ADRENALIN DAN STAMINA KAMU DI GUNUNG BULUSARAUNG & GUNUNG BAWAKARAENG

Kamu pendaki gunung yang pengen menguji adrenalinmu di Makassar? Ada dua gunung dekat kota ini yang siap nantang kamu; Gunung Bulusaraung dan Gunung Bawakaraeng.

via dolandolen.com

via ardiyanta.com

via awalinfo.blogspot.co.id

Dengan tinggi puncak sekitar 1.353 meter di atas permukaan laut, Gunung Bulusaurung yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaurung (TN Babul) adalah gunung yang lebih ‘jinak’ di antara keduanya.  

via bsfm.maroskab.go.id

Buat pendaki pemula, atau yang ingin merasakan mendaki gunung dengan durasi yang singkat dan gak terlalu menguras tenaga, bisa mencoba mendaki Gunung Bulusaurung. Pendakian yang terdiri dari sepuluh pos ini memiliki track yang gak terlalu ekstrim dan bagian-bagian yang terjal pun relatif pendek.

via ardiyanta.com

via ardiyanta.com

Meskipun Gunung Bulusaurung gak terlalu tinggi dibanding gunung lain, pemandangan di puncak gunung ini gak kalah indah. Dari puncak, terlihat jajaran pegunungan kapur Maros Pangkep dan monyet-monyet liar yang berkeliaran di puncak-puncak pohon di kawasan tersebut.

via Instagram.com/magfurtahir

via Instagram.com/msalfredo

Untuk yang mencari pengalaman mendaki yang lebih menantang, bisa memilih untuk mendaki Gunung Bawakaraeng. Gunung yang merupakan sumber penyimpan air untuk Kota Makassar ini berdiri 2.845 meter di atas permukaan laut, dan merupakan gunung tertinggi kelima di Sulawesi Selatan.

via taufiqr.it.student.pens.ac.id

via Instagram.com/a.rhyzky

Bawakaraeng lebih menantang dari Gunung Bulusaraung karena jalur menuju puncaknya yang terdiri dari bukit-bukit. Untuk mencapai ke puncak, kamu harus melewati 2 bukit dan 10 pos pendakian. Biasanya diperlukan waktu satu malam penuh untuk berhasil mendaki sampai puncak gunung. 

via latimojong.wordpress.com

via gurila405.blogspot.co.id

via mapalapmkunm.wordpress.com

Pesona alam Gunung Bawakaraeng bisa bikin satu malam itu gak kerasa loh. Berbagai jenis tanaman dan bunga-bunga, pepohonan lebat dan sungai-sungai kecil yang mengiringi pendakian kamu bener-bener paket pemandangan yang bikin sejuk mata.

via Instagram.com/alfiansyahondonk15

via Instagram.com/wahyusaputra8341

via Instagram.com/ahmadharry

Jangan lupa mengambil foto saat kamu sampai di puncak gunung, buat bukti kalo kamu berhasil mendaki trek yang susah untuk mencapai puncak Bawakaraeng.  

via Instagram.com/muhammadreza2533

via Instagram.com/jltgvia

via Instagram.com/willyardan

 

Detail Informasi:

Rute: Gunung Bulusaurung—awal pendakian gunung ini bisa dicapai menggunakan kendaraan pribadi dari Makassar melewati Maros dan masuk ke daerah Pangkep. Di pintu masuk Tonasa 1, belok kiri menuju kecamatan Balocci. Dari kecamatan Balocci langsung menuju Desa Tompobulu untuk memarkir kendaraan. 

Gunung Bawakaraeng—untuk mencapai Desa Iembanna, pemberhentian terakhir sebelum pendakian dimulai, kalian bisa menaiki kendaraan pribadi dari Makassar. Ambil jalan Hertasning menuju Malino, dan belok kanan setelah memasuki jalan Poros Malino menuju kecamatan Parigi. 

Menggunakan kendaraan umum, kamu bisa naik pete-pete dari Makassar ke Terminal Sungguminasa dengan tarif Rp. 3.000,00 per orang. Dari Terminal Sungguminasa lanjut naik pete-pete berwarna merah menuju Malino sampai di Kampung Beru. Kemudian, lanjut naik angkutan pedesaan jurusan Malino sampai Desa Iembanna dengan tarif Rp. 3.000,00 juga per orang.

Harga Tiket: Gunung Bulusaurung—Rp. 8.000,00, Gunung Bawakaraeng—Rp. 2.000,00

 

5. NIKMATI KEINDAHAN PEMANDANGAN ALAMI DI DANAU TANRALILI

Gak jauh-jauh dari Gunung Bawakaraeng, tepatnya di kaki gunung tersebut, ada tempat wisata yang gak kalah asik buat dikunjungi; Danau Tanralili. Danau ini bisa dijangkau dengan trekking selama 3 jam dari Desa Lengkese. Desa Lengkese sendiri bisa dijangkau dengan kendaraan mobil atau sepeda motor dari Makassar.

via jjsmakassar.blogspot.co.id

Perjalanan menuju Danau Tanralili gak kalah asik sama tujuannya sendiri. Di jalan menuju Desa Lengkese kamu bakal ngelewatin Air Terjun Takapala, air terjun dengan ketinggian 100 meter yang dikelilingi kabut. 

via hellomakassar.com

Dua puluh menit dari Air Terjun Takapala menuju Danau Tanralili, kamu bakal ngelewatin satu air terjun lagi yaitu Air Terjun Ketemu Jodoh. Hehe, lucu ya namanya. Konon, seorang bangsawan bernama Karaeng yang pertama menemukan air terjun itu melihat seorang lelaki sedang mengucapkan ikhtiar karena belom kunjung bertemu jodohnya yang kemudian dipertemukan dengan wanita yang kelak menjadi istrinya. Buat yang jomblo, ada yang mau  nyoba hal yang sama di sini?

