9 Wisata Antimainstream di Bandung yang Beda dari Biasanya


Jawa Barat - City Tour - 659 Hits

Kalau bicara tentang wisata di Bandung, mungkin yang terlintas di kepala kamu adalah Tangkuban Perahu, Kawah Putih, memetik stroberi di Ciwidey atau berbelanja pakaian di Jalan Riau. Wisata-wisata tadi, bisa dibilang sudah jadi wisata mainstream, karena sudah banyak orang yang tahu dan menjadi semacam tujuan wisata wajib buat mereka yang berkunjung ke Bandung. Nah, kalau kamu sudah bosen sama wisata mainstream dan ingin merasakan sisi lain wisata di Bandung, berikut Tamasyeah sajikan 9 wisata antimainstream di Bandung yang beda dari biasanya yang layak kamu coba.

 

1. Trekking Ria di Antara Hamparan Batu Purba - Stone Garden, Padalarang

Stone Garden atau Taman Batu berlokasi di Kampung Girimulya, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Taman Batu ini terletak di puncak Bukit Pasir Pawon yang memiliki ketinggian 709 meter di atas permukaan laut dan memiliki luas sekitar tiga kali lapangan sepak bola. 

via travelingcow.com 

Konon, 27 juta tahun yang lalu, areal ini merupakan laut dangkal. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya fosil binatang berupa koral di atas bukit ini. Kalau kamu ke sini, maka kamu akan melihat hamparan batuan berusia jutaan tahun, tersusun sedemikian artistik. Keindahan Stone Garden semakin terlihat karena bukit-bukit kapur yang berwarna putih kecoklatan berpadu dengan hamparan pepohonan yang berwarna hijau. 

via dyahpamelablog.wordpress.com 

Untuk mencapai Stone Garden, kamu harus  trekking sejauh 1,5 kilometer yang memakan waktu sekitar 30 menit. Kamu akan berjalan di jalan setapak yang dikelilingi padang rumput dengan hamparan bebatuan purbakala yang ciamik yang dijamin akan membuat trekking kamu nggak terasa melelahkan. Jangan lupa selipkan momen berfoto di tengah-tengah aktivitas trekking karena tempatnya cakep banget buat jadi background foto!

via sebandung.com 

via wisatabandung.net 

Jalan masuk menuju Stone Garden terbagi dua, yaitu pintu masuk utama dan pintu masuk yang melalui Goa Pawon. Jalur yang melawati Goa Pawon lebih sulit dilalui karena lebih menanjak dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Akan tetapi, jika melewati jalur ini, kamu bisa berkunjung ke dua tempat sekaligus, yaitu Goa Pawon dan Stone Garden. Inilah gambar pintu masuk utama Stone Garden.

via walterpinem.me 

Kawasan Stone Garden dikelilingi oleh lembah-lembah dangkal. Kamu bisa menyisir areal pinggir Stone Garden untuk melihat pemandangan ke bawah lembah, itung-itung trekking asyik berbonus pemandangan seru. Jangan lupa berfoto ria di sana! 

Anyway, kalau dilihat-lihat, Stone Garden ini mirip-mirip sama Machu Pichu nggak sih? ;)

via walterpinem.me 

 

Detail Informasi

Alamat : Kampung Girimulya, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat

Jam operasional : Senin s.d. Minggu mulai pukul 06.00-17.00 WIB

Tarif

Pintu masuk utama : Rp3.000

Pintu masuk melalui Goa Pawon : Rp6.000

Parkir : Rp5.000-Rp10.000

 

Rute  menuju Stone Garden (menggunakan kendaraan pribadi)

  • Mobil 
  • Dari arah Kota Bandung: masuk jalur tol Purbaleunyi-keluar di tol Padalarang menuju ke arah Cianjur-Jalan Raya Cipatat-Gunung Masigit-gapura bertuliskan Goa Pawon di sebelah kanan jalan.
  • Dari Jakarta: melewati tol Cipularang-keluar tol di Padalarang menuju ke arah Cianjur- Jalan Raya Cipatat–Gunung Masigit- gapura bertuliskan Goa Pawon di sebelah kanan jalan 
  • Motor
  • Menuju kawasan Kota Baru Parahyangan-Cianjur-Batu Apu-gapura bertuliskan Goa Pawon di sebelah kanan jalan.