via instagram.com/traveldollar

Sampai di Danau Tanralili, kamu akan disambut oleh susunan-susunan batu-batu besar dan pemandangan lembah yang luar biasa indahnya. Danau yang luasnya 2 hektar ini sering dikenal sebagai Lembah Loe karena memang lokasinya yang dikelilingi tebing-tebing tinggi.  Pemandangan Danau Tanralili ditengah-tengah lembah dan jajaran pohon-pohon pinus ini indah banget.

via instagram.com/kalengkosong_

via instagram.com/accang_97

Di pinggiran danau ini, banyak terlihat tenda-tenda, apalagi selama masa-masa liburan. Pendaki-pendaki Gunung Bawakaraeng memang suka istirahat disini sebelum harus melanjutkan perjalanan naik gunung. Kamu yang gak mau naik Gunung Bawakaraeng tetep bisa juga nyoba camping di danau ini, itung-itung detox dari hiruk pikuknya kehidupan kota.

via ardiyanta.com

via Instagram.com/enallongga

 

Detail Informasi:

Rute: Untuk mencapai Danau Tanralili, kalian bisa menaiki kendaraan pribadi dari Makassar menuju Malino, lewat Jalan Hertasning. Setelah memasuki Jalan Poros Malino, belok kanan di depan pasar menuju kecamatan Parigi. Dari Air Terjun Takapala atau Air Terjun Ketemu Jodoh, lurus lewat pintu masuk air terjun untuk menuju Desa Lengkese.

Umumnya penunjung menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai Danau Tanralili, tapi untuk yang ingin menggunakan kendaraan umum bisa naik angkot merah dari kota Makassar menuju Malino dengan biaya Rp. 20.000,00, tapi tetep lanjut ke Desa Lengkese dengan meng-charter mobil atau menyewa ojek untuk sampai di Desa Lengkese.

Perjalanan dari Desa Lengkese dilanjutkan dengan trekking selama 3 jam perjalanan. Jangan khawatir tersesat, banyak petunjuk arah yang akan memandu kalian ke Danau Tanralili, kok!

Harga Tiket: Rp. 5.000,00 untuk registrasi di Desa Lengkese

Harga Parkir: Rp. 5.000,00 untuk memarkir kendaraan di Desa Lengkese

 

6. PULAU SAMALONA: PULAU KECIL EKSOTIS DENGAN WI-FI KENCENG! 

Indonesia sebagai negara kepulauan penuh dengan jajaran pulau-pulau berpantai indah nan eksotis. Salah satu pulau indah tersebut adalah Pulau Samalona, yang terletak sekitar 2 km dari dermaga Kota Makassar. Berpasir putih dan memiliki pemandangan bawah laut yang menarik, gak heran Pulau Samalona jadi tujuan wisata yang populer tiap tahunnya.

via Instagram.com/sinandojuntak

via cumilebay.com

via indonesiakaya.com

Kamu bisa lakuin banyak hal di pulau ini. Buat yang kepengen snorkeling & diving, bagian utara Pulau Samalona siap memenuhi kebutuhan kamu.

via muhammadandri21.blogspot.com

via makassardiving.blogspot.co.id

Buat yang sekedar pengen berenang atau santai-santai di pinggir pantai, kamu bisa ke bagian timur pulau ini yang pantainya gak terlalu banyak karang.

via kakiperantau.blogspot.com

via vitamasli.com

Fasilitas di Pulau Samalona bisa dibilang cukup lengkap. Penginapan disediakan di pulau ini, karena penduduk banyak yang menyewakan rumahnya untuk wisatawan. Tempat makan pun tersedia di pulau ini. Payung-payung warna-warni menghiasi pantai Pulau Samalona biar kamu gak kepanasan saat mau bersantai di pantai siang-siang.

via indonesiakaya.com

via khoirurosida.com

Yang bikin lebih asik lagi, meskipun letak pulau ini kesannya in the middle of nowhere banget, di pulau ini ada wi-fi! Jadi kamu tetep bisa update ke temen-temen lewat Instastories ala ala selebgram.

via Instagram.com/febrisyalfitri

via Instagram.com/sherlynoviskasandra

Uniknya, Pulau Samalona semakin menyusut tiap tahunnya. Pulau yang dulunya seluas 6,7 hektar ini kini hanya seluas 2,3 hektar. Bahkan, ada yang memperkirakan bahwa sekitar tahun 2020-an, pulau ini akan hilang. Jangan sampe kamu nyesel belum pernah kesini gengs, karena 2020 tinggal beberapa tahun lagi!

 

Detail Informasi:

Rate: Rp. 250.000,00—Rp. 500.000,00/malam untuk homestay

Harga: Rp. 30.000,00 untuk ikan kecil. Mayoritas penduduk Pulau Samalona memang bukan nelayan jadi harga ikan sedikit mahal.

Rute: Pulau Samalona bisa ditempuh dengan 20-30 menit perjalanan laut. Kamu bisa menyewa perahu nelayan dari Penyebrangan Kayu Bangkoa atau dari dermaga kapal nelayan di depan Benteng Fort Rotterdam.