 

2. Adrenalin Terpacu di Wahana Tebing Gunung Hawu

Tebing Gunung Hawu merupakan gunung batu kapur yang terletak di Kampung Pamucatan, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Dari Stone Garden, cukup dengan berkendara sekitar 20 menit untuk mencapai lokasi ini. 

via uncleseronok.blogspot.co.id  

Penamaan Hawu, yang dalam Bahasa Sunda berarti tempat perapian, diberikan oleh masyarakat setempat karena gunung ini memiliki lubang di tengah, mirip dengan tungku yang biasa mereka gunakan untuk memasak. 

via blogspot.com 

via indonesia.tripcanvas.co.id

Berwisata ke Tebing Gunung Hawu cocok banget buat kamu yang suka memacu adrenalin di ketinggian. Selain panjat tebing, di sini kamu juga bisa mencoba permainan menantang lainnya, seperti berjalan di atas tali dari satu tebing ke tebing lain, bermain sepeda yang melayang di udara, rapling atau menuruni tebing dengan tali, tidur di atas ketinggian dengan hammock, hingga ber-selfie ria di atas tebing.

via beritagar.id 

via antaranews.com 

via antaranews.com 

via antaranews.com 

Untuk masalah keamanan, kamu nggak perlu khawatir. Permainan di ketinggian ini menggunakan tenaga terlatih dan alat yang memenuhi standar pemanjatan yang dikeluarkan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Jadi, adrenalin kamu benar-benar terpacu karena aktivitasnya, bukan karena deg-degan akibat khawatir dengan kualitas keamanannya. 

via antaranews.com 

Tentunya, fasilitas tersebut tidaklah gratis. Untuk bisa menikmati sensasi kegiatan bebas ini, kamu akan dikenakan biaya yang cukup terjangkau, yaitu sebesar Rp. 150.000 untuk tiga kegiatan ekstrem. Tentunya dengan fasilitas yang aman dan dijamin anti-mainstream.

Selain wahana di ketinggian yang menantang tersebut, kamu juga bisa membangun tenda untuk bersantai sambil menikmati pemandangan dari ketinggian.

via antaranews.com 

Perjalanan menuju Tebing Gunung Hawu memakan waktu 30 menit berjalan kaki dari Tebing Citatah (tebing yang terletak di depan Tebing Gunung Hawu). Jalur yang harus dilalui merupakan pasir berdebu, mengingat di area ini terdapat pertambangan batu kapur. Oleh karena itu, jika kamu berkunjung kemari, sebaiknya kamu membawa masker dan menggunakan sepatu untuk melindungi kulitmu dari panasnya batu kapur. Selain itu, bawa pula perbekalan berupa air dan camilan karena sepanjang jalan, tidak banyak warung yang dapat kamu temui.

via tiny-wanderlust.blogspot.co.id 

 

Detail Informasi 

Alamat : Kampung Pamucatan, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Tarif : Rp150.000 (tiga kegiatan ekstrem)

Rute : Tol Cileunyi-Cianjur/Bogor-Parapatan Arab atau Tagog-Kampung Kepuh-Kampung Cidadap

 

3. Keliling Bandung Naik Bandros Biar Jos

Kini kamu nggak perlu jauh-jauh ke London untuk naik double decker, soalnya Bandung sekarang juga punya bus bertingkat warna merah yang mirip dengan yang London punya. Namanya, Bandung Tour on Bus atau biasa disingkat Bandros. 

via griyagawe.wordpress.com 

Bandros yang diresmikan pada malam tahun baru 2014 ini akan mengantar kamu berkeliling Kota Bandung dengan rute sebagai berikut: Alun-alun kota Bandung - Jalan Banceuy - Jalan Braga - Jalan Lembong - Jalan Sunda - Jalan Banda - Jalan Diponegoro - Jalan Ir. H. Juanda - Jalan Kepatihan - Alun-alun kota Bandung. 

via infobdg.com 

Walaupun desain armadanya kuno, namun fasilitas di dalamnya terbilang modern lho. Di dalam Bandros, kamu dapat menikmati fasilitas wifi sehingga bisa terus berinternet ria. Bus juga disertai fasilitas GPS yang membuat kamu tahu jalan apa yang sedang kamu lalui dan jalan apa yang akan kamu tuju. Bandros memiliki kapastitas tempat duduk  yang cukup banyak, yaitu kurang-lebih 30 orang untuk di bagian atas dan bagian bawah.

via erzonia.blogspot.co.id

via putrinyanormal.com 

via kartikarestu.blogspot.com

Untuk bisa berkeliling Bandung naik Bandros, ada beberapa langkah yang harus kamu lalui, yaitu:

  1. Pesan tiket terlebih dahulu dengan menghubungi nomor  0857-9355-9911  melalui WhatsApp.
  2. Kamu akan mendapat balasan mengenai jadwal dan jumlah kursi yang tersedia.
  3. Kamu juga bisa meminta tanggal dan jam sesuai yang kamu inginkan.
  4. Admin Bandros akan mencarikan jadwal yang sesuai karena reservasi perorangan tidak selalu tersedia. 
  5. Jika jadwalnya telah cocok dengan keinginanmu, maka kamu bisa langsung membayar tiket ke nomor rekening yang diberikan Bandros. 
  6. Setelah kamu mengirimkan bukti transfer maka kamu akan mendapatkan tiket elektronik Bandros.

Harga tiket perorangan adalah Rp25.000, sedangkan rombongan dikenakan harga Rp800.000 untuk 40 orang. Perlu dicatat, jika kamu terlambat dari jadwal keberangkatan bus yang tertera di tiketmu, maka tiket itu akan hangus dan uangmu tidak dapat dikembalikan.

indoexland.blogspot.co.id 

Selain bentuknya yang memang unik, Bandros ini juga menarik karena kamu bisa merasakan pengalaman naik bus di atapnya alias di bagian tingkatnya. Selayaknya bus-bus tingkat di luar negeri, Bandros pun tidak memiliki atap di bagian tingkatnya, selain karena urusan estetika juga agar penumpang bisa dengan mudah menikmati city tour kota Bandung.

via wiranurmasyah.com 

Tapi, ada hal yang perlu kamu waspadai saat kamu naik Bandros di lantai kedua yang beratap terbuka. Hal tersebut adalah kabel listrik dan ranting pohon yang melintang yang sesekali muncul di tengah perjalanan. 

via wiranurmasyah.com 

via wiranurmasyah.com 

 

Detail Informasi

Alamat : Jalan Indramayu No. 66, Antapani, Bandung 

Telepon : (022) 7213805

CP Pemesanan : 085793559911

Jam operasional : Sabtu-Kamis mulai pukul 08.00 (biasanya ada 8 kali

 keberangkatan. Tiap keberangkatan memakan waktu 

 60-90 menit (tergantung situasi lalu lintas)

Tarif : Rp25.000/orang & Rp800.000/40 orang (rombongan)

 

4. Off-Road yang Membius di Tengah Hutan Pinus - Cikole, Lembang

Hutan pinus yang sejuk dan jalur perjalanan yang terjal dan berliku adalah dua hal utama yang akan kamu temui ketika berwisata off-road di Hutan Pinus Grafika Cikole, Lembang, Bandung. Wisata yang berlokasi di ketinggian 1.300 mdpl ini cocok bagi penyuka olahraga yang memacu adrenalin. 

via panoramio.com 

Wisata off-road yang menempuh jalur sejauh 12 kilometer dengan lama waktu sekitar 2,5 jam itu berawal dari Kebun Teh Sukawana, Parongpong untuk kemudian menyusuri hutan pinus.  Di tempat inilah sebenarnya sensasi off-road mulai sangat terasa. Jalanan akan semakin sempit dan berlumpur, bahkan lumpur yang ada bisa menenggelamkan hampir setengah dari mobil Land Rover kamu.

via king-adventure.com 

via spinachindonesia.com 

via junglepark.blogspot.co.id 

Untuk bisa menikmati sensasi off-road ini, salah satu perusahaan yang menyediakan fasilitas off-road di Cikole, Lembang mematok harga Rp700.000. Biaya itu mencakup sewa Land Rover, makan siang, pendamping kelompok, dan kebutuhan permainan kelompok.

via govakansi.com 

Selain ber-off road ria, hal anti-mainstream yang bisa kamu lakukan di hutan pinus ini adalah dengan mencoba “ngafe” di alam terbuka dengan singgah ke Landy Coffee. Seperti namanya, kafe ini menggunakan mobil Land Rover sebagai gerai sekaligus daput permbuatan kopinya.. Kopi yang disajikan di kafe ini berasal dari berbagai daerah di nusantara lho.

via ridwanderful.com 

via ridwanderful.com 

Kafe ini semakin anti-mainstream karena kursinya hanya terbuat dari kursi kayu lipat dan beralaskan tanah. Jadi, kalau kamu duduk di kursi ini, kamu bakal merasakan suasana yang alam banget. Kopi yang kamu minum juga akan terasa semakin nikmat karena kamu bakal disuguhkan dengan pemandangan pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi dan hamparan kebun teh Sukawana yang hijau.

via ridwanderful.com 

Selain itu, Landy Coffee juga menyediakan menu makanan seperti kacang rebus, ubi rebus, dan pisang rebus yang bakal menambah kenikmatan momen ngopi kamu. Harga makanan dan minuman di sini berkisar antara Rp15.000-Rp30.000. Sayangnya, sensasi ngopi di Landy Coffe ini nggak bisa kamu nikmati setiap hari. Soalnya Landy Coffee hanya buka pada hari Sabtu dan Minggu (pagi-sore) karena wisatawan yang ber-off road ria lebih ramai pada hari itu. 