Tarif: Rp. 300.000,00—Rp. 400.000,00 untuk sewa satu perahu pulang-pergi menuju dan dari Pulau Samalona

Rp. 30.000,00/set untuk sewa alat snorkeling

 

7. KUNJUNGI SURGA BAWAH AIR SAMBIL BERENANG BARENG HIU DI TAMAN NASIONAL TAKABONERATE

Matahari terang, pasir putih bersih dan air biru saking jernihnya ikan-ikan dan tumbuhan laut berwarna-warni di bawah air terlihat semua. Does this sound like heaven to you? Kalo iya, = Taman Nasional Takabonerate destinasi wisata yang pas buat kamu. Takabonerate merupakan taman laut yang terletak di Kabupaten Kepulauan Selayar.

via Indonesia.travel

via pesonaindo.com

via pariwisata.rakyatku.com

Awalnya sebuah gunung berapi, setelah meletus terciptalah tanah laut yang mempunyai kawasan atol (terumbu karang berbentuk cincin) ketiga terbesar di dunia. Di Takabonerate ini terdapat 15 buah pulau yang semuanya bisa dijelajahi. Takabonerate punya banyak banget spot untuk kamu menyelam dan snorkeling.

via id.wikipedia.org

via Instagram.com/travacello

Kalau kamu belom pernah nyoba menyelam atau snorkeling sebelumnya, jangan takut! Banyak bagian-bagian dimana airnya dangkal dan dasar lautnya rata tapi tetep dengan pemandangan terumbunya yang gak kalah indahnya.

via wisataku.id

Tapi, buat kamu yang emang udah experienced menyelam dan ingin menguji keterampilan kamu, Takabonerate juga penuh dengan diving spot yang terumbunya curam. Divers, jangan lupa membawa uang lebih untuk menyewa peralatan selam ya! Untuk satu set peralatan, kamu akan dikenakan kurang lebih Rp. 250,000.

via ayokeselayar.com

via sulawesi-selatan.com

Dengan visibilty air antara 80 sampai 100 persen, air di Takabonerate super jernih. Kamu pun bisa melihat berbagai macam ikan pari (eagle ray, manta ray) dan hiu berenang dan bermain-main di sekitar kamu. A little bit scary, but exciting right? Anakan hiu yang jinak ini bisa kamu kasih makan juga lho.

via mongabay.co.id

via Instagram.com/explorer_mks

Takabonerate dapat ditempuh dengan perjalanan selama sekitar 6 jam menggunakan kapal laut, atau sekitar 3 jam jika menggunakan kapal ferry.

via Instagram.com/ibupenyu

Paling tepat untuk berkunjung ke Takabonerate pada bulan April – Juni karena di bulan-bulan itu biasanya cuaca paling mendukung. Tapi, even better kalau kamu berkunjung sekitaran bulan November, karena biasanya di bulan inilah diadakannya Takabonerate Island Expedition, yaitu sebuah festival yang mencakup turnamen memancing, diving, snorkeling dan lomba fotografi yang menampilkan pagelaran kesenian rakyat. Di festival ini bahkan ada bazaar-bazaar kuliner khas Selayar.  

via banten.co

via triptrus.com

 

Detail Informasi:

Rate penginapan: Mulai dari Rp. 200.000,00/malam

Rute: Untuk mencapai Taka Bonerate, kalian harus pertama melakukan perjalan ke kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Dari Makassar kalian bisa naik pesawat terbang dari Bandara Hasanuddin menuju bandara H. Aeropala (Selayar).

Perjalanan ke Benteng juga bisa ditempuh naik bus umum dari Bandara Hasanuddin menuju terminal Bus Mallengkeri dengan biaya Rp. 125.000,00. Kemudian, lanjut naik bus AC dari terminal Mallengkeri menuju Pelabuhan Bira yang tiketnya Rp. 150.000,00 per orang. Dari Pelabuhan Bira kemudian menyebrang menggunakan kapal ferry selama 2 jam perjalanan ke Pelabuhan Pamatata, kemudian lanjut lagi ke kota Benteng.

Dari kota Benteng, kamu harus menggunakan mobil sewaan untuk mencapai Pelabuhan Pattumbukan. Dari pelabuhan, kamu bisa memilih untuk naik kapal kayu jolloro atau speed boat untuk mencapai Pulau Tinabo atau Jinato.

Harga Tiket: Rp. 2.500,00 untuk biaya registrasi, Rp. 60.000,00 untuk izin menyelam dan fotografi

Tarif: Rp. 250.000,00/set untuk sewa perlengkapan diving, Rp. 50.000,00/set untuk sewa alat snorkeling untuk 2 hari

 

8. TEMUKAN SURGA ALAM TERSEMBUNYI DI PANTAI APPALARANG

Kalau kamu kepengen wisata bahari yang agak beda dari biasanya, kamu bisa coba mengunjungi Pantai Appalarang. Pantai yang satu ini gak memiliki pesisir melainkan dikelilingi oleh hamparan tebing tinggi yang memberikan pemandangan yang berbeda dari pantai berpasir putih biasanya.

via beritamks.com

via Instagram.com/tasyrifindri

Pantai yang letaknya sekitar 40 km dari kota Bulukumba ini memang tujuan wisata yang terbilang baru. Tapi di sinilah daya tarik Appalarang, sejuknya udara yang berhembus, bunyi ombak membentur karang dan tebing, hutan liar yang belum dikelola, serta akses menuju pantai yang masih berbentuk tangga dan jembatan kayu, membuat pantai ini bagaikan sebuah surga tersembunyi. 

via insharee.com

Kalau kamu kesini, jangan lupa untuk foto-foto juga. Ada satu spot foto di atas tebing Pantai Appalarang yang bikin kamu terlihat seperti dikelilingi benteng tebing-tebing curam, yang terlihat makin apik dengan jernihnya air biru pantai ini. 