 

Detail Informasi

Alamat : Hutan Pinus Grafika, Cikole, Lembang dan Kawasan Kebun Teh Sukawana milik PT. Perkebunan Nusantara VIII.

Tarif

Off-road : Rata-rata Rp700.000 (tergantung penyedia paket dan paket yang tersedia) 

Landy Coffee : Rp15.000-Rp30.000

Jam operasional

Off-road : by request

Landy Coffee : Sabtu dan Minggu (pagi-sore) 

 

5. Mengembalikan Good Feeling dengan Glamping 

Wisata anti-mainstream di Bandung lainnya adalah glamping atau glamorous camping. Kenapa anti-mainstrem? Soalnya dengan glamping, kamu tetap bisa merasakan sensasi berkemah tanpa perlu repot dengan segala macam persiapan berkemah. Misalnya nih, kamu nggak perlu menyiapkan tenda, sleeping bag, kompor, dan lain-lain. Kamu juga nggak perlu masak sendiri, atau bingung dan nggak nyaman saat akan ke kamar mandi. Malah, di tempat glamping yang terbilang mewah, kamu akan difasilitasi kasur empuk, kamar mandi lengkap dengan pemanas air, hingga televisi. 

via west.bhaktifest.com 

Nah, di Bandung banyak variasi glamping yang tersedia. Mulai dari yang harganya sekitar Rp400.000 untuk empat orang sampai yang harganya di atas 2 juta rupiah untuk dua orang. Beberapa tempat glamping di atas punya keunikannya tersendiri lho. Berikut Tamasyeah berikan detailnya!

 

Legok Kondang Lodge

Tempat glamping ini terletak di Jl. Kurunangan (Jl. Raya Ciwidey – Kawah Putih), Lebak Muncang, Ciwidey, Jawab Barat. Kalau glamping di sini, kamu bakal merasakan sensasi yang alam banget. Soalnya tempat ini ada di dalam kawasan hutan pinus dan di bagian atas bukit. Kalau malam tiba, kamu juga bisa stargazing lho! Bintang yang bisa keliatan di sini banyak banget (mungkin karena efek polusi cahaya yang minim ya). Tempat ini juga cocok buat kamu yang suka bersusah-susah dahulu bersenang-senang kemudian. Soalnya untuk sampai Legok Kondang Lodge ini kamu harus melewati jalan setapak yang hanya muat untuk satu mobil, belum diaspal, dan pinggirnya langsung jurang.

via dayeuhluhur.net 

via sugarandspace.com 

via tempatwisatadibandung.info 

Trizara Resort

Resort ini terletak di Jalan Pasirwangi Wetan, Lembang, Bandung, Jawa Barat. Glamping di Trizara Resort cocok banget nih buat kamu yang mau sehat. Di sini, sambil menikmati alam dengan ber-gampling ria, kamu juga bisa sehat dengan ikutan yoga pas matahari terbit, zumba di outdoor, terus pesan cold pressed juices di juice bar-nya. 

via agoda.com 

via instagram.com/trizararesorts 

instagram.com/trizararesorts 

 

Ciwidey Valley

Kalau kamu glamping di Ciwidey Valley kamu akan disambut oleh suasana pemukiman Suku Indian, soalnya tenda-tenda di sini dibuat ala-ala Navajo (pemukiman khas Suku Indian). Selain itu, tempat ini juga punya pemandian air panas ala-ala waterpark. Jadi, selain bisa merasakan sensasi berendam di air hangat kamu juga bisa berseluncur di perosotan atau merasakan sensasi disiram oleh ember kerucut yang berisi air. Untuk merasakan semua sensasi ini, kamu tinggal datang ke Jl. Raya Batutunggul KM 17, Ciwidey, West Java.  Letaknya sekitar 500 meter dari Kawah Putih.

 via ciwideyvalley.com 

via sentraadventure.com 

via candraina.blogspot.co.id

Green Hill Park

Tempat glamping yang terletak di Jalan Patengan KM 41, Rancabali, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat ini cocok banget buat kamu yang suka kegiatan di alam bebas. Soalnya ada berbagai macam hal yang bisa kamu lakukan di sini, seperti mengeksplor hutan dengan trekking atau naik sepeda, bermain paintball, jalan-jalan ke Kawah Putih, berendam di kolam air panas, atau hanya sekadar cemplungin kaki di kolam terapi ikan.

via yukwisatakuliner.blogspot.co.id

via spotpedia.id

via greenhill-ciwidey.com 

via greenhill-ciwidey.com 

 

The Lodge Maribaya

Keunikan tempat glamping yang berlokasi di Jalan Maribaya Timur KM 6, Kampung Kosambi, Cibodas, Bandung, Jawa Barat ini adalah bentuk tendanya yang mirip bawang atau kendi. Warna tendanya yang oranye ngejreng juga membuat tempat ini bagus banget buat dijadikan spot foto. Soalnya tenda berwarna oranye tersebut bakal terlihat kontras dengan latar pepohonan berwarna hijau. Selain itu, di sini kamu juga bisa memacu adrenalin dengan naik ayunan yang supertinggi atau bersepeda di atas tali. Dijamin foto-foto kamu ciamik banget deh. Apalagi latarnya adalah hamparan hutan pinus Maribaya. Oh iya! Ada satu hal lagi yang bisa membuat koleksi foto-foto kamu makin ciamik, yaitu dengan berfoto di rumah pohonnya.

via indonesiana.co.id

via arhanoutbound.com

via blog.reservasi.com

via janganpanikmaripiknik.com  

via blog.reservasi.com

Grafika Cikole

Grafika Ciloke merupakan tempat pertama glamping di Bandung dan termasuk tempat glamping yang cukup terjangkau dari segi harga. Lokasinya berada di Jl. Raya Tangkuban Perahu KM 8, Desa Cikole Village, Kec. Lembang, Bandung, Jawa Barat. Kalau kamu glamping si sini, kamu akan merasakan suasana yang alam banget karena letaknya di tengah hutan pinus. Kamu juga bakal merasakan udara sejuk dan dinginnya kabut. Terus, kalau pas sunrise, kamu bakal merasakan sensasi embun-embun di hamparan rumput yang mulai menguap karena terkena sinar matahari yang masuk lewat celah-celah pohon pinus. Suasana yang syahdu dan tenang ini dijamin bakal jadi obat stres kamu deh. 

via  junglepark.blogspot.co.id

via klikhotel.com

via instagram.com/eyeofpritha

via dthendarwan.wordpress.com

Tamasyeah juga pernah memuat artikel tentang tempat-tempat glamping lainnya lho. Baca selengkapnya di http://www.tamasyeah.com/read/154/21-pilihan-lokasi-glamping-penghilang-rasa-pusing

 

6. Makin Artsy dengan Art Space Hopping

Bandung terkenal dengan orang-orangnya yang kreatif. Tidak heran kalau kota ini berhasil masuk ke dalam salah satu kota kreatif menurut UNESCO. Bayangin aja, banyak banget musisi, seniman, perancang busana, sampai pembuat kuliner hits yang berasal dari kota ini. Gejala kreatif itu juga terlihat dengan menjamurnya berbagai art space di Bandung. 

via petatempatwisata.com 

via sarasvati.co.id 

Art Space adalah tempat atau ruang yang biasanya digunakan para seniman untuk  memamerkan karyanya. Nah, kalau di Bandung, sering kali art space ini menyatu dengan kafe. Jadi, kalau kamu datang ke sini, kamu nggak hanya bisa nongkrong untuk makan dan ngopi-ngopi tapi juga bisa melihat-lihat pameran yang ada (hitung-hitung nambah pengetahuan seni). Sebenarnya Bandung punya banyak art space, tapi berikut Tamasyeah hanya akan menyajikan empat art space yang sering jadi perbincangan karena punya keunikan tersendiri.

 

Selasar Sunaryo Art Space (SSAS)

SSAS berlokasi di Jalan Bukit Pakar Timur No.100, Bandung, Jawa Barat. Art space yang didirikan oleh Sunaryo, seniman kontemporer sekaligus mantan dosen Institut Teknologi Bandung ini memamerkan seni kontemporer Indonesia dan seni visual dari negara Asia Pasifik. Karya yang dipajang merupakan karya-karya Sunaryo dan hasil karya seniman lokal, nasional, maupun internasional.

via dikabeast.wordpress.com 

via hellobandungku.com 

Lantai dua art space ini dikhususkan untuk memajang karya-karya Sunaryo, mulai  dari gambar, lukisan, sculpture, print, hingga instalasi. Kritik sosial, religiusitas, dan penggunaan bahan lokal seperti karung, anyaman, serat bambu, dan kapur merupakan ciri khas dari karya-karya Sunaryo.

via infobdg.com

via sisikotabandung.blogspot.co.id 

Selain melihat pameran seni yang ada, kamu juga bisa mengikuti berbagai program yang dibuat SSAS, seperti konser musik, teater, pemutaran film, baca karya sastra, dan lain-lain. Nah amphitheater di bawah ini biasanya digunakan untuk menggelar program-program di atas.