via Instagram.com/baso.rahman

via Instagram.com/ifeelum

via travelfauziamir.wordpress.com

Karena terbilang baru, fasilitas menuju dan di Pantai Appalarang memang kurang lengkap. Meskipun jarak pantai ini sebenarnya dekat dari Pantai Tanjung Bira yang lebih populer, akses jalan ke pantai ini masih sempit, berbatu dan berlubang. Banyak wisatawan yang memilih untuk menggunakan sepeda motor untuk mencapai pantai ini untuk alasan kemudahan.

via indonesianholic.com

 

Detail Informasi:

Rute: Untuk mencapai Pantai Appalarang, kamu bisa naik kendaraan pribadi atau menyewa mobil atau motor ke arah Tanjung Biru dari kota Makassar. Buat yang ingin menggunakan kendaraan umum kamu bisa naik bus menuju Terminal melengkeri, memilih bus jurusan Selayar, lalu berhenti dekat Tanjung Bira dan menyewa ojek.

Kurang lebih 5 kilometer sebelum memasuki Tanjung Bira, kamu akan bertemu dengan pertigaan jalan menuju ke SMKN 6 Perkapalan Bulukumba. Pilih belokan ke kiri melewati SMKN 6 Perkapalan Bulukumba, menuju gerbang Pantai Appalarang.

Pantai Appalarang juga bisa dicapai menggunakan angkutan umum antar daerah dari pusat ibukota Kabupaten Bulukumba dengan tarif antara Rp. 45.000,00-Rp. 50.000,00. Namun, rute ini memang gak direkomendasikan, karena angkot hanya sampai ke Desa Ara dan perjalanan harus dilanjutkan dengan jalan kaki yang jauh.

Harga Parkir: Rp. 20.000,00 untuk parkir mobil

 

9. LIBURAN SAMBIL LEYEH-LEYEH DI RESORT DI TANJUNG BIRA

Daerah Makassar dan sekitarnya emang punya banyak banget tempat wisata bahari yang masing-masing indah dan punya daya tariknya sendiri. Tanjung Bira, salah satu yang akhir-akhir ini populer banget, kerap dikunjungi wisatawan karena keindahannya yang bikin pantai ini worth it untuk dikunjungi meskipun jaraknya 200 km dari Kota Makassar.

via ksmtour.com

via piknikasik.com

via bookingflightticket.com

Tanjung Bira terkenal karena pasirnya yang menurut banyak orang kayak bedak bayi saking halus dan putihnya. Kalau diperhatiin, air di pantai ini juga unik karena keliatannya kesusun dari 3 warna karena tingkat kedalaman lautnya yang beberda-beda.

via Indonesia-tourism.com

via berangan.com

Pemandangan bawah laut di Tanjung Bira juga gak kalah sama pantai-pantai lain. Makanya, Tanjung Bira memang spot yang digermari buat yang suka diving dan snorkeling.

via marischkaprudence.blogspot.co.id

via Instagram.com/bunirfan

via indonesiakaya.com

Masalah fasilitas dan akomodasi gak usah khawatir. Di sini, banyak pilihan penginapan yang bisa kamu sesuain dengan dompet kamu. Salah satu yang paling terkenal adalah Amatoa Resort. Boleh banget kamu jadiin pilihan akomodasi buat kamu yang mau menikmati Tanjung Bira secara maksimal. 

via calonbankirgila.wordpress.com

via herandhisjourney.wordpress.com

via Instagram.com/catiahasan

via Instagram.com/fsyano

 

Detail Informasi:

Rate: Mulai dari Rp. 500.00,00 untuk penginapan di dekat Tanjung Bira.

Mulai dari Rp. 1.500.000,00/malam di Amatoa Resort

Alamat: Jl. Bonto Bahari, Desa Bira, Kec. Bonto Bahari, Kab. Bulukumba

Rute: Menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua ataupun roda empat, kalian harus mencapai kabupaten Bulukumba dulu dari tengah kota Makassar. Sampai Bulukumba lanjut ke arah Sapolohe, Tanah Beru, kemudian Tarampang, Bira, dan kamu akan sampai di Pantai Tanjung Bira.

Dengan kendaraan umum, Tanjung Bira bisa dicapai dengan pete-pete dari Terminal Bulukumba jurusan Bira, turun di Pantai Tanjung Bira. Bisa juga naik bus BRT Trans Mamminasata jurusan Bandara-Sungguminasa untuk turun di Terminal Malengkeri dengan biara Rp.40.000,00/orang, lalu lanjut naik bis jurusan Selayar dan turun di Pelabuhan Bira. Selanjutnya jalan kaki atau naik ojek ke Pantai Tanjung Bira. 

Harga Tiket: Rp. 10.000,00

Harga Parkir:  Rp. 5.000,00 untuk mobil

Tarif: Rp. 100.000,00 untuk bermain Banana Boat, Rp. 5.000,00 untuk sewa ban, Rp. 25.000,00/set untuk sewa alat snorkeling

 

10. PUAS SELFIE DI BENDUNGAN KAMPILI

Bendungan yang tujuannya dibangun untuk menahan laju aliran air, gak lazim jadi tempat wisata. Tapi bendungan yang satu ini selalu ramai dikungjungi wisatawan lokal dan mancanegara. Ternyata, Bendungan Kampili memiliki susunan-susunan batu layaknya Grand Canyon di Arizona, Amerika Serikat. 

via ksmtour.com

via anekawisatanusantara.blogspot.com

via instagram.com/linausmiatii

Di bendungan ini, bebatuan yang membentuk lekung-leukung alami dan sumur-sumur kecil berisi air berwarna hijau, membuat Bendungan Kampili spot yang bagus banget buat foto-foto. 