via muda.kompas.id 

Satu lagi yang membuat SSAS ini makin ciamik adalah karena keberadaan kafenya yang bernama Kopi Selasar. Suasana kafe ini adem banget karena dinaungi pohon-pohon rindang. 

via sisikotabandung.blogspot.co.id 

Momen nongkrong-nongkrong kamu dijamin bakal makin asyik kalau kamu nyobain kopi buatan Kopi Selasar yang unik. Kenapa unik? Soalnya kopi buatan kafe ini memadukan kopi dengan sebatang jahe fresh, susu, serta foam. Kamu juga bisa pesan makanan di kafe ini. Ada hot dog, tom yam, nasi goreng, spaghetti, lasagna, dan lain-lain, tapi yang terkenal enak dari kafe ini adalah pisang saus karamelnya!

via kuliner.panduanwisata.id 

via bdgculinaryinfo.wordpress.com 

 

Detail Informasi

Alamat : Jalan Bukit Pakar Timur No.100, Bandung, Jawa Barat

Tiket masuk : Tidak ada alias gratis

Jam operasional : Selasa s.d. Minggu, 10.00-17.00 WIB

Harga (Kopi Selasar) : Makanan Rp30.000-Rp70.000, minuman Rp30.000-Rp50.000

Telepon : (022)2507939

 

Lawangwangi Creative Space

Creative space ini terletak di Jalan Dago Giri No. 99A, Warung Caringin, Mekarwangi. 

via kuliner.panduanwisata.id 

Di lantai satu, terpajang foto-foto, lukisan, alat musik tradisional, dan berbagai  kerajinan tangan, sedangkan di lantai dua-nya ada sebuah kafe yang sudah menjadi tempat nongkrong hits. Kafe ini sekaligus menjadi Design Space yang dapat digunakan oleh desainer produk utnuk memamerkan karya mereka. Para pengunjung juga bisa mencoba langsung lho produk tersebut sesuai fungsinya. 

via blog.tinggal.id

via cafedavid.wordpress.com 

Mungkin kamu udah sering nih lihat orang-orang foto di kafe ini via Instagram. Memang banyak spot bagus yang bisa dijadikan latar foto, tapi ada salah satu spot favorit yang biasanya harus antre untuk bisa berfoto di situ.

via bandung.panduanwisata.id

via rajatourbandung.com 

Ini dia spot-nya! Pemandangan perbukitan dan lembah khas Dago nan hijau pastinya membuat fotomu makin ciamik.

via oftworealms.wordpress.com 

 

Detail Informasi

Alamat : Jalan Dago Giri 99A, Mekarwangi, Bandung, Jawa Barat

Tiket masuk : Tidak ada alias gratis

Jam operasional : Selasa s.d. Minggu, 10.00-23.00 WIB

Harga : Makanan Rp45.000-Rp70.000 ke atas, minuman Rp18.000-

  Rp25.000, dessert Rp20.000-Rp30.000

Telepon : (022)2504065

 

Salian Art Space

Berlokasi di Jalan Sersan Bajuri No. 86 KM 3,8, Lembang, Bandung, Jawa Barat, Salian Art Space tidak hanya menghadirkan bangunan yang artistik, karya seni yang variatif, namun juga suasana kafe yang asyik.

Dari pintu masuknya kita udah disambut sama tulisan yang artsy banget ya?

via petatempatwisata.com 

Bentuk bangunan Salian Art juga termasuk unik, jalan masuk menuju galeri ini bisa banget nih dijadikan spot foto!  

via pergidulu.com 

Memasuki galeri, kamu akan melihat berbagai karya seni yang temanya dapat berubah-ubah setiap beberapa bulan sekali. Soalnya, Salian Art ini memang disewakan kepada seniman lokal, nasional, maupun internasional yang mau memamerkan hasil karya mereka. 

via  indoartnow.com 

via bandungdiary.id 

Nah, sekarang kita beralih ke kafe yang ada di Salian Art ini. Behhhh, suasananya terlihat tenang dan nyaman banget nggak sih? Bayangin kamu makan di bawah pohon rindang dengan pemandangan perbukitan yang hijau. Suasana makin asri karena keberadaan rumah joglo yang besar dengan arsitektur kayu yang menyatu dengan alam.

via pergidulu.com 

Kalau kamu nggak mau makan di luar, kamu juga bisa nih makan di area kafe bagian semi-indoor-nya. Dijamin nggak kalah cozy.

via pergidulu.com 

via pergidulu.com 

Menu makanan yang tersedia di Salian terdiri dari makanan Western, Spanyol dan Indonesia. Semua makanan ini diracik olah chef asli dari negara masing-masing lho.