via twitter.com/makassar_guide

via anekawisatanusantara.blogspot.com

via Instagram.com/rheeyy_

Hati-hati, watch your step! Jangan sampe kamu kejeblos ya gengs karena jarak antar batu  lumayan jauh dan aliran air pun cukup deras.

via Instagram.com/gunawanbusman

Bendungan Kampili dapat dijangkau dengan perjalanan kira-kira 1 jam dari kota Makassar menggunakan kendaraan bermotor. Bendungan Kampili sebaiknya kamu kunjungi saat musim kemarau ya, ketika aliran air surut dan susunan-susunan batu-batu besar bendungan ini terekspos dengan jelas. 

via Instagram.com/ekarapatitanalepyy

via Indonesia.tripcanvas.co

 

Detail Informasi:

Alamat: Bontu Ranba, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa

Rute: Untuk mencapai Bendungan Kampili dari kota Makassar, kalian pertama harus menempuh perjalanan ke Kabupaten Gowa, yang bisa dilakukan menggunakan kendaraan pribadi. Setelah melewati jembatan kembar Sungguminasa Gowa, belok kiri menuju kampus IPDN lalu lurus terus untuk sampai ke Bendungan Kampili.

Harga Parkir: Rp. 2.000,00 untuk motor. Rp. 5.000,00 untuk mobil

 

11. SANTAI-SANTAI MELIHAT MATAHARI TERBENAM DI PANTAI LOSARI

Pantai Losari yang populer banget, apalagi di kalangan warga Makassar, memang bukan obyek wisata yang baru. Pantai yang terletak di sebelah barat Makassar ini bahkan bisa dibilang salah satu ikon kota ini.

via anekatempatwisata.com

via blogeratis.wordpress.com

via pinterest.com 

Karena airnya yang dalam, pengunjung emang gak diperbolehkan berenang di pantai ini. Tapi Pantai Losari enak banget buat santai kala sore. Pantai Losari terkenal karena pemandangan matahari tenggelamnya yang bagus serta suguhan kuliner seafood di warung yang berderet di sana.

via piknikasik.com

via Instagram.com/sitizamzamam

via anekatempatwisata.com

Pantai yang satu ini juga mempunyai satu keunikan yaitu fasilitas hotspot wi-fi untuk semua pengunjung Pantai Losari. Iya, gratis kok wi-fi-nya. Abis foto-foto kamu langsung bisa upload di sosmed tanpa harus nunggu internet.

via Instagram.com/caa02614

via Instagram.com/dedyzfr

Pantai Losari recognizable banget karena tulisan ‘Pantai Losari’ super besar yang ada di pantainya. Tulisan ini juga jadi spot foto yang cukup mainstream, dan kayaknya kamu gak bener-bener ke Pantai Losari kalo gak foto di sini. Nah, make sure kamu fotonya gak terlalu close-up ya, karena tulisannya bisa kebaca jadi… 

via Instagram.com/bgsngr

 

Detail Informasi:

Harga: Rp. 7.500,00 sampai Rp. 35.000,00 untuk satu porsi seafood

Alamat: Jl. Penghibur, Losari, Maloku, Ujung Pandang

Rute: Dari Bandara Hasanuddin, Pantai Losari bisa dicapai dengan naik bis Damri menuju Somba Opu dan turun di shelter Somba Opu dengan biaya Rp. 15.000,00. Setelah itu lanjut jalan kaki menuju Pantai Losari. Dengan kendaraan pribadi, Pantai Losari bisa dicapai dalam 45 menit dari Bandara Hasanuddin atau 20 menit dari pelabuhan Soekarno-Hatta.

Harga Parkir: Rp. 5.000,00 untuk motor, Rp. 10.000,00 untuk mobil

 

12. SERU! LIAT KETERAMPILAN PENGRAJIN KAPAL PHINISI DI TANA BERU

Sebelum adanya kapal-kapal modern bertenaga mesin, masyarakat Indonesia berlayar mengarungi samudera menggunakan kapal phinisi. Di Tana Beru kamu bisa lihat dengan langsung pembuatan kapal dari suku Bugis ini oleh pengrajin-pengrajin lokal yang kapal-kapalnya bahkan sudah digunakan untuk berlayar ke Kanada.

via renjanatuju.wordpress.com

via asahjaya.wordpress.com

via asahjaya.wordpress.com

Tana Beru merupakan sebuah perkampungan pesisir yang memang menjadi pusat pembuatan kapal phinisi. Mayoritas penduduk Tana Beru terlibat dalam usaha membuat perahu. Di kampung ini, kapal-kapal setengah jadi berjajar di pesisir pantai, cocok buat kamu yang pengen photo-hunting

via Instagram.com/dbiasfotography

via Instagram.com/ christiangnwm

via Instagram.com/ mr_n_mrs_handaja

Menariknya, pengrajin-pengrajin perahu di Tana Beru gak menggunakan gambar atau petunjuk tertulis apapun melainkan mengandalkan feeling, pengalaman dan pengetahuan mereka yang secara turun temurun sudah diwariskan.

via Instagram.com/johnnydarmawan

via instagram.com/yuda_pradana

Uniknya lagi, pembuatan perahu di Tana Beru masih sangat erat hubungannya dengan kekuatan ‘magis’. Ada beberapa ritual adat yang harus dilakukan di tiap tahap pembangunan sebuah perahu phinisi. Contohnya, pencarian bahan baku kayu harus dilakukan di ‘hari baik’ atau adanya upacara pemotongan hewan sebelum peluncuran kapal jadi ke laut.