via letsgoeatall.blogspot.co.id 

via letsgoeatall.blogspot.co.id 

via pergidulu.com 

 

Detail Informasi

Alamat : Jalan Sersan Bajuri No. 86 KM 3,8, Lembang, Bandung, Jawa Barat

Tiket masuk : Tidak ada alias gratis

Jam operasional : Senin s.d. Jumat, pukul  10.00-22.00 WIB: Sabtu dan Minggu, 10.00-23.00 WIB

Harga : Makanan Rp4.000-Rp195.000; Minuman Rp12.000-Rp30.000

Telepon : (022)88880277

 

NuArt Sculpture Park (NSP)

Art space milik seniman ternama asal Bali ini, I Nyoman Nuarta, terletak di Jalan Setra Duta Raya No. 6L, Lembang,  Bandung, Jawa Barat. 

via infopromodiskon.com 

Art space ini terdiri dari dua bagian, yaitu taman dan gedung. Taman seluas tiga hektar menjadi tempat pameran seni patung realistis karya Nyoman Karya  terbuat dari tembaga dan kuningan, sedangkan bangunan menjadi tempat memamerkan lukisan dan patung hasil karya Nyoman, serta seniman lain yang berasal dari Indonesia maupun luar negeri. 

via nurulnoe.com 

via infopromodiskon.com 

Selain bisa melihat karya-karya Nyoman di galerinya, kamu juga bisa berkunjung langsung lho ke ruangan I Nyoman Nuarta untuk melihat bagiamana ia membuat karya-karyanya. Akan tetapi, kesempatan ini hanya terbuka di hari Sabtu dan Minggu dengan reservasi terlebih dahulu.

Di sini juga ada kafe yang bernama N Café dengan menu andalannya berupa nasi campur dan Balinese Bebek Crispy.

 

Detail Informasi

Alamat : Jalan Setra Duta Raya No. 6L, Lembang,  Bandung, Jawa Barat. 

Tiket masuk : Anak-anak di atas 2 tahun Rp25.000, dewasa Rp50.000

Jam operasional : Minggu s.d. Kamis, pukul  09.00-17.00 WIB; Jumat dan Sabtu, 09.00-21.00 WIB

Telepon : (022)2017812

 

7. Berleha-leha Setelah Berlelah-lelah ke Curug Malela 

Curug Malela atau air terjun Malela berlokasi di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga- Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat. Curug ini sering dijuluki sebagai “Niagara Mini dari Bandung” karena bentuknya yang mirip dengan air terjun Niagara yang ada di Brasil.

via zonalibur.com 

Curug dengan ketinggian sekitar 60 meter dan lebar mencapai  70 meter ini memiliki lima buah jalur air terjun yang menampakkan kemegahan air terjun ini. Aliran air terjunnya yang deras, pas banget untuk relaksasi tubuh yang pegel-pegel dengan aktivitas sehari-hari. 

via wisatagunung.com 

Untuk mencapai gapura pintu masuk Curug Malela seperti yang ada pada gambar di bawah ini, kamu memerlukan waktu tiga jam perjalanan dari Kota Bandung. 

via huri5618.wordpress.com  

Dari pintu masuk tadi, kamu akan trekking sejauh sepuluh kilometer untuk sampai ke Curug Malela. Kamu juga  bisa mengendarai motor. Akan tetapi,  jalanan ini bisa dibilang rusak sekali, belum semuanya beraspal, banyak lubang,  dan batu-batu. Jika musim hujan, jalanan akan menjadi becek dan perjalanan akan semakin berat. Begitu juga jika naik mobil, kamu harus bersusah payah mengendarai mobil itu di jalanan becek. Kalo kamu nggak mau repot, kamu bisa naik ojek yang biasanya mangkal di dekat gapura pintu masuk dengan tarif Rp50.000 untuk pulang-pergi.

via rhinochofathanoilham.wordpress.com 

via ridwanderful.wordpress.com 

Setelah menempuh perjalanan sekitar sepuluh kilometer dengan waktu tempuh sekitar satu jam jika menggunakan ojek, kamu akan sampai di pintu masuk Curug Malela. Di sini kamu harus membeli tiket masuk seharga Rp10.000. Dari sini, kamu akan berjalan kaki menuju Curug Malela selama satu jam. 

via rhinochofathanoilham.wordpress.com 

Lelah kamu dijamin bakal terbayar bahkan ketika baru melihat Curug Malela dari kejauhan. Pemandangan ke Curug Malela begiu indah karena derasnya air terjun yang berwarna putih berpadu dengan rimbunnya pepohonan yang berwarna hijau.