via fotosulawesi.blogspot.com

via antarafoto.com

Buat kamu yang penasaran pengen ngeliat gimana pembuatan perahu pinisi, Tana Beru bisa dijangkau dengan mobil pribadi atau angkutan umum dari Kota Bulukumba. Mengunjungi Tana Beru berarti kamu membantu melestarikan kerajinan khas Indonesia yang perlahan-lahan mulai tergerus oleh waktu dan teknologi ini. 

via mongabay.co.id

via Instagram.com/telurpecah

 

Detail Informasi:

Alamat: Tana Beru, Kec. Bonto Bahari, Kab. Bulukumba

Rute: Dari kota Bulukumba, Tana Beru bisa dicapai menggunakan pete-pete menuju Tana Beru dengan ongkos Rp. 5.000,00. Dari Kota Makassar sendiri, Tana Beru bisa dicapai melalui Jalan Poros Bulukumba. Tepat di pertigaan desa Tana Beru, belok kanan, 400 meter kemudian kamu akan langsung bertemu dengan tempat pembuatan kapal.

 

13. TANA TORAJA: BUDAYA EKSOTIS NAN MISTIS

Nah kalo tempat wisata yang satu ini pastinya gak asing lagi di telinga kamu. Ketenaran Tana Toraja emang udah sampai pelosok dunia, karena budaya dan upacara adatnya yang gak bisa ditemukan di tempat lain. Tana Toraja, yang letaknya kira-kira 328 kilometer dari Makassar terkenal banget karena upacara penguburan mereka. 

via Instagram.com/anniethie

via Instagram.com/getawaymagz

Di Tana Toraja, setelah kematian seseorang, tubuh mereka gak dikubur tapi disimpan—terkadang sampai bertahun-tahun, sampai sang keluarga menabung uang yang cukup banyak untuk mengadakan upacara penguburan yang bernama tomate. Tomate memang biasanya diadakan besar-besaran dan sampai berminggu-minggu lamanya.

via kumpulanliriklagutoraja.blogspot.co.id

via aktual.com

Tomate merupakan sebuah upacara yang menarik banget untuk ditonton. Sepanjang diadakannya tomate, banyak tarian-tarian yang ditampilkan dan ritual-ritual unik yang diadakan. Contohnya, ada ritual adu dan penyembelihan kerbau untuk mengantarkan yang  meninggal ke akhirat.

via foto.metrotvnews.com

via adityawardhana.blogspot.co.id

Setelah tomate selesai pun masih ada satu ritual lagi yang gak kalah menariknya. Kalau orang-orang lain mengubur tubuh yang sudah meninggal di dalam tanah, di Tana Toraja mayat-mayat dikubur di dalam goa-goa kecil di sisi tebing atau di dalam pohon-pohon besar yang dibolongi.  

via aktual.com

via wisataterbaikindonesia.blogspot.co.id

via turisma.co.id

via arsy.co.id

 

Detail Informasi:

Rate: Mulai dari Rp. 150.000,00/malam untuk homestay, kisaran Rp. 350.000,00—Rp. 1.300.000/malam untuk hotel

Rute: Ada dua pilihan rute perjalanan menuju Tana Toraja—lewat jalan udara atau darat. Lewat jalan udara, kamu bisa naik pesawat dari Bandara Hasanuddin menggunakan pesawat Dirgantara Air Service (DAS) menuju Bandara Pongtiku di Rantetayo. Penerbangan kurang lebih 45 menit.

Lewat jalan darat, kamu bisa menggunakan transportasi umum bus antar propinsi dari Terminal Bus Daya. Perjalanan akan melewati kabupaten Maros, Pangkep, Barru, dan kota-kota Pare-Pare, Sidendreng dan Enrekang sebelum sampai di Kabupaten Tana Toraja.

 

14. BERPAKAIAN ALA RAJA GOWA DI MUSEUM BALLA LOMPOA

Makassar mungkin terkenal karena wisata alamnya, tapi wisata sejarah budayanya pastinya gak kalah asik. Salah satu destinasi wisata sejarah ini adalah Museum Balla Lompoa yang merupakan rekonstruksi dari istana Kerajaan Gowa dengan bentuk khas rumah suku Bugis dan bangunan yang terbuat dari kayu ulin dan kayu besi serta tanduk kerbau di puncak atap  bangunannya.

via tripadvisor.com

via Indonesia-tourism.com

Balla Lompoa, yang berarti rumah besar atau rumah kebesaran, adalah rekonstruksi dari istana yang didirikan pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-31 (Mangngi-mangngi Daeng Matutu) pada tahun 1936. Koleksi benda-benda kerajaan yang disimpan di sini dipajang menurut fungsi-fungsi setiap ruangan di istana.

via Indonesia-tourism.com

Di ruang utama yang dulunya merupakan kamar pribadi raja serta tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, terdapat sebuah singgasana yang diletakkan di tengah-tengah ruangan. 

via Instagram.com/andriygato

Di ruangan yang sama juga dipajang koleksi alat-alat  perang dan pakaian keluarga raja.

via archforpublic.blogspot.com

via gharra.wordpress.com

Koleksi-koleksi bernilai mahal dan terbuat dari emas juga ada di museum ini, salah satunya Mahkota Raja yang beratnya lebih dari 1,7 kg dan dihiasi oleh permata-permata berbagai warna. Selain mahkota ini, banyak perhiasan berharga warisan dari kerajaan Gowa yang juga disimpan di sini.

via mooibandoeng.tumblr.com

via mitanhami.blogspot.com

Serunya, di museum ini kamu bisa mencoba dan foto-foto dengan pakaian tradisional khas Makassar. Jangan sampe kamu salah pilih warna pakaian ya, karena tiap warna artinya beda. Warna oranye dipakai untuk belia, warna merah untuk gadis, warna hijau untuk wanita muda yang telah menikah, warna ungu untuk janda dan warna biru untuk yang sudah gak muda lagi. 

via Instagram.com/mrsparlian

 

Detail Informasi:

Alamat: Jl. Sultan Hasanuddin 48, Kel. Sungguminasa, Kec. Somba Opu

Kontak:  (0411) 867775

Rute: Musuem Balla Lompoa bisa dicapai baik dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum, roda empat maupun roda dua. Untuk kamu yang mau naik kendaraan umum bisa naik pete-pete jurusan Sungguminasa dari Lapangan Karebosi yang akan menurunkan kamu pas di depan Museum Balla Lompoa. Alternatif kendaraan umum lain adalah naik bus patas AC Damri dari Pasar Panampu.

Harga Tiket: Gratis, donasi seikhlasnya

 

15. JANGAN TAKUT BASAH DI AIR TERJUN TAKAPALA & AIR TERJUN LENGAN

Daerah Makassar dan sekitarnya juga kaya akan obyek wisata air terjun. Air Terjun Takapala yang terletak di Kabupaten Gowa, dan Air Terjun Lengan yang terletak di Kabupaten Maros adalah 2 dari banyak air terjun tersebut.

via gocelebes.com

via anekawisatanusantara.blogspot.com

Air Terjun Takapala terletak di Kampung Takapala, Desa Bontolerung yang berada kira-kira 70 km dari Kota Makassar. Air Terjun setinggi lebih dari 100 meter ini memiliki debit air yang cukup besar, sehingga air terjun biasa dikelilingi kabut sejauh 20 meter.

via Instagram.com/cinderzhella

via YouTube

Yang membuat air terjun ini unik, adalah adanya pelangi yang kerap terlihat di sekitaran jatuhan airnya.

via otonomi.co.id

Kamu bisa foto-foto, berenang, berendam dan bermain-main di kolam Air Terjun Takapala. Tapi hati-hati ya, karena aliran air yang cukup deras bisa bikin sakit badan kamu.

via Instagram.com/fadliadisadli

via instagram.com/ashadinatha 

Air Terjun Lengan berada di Kabupaten yang berbeda. Air terjun ini merupakan bagian dari Desa Laiya di Kabupaten Maros. Dibandingkan air terjun-air terjun yang lain, Air Terjun Lengan bisa dibilang cukup sulit dijangkau karena letaknya yang jauh dari pusat kota.

via anekawisatanusantara.blogspot.com

via Instagram.com/arifardiansyah92

Air Terjun Lengan hanya bisa dijangkau menggunakan kendaraan roda dua. Jika kamu menggunakan kendaraan roda empat, kamu harus berjalan lagi kurang lebih 2 km sebelum bisa sampai di Air Terjun Lengan. 

via kandangsyukur.blogspot.com

via YouTube

via maumauta.wordpress.com

via maumauta.wordpress.com

 

Detail Informasi:

Alamat: Air Terjun Takapala—Bonto Lerung, Tinggimoncong, Kab. Gowa

Air Terjun Lengang—Bontomanai, Desa Laiya, Kec. Cendrana, Kab. Maros

Kontak:  Air Terjun Takapala—0852 4228 4161

Rute: Air Terjun Takapala—untuk mencapai air terjun ini, biasanya wisatawan memilih untuk nai kendaraan pribadi menuju Malino, yang letaknya 2-3 jam perjalanan dari kota Makassar. Malino juga bisa dicapai naik pete-pete berwarna merah dari Makassar, turun di jalan Malino yang biayanya sekitar Rp. 20.000,00. Air Terjun Takapala tidak dijangkau dengan angkutan umum, jadi dari Malino harus lanjut naik ojeg untuk sampai di air terjun.

Air Terjun Lengan—air terjun ini dapat dicapai dari kota Makassar menggunakan kendaraan bermotor dengan 2-3 jam perjalanan menuju kecamatan Cendrana. Di Desa Laiya kamu bisa memarkir kendaraan kamu dan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki sekitar 30 menit menuju air terjun.

Harga Tiket: Air Terjun Takapala—Rp. 2.000,00, Air Terjun Lengan—gratis

Harga Parkir: Air Terjun Takapala—RP. 10.000,00 untuk mobil

 

16. KEMBALI KE MASA LAMPAU DI FORT ROTTERDAM

Fort Rotterdam, atau Benteng Ujung Pandang, mungkin udah gak asing lagi di telinga kamu. Benteng abad ke-17 yang duduk di dekat pantai barat Makassar ini merupakan sebuah peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo yang sekarang menjadi salah satu trademark kota Makassar.

via Wikipedia.org

Benteng yang pertama dibangun pada tahun 1545 di era Imanrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung (raja Kerajaan Gowa yang ke-10), awalnya dibangun dengan tanah liat. Bentuk arsitekturnya mengikuti gaya bangunan khas kaum Portugis pada zaman itu.

via Instagram.com/_febrian

via Instagram.com/icha.ann

Di era Raja Gowa ke-14, bahan dasar benteng ini diganti menjadi batu padas yang diambil dari pegunungan kapur yang mengelilingi Makassar. Di era yang sama, Fort Rotterdam diperluas dan bentuknya yang baru menyerupai penyu. Nah, kenapa binatang yang dipilih penyu? Karena, seperti penyu yang hidup di darat dan di laut, Kerajaan Gowa juga jaya di darat dan di laut.

via telusurindonesia.com

via pinterest.com

Di kompleks benteng ini kini ada Museum La Galigo yang bisa kamu kunjungin. Di museum ini ada banyak referensi mengenai sejarah Kerajaan Gowa-Tallo dan barang-barang dari jaman kerajaan tersebut. Museum ini juga menjadi rumah beberapa senjata yang pernah digunakan saat revolusi kemerdekaan.

via triptrus.com

via Instagram.com/hendryriv

Beberapa bagian dari Fort Rotterdam sudah hancur, tapi sebagian besar gedung benteng ini masih utuh. Dan meskipun Fort Rotterdam sendiri bangunan tua, kamu bisa nemu spot-spot unexpected buat hunting foto-foto aesthetic kayak mereka-mereka dibawah ini.

via Instagram.com/chindyayu

via Instagram.com/_febrian

via Instagram.com/nicobenedictus

 

Detail Informasi:

Alamat: Komplek Benteng Ujung Pandang, Jl. Ujung Pandang No.1

Kontak:  (0411) 321305

Rute: Fort Rotterdam yang dekat dari pusat kota Makassar dan Bandara Sultan Hasanuddin bisa dicapai dengan kendaraan pribadi langsung menuju Jalan Ujung Pandang atau arah menuju Pantai Losari.

Menggunakan kendaraan umum, kamu bisa naik pete-pete A, B atau L dan turun di pertigaan Jalan Sulawesi – Jalan Ahmad Yani. Dari situ jalan sedikit ke Benteng Fort Rotterdam. Dari Bandara Sultan Hasanuddin, bisa juga naik bis Damri jurusan Bandara-Makassa untuk turun di Benteng Fort Rotterdam.

Harga Tiket: Gratis, donasi seikhlasnya untuk masuk Benteng Fort Rotterdam

Rp. 3.000,00 (dewasa) dan Rp. 2.000,00 (anak-anak) untuk masuk Museum La Galigo

Harga Parkir: Rp. 1.500,00

Tarif: Rp. 50.000,00 untuk menyewa pemandu

 

17. PUAS DIVING DAN SNORKELING DI PULAU SELAYAR

Masih ada lagi tempat wisata bahari dekat Makassar yang belom kita sebutin tapi harus banget kamu kunjungin! Sulawesi Selatan memang terkenal banget keindahan alamnya, dan Pulau Selayar pun gak kalah indahnya. Pulau yang terletak di Kabupaten Kepulauan Selayar ini terkenal karena keindahan pantai, alam bawah laut, dan keunikan faunanya.

via flickr.com

via rumahdijual.com

via inisayadanhidupsaya.wordpress.com

Untuk kamu yang udah berpengalaman diving, Pulau Selayar punya banyak banget titik penyelaman yang keindahan panorama bawah lautnya bukan main antara lain, Latondu Wall, Cabe Lobster, Black Forest, Black Ray, dan masih banyak banget spot lainnya.

via tripadvisor.de

via superadventure.co.id

via Instagram.com/sugianto.shu

Tiap spot penyelaman mempunyai keunikan mereka sendiri. Spot-spot di bagian selatan cenderung lebih landai dan di sini kamu akan menemukan fauna seperti siput laut dan terkadang hiu yang suka melintas di bagian barat Pulau Selayar. Di bagian barat, bebatuannya lebih terjal dan kadang terlihat ikan dugong, penyu dan ikan pari raksasa, khususnya di bulan Juli. 

via makassarguide.tumblr.com

via superadventure.co.id

Disarankan buat kamu yang mau berlibur ke Pulau Selayar, untuk datang pada bulan Oktober – November atau bulan Maret – April, saat cuaca paling bersahabat dan cocok  untuk snorkeling dan diving.

via trisardicris.blogspot.com

via Instagram.com/sibajumerah_

 

Detail Informasi:

Rate: Mulai dari Rp. 250.000,00 untuk penginapan di Kepualauan Selayar

Rute: Untuk mencapai Pulau Selayar, sama dengan Taka Bonerate, kalian harus melakukan perjalanan ke kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Perjalanan ini bisa ditempuh menggunakan pesawat terbang menuju Bandara H. Aeropala atau bus umum menuju Pelabuhan Bira, lalu naik ferry ke Pelabuhan Parmatata dan kemudian ke kota Benteng.

Dari kota Benteng, kamu harus menggunakan mobil sewaan untuk mencapai Pelabuhan Pattumbukan. Dari pelabuhan, kamu bisa memilih untuk naik kapal kayu jolloro atau speed boat untuk mencapai Pulau Selayar.

Tarif: Rp. 250.000,00/set untuk sewa perlengkapan diving, Rp. 20.000,00—Rp. 30.000,00/set untuk sewa alat snorkeling

 

Itulah 17 lokasi wisata yang harus banget kamu kunjungi di Makassar dan sekitarnya. Dengan keragaman tempat wisata yang ada, pasti kamu bisa nemuin paling enggak satu yang menurut kamu menarik. Beberapa memang sudah populer dari lama, tapi beberapa ada yang masih sedikit diketahui oleh traveler. Cepat datang kemari! Sebelum tempat-tempat wisata ini mulai penuh sesak dengan wisatawan. 


editor
Editor Nadya Noorfairuza
Biasa dipanggil Nano tapi ga terlalu suka makan permen Nano-nano. Akhir-akhir ini lebih sering terlihat di Depok karena tuntutan jadi mahasiswi UI untuk mengejar mimpi lulus menjadi Sarjana Hukum, sambil bermusik untuk melepas penat.

Rekomendasi Kami

Dapatkan inspirasi jalan-jalan di Indonesia ke e-mail Kamu

Kamu akan mendapatkan ide jalan-jalan di Indonesia dengan berlangganan newsletter kami.