via bloggopik.blogspot.co.id 

Tapi... lelahmu akan terlupakan 100% ketika benar-benar sampai di Curug Malela. Di sini kamu bisa mandi, relaksasi di bawah derasnya air terjun, dan leyeh-leyeh di batu besar yang ada di sekitar air terjun ini. Jangan lupa foto-foto di mini Niagara ini ya! 

via rajatourbandung.com 

via bandanaku.wordpress.com 

 

Detail Informasi

Alamat : Desa Cicadas, Kecamatan Rongga- Gununghalu, Kabupaten Bandung    Barat

Tarif : Rp10.000

Rute :

  • Kendaraan pribadi: Cimahi-Batujajar-Cihampelas-Cililin-Sindang Kerta-Gunung Halu-Buni Jaya-Curug Malela
  • Kendaraan umum: Terminal Leuwipanjang-naik angkot jurusan Cimahi/Cililin-naik bus jurusan Gunung Halu/ Buni Jaya-ojek menuju Desa Cicadas-jalan kaki ke Curug Malela 

 

8. Berendam di Air Segar Biar Bugar - Sendang Geulis Kahuripan

Objek wisata anti-mainstream di Bandung yang kedelapan ini terletak di Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Nama Sendang Geulis Kahuripan sendiri menggambarkan apa yang bisa kamu lihat di sini. Dalam Bahasa Sunda, kata sendang berarti kolam di pegunungan, geulis berarti cantik, dan kahuripan berarti kehidupan. Jadi, arti keseluruhannya adalah kolam di pegunungan yang berasal dari mata air dengan pemandangan yang cantik dan mampu memberi kehidupan bagi orang di sekitar.

via bersosial.com 

Di sini, kamu bisa melihat kolam alami yang berukuran tidak terlalu besar, namun memiliki air yang sangat jernih. Saking jernihnya air di kolam ini, kamu bisa melihat bebatuan yang ada di dasar kolam. 

via bersosial.com 

Kamu juga bisa selfie sambil menyelam di kolam ini. Tempatnya instagramable banget deh! 

via penkfr.blogspot.co.id 

Kecantikan tempat ini kian terpancar dengan keberadaan batu-batu besar yang mengitari kolam, rimbunnya pepohonan, dan suasana pegunungan yang asri. 

via forum.detik.com 

Tempat ini cocok banget buat kamu yang mau rehat sejenak dari kehidupan kota.  Kamu bisa berleyeh-leyeh sambil menikmati kesejukan tempat yang terletak di tengah perbukitan dan pesawahan ini. Kamu juga bisa mandi, berenang, dan berendam di dalam kolam yang airnya sangat segar ini. Bahkan, berdasarkan mitos yang beredar, sumber mata air Sendang Geulis Kahuripan ini bisa mempercantik, menghaluskan kulit tubuh, serta membuat awet muda.

via galihsugihtenan.com 

Untuk menikmatinya, kamu bisa datang ke tempat ini pada hari Senin sampai Minggu mulai pukul 08.00-17.00 WIB dengan membeli tiket masuk dengan harga yang cukup murah, yaitu Rp10.000/orang. Akan tetapi, akses ke tempat ini belum dilengkapi dengan infrastuktur yang memadai: belum banyak papan nama arahan dan jalannya sempit. Oleh karena itu, sebaiknya kamu menggunakan kendaraan roda dua jika ingin ke sini karena akan cukup sulit untuk melewati jalanan sempit jika menggunakan mobil.

via ngubekbdg.blogspot.co.id 

via ngubekbdg.blogspot.co.id

Tapi tenang aja, walaupun jalannya agak susah, pemandangan indah dan sejuknya udara pegunungan di sepanjang jalan akan membuat perjalananmu worth it kok.

 

Detail Informasi

Alamat : Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat

Tarif masuk : Rp10.000

Jam operasional : Senin s.d. Minggu pukul 08.00-17.00 WIB

Rute :

Keluar di pintu keluar Cikamuning (Tol Cipularang). Kemudian, menyusuri jalan Cikampek–Padalarang hingga menuju Jalan Raya Cikalong, lanjut terus  sampai melewati batas Kecamatan Cikalong Wetan. Setelah itu bergerak lagi sejauh 3 km sampai kamu menemukan pertigaan  yang ditandai dengan adanya gapura berbentuk nanas. Dari situ, kamu harus melalui sekitar 4 km lagi untuk bisa sampai ke Sendang Geulis Kahuripan. 

 

9. Muter-muter Bandung Sambil Makan di Street Gourmet

Wisata anti-mainstream ini memadukan dua unsur khas Bandung, yaitu indah kotanya dan enak makanannya. Dengan Street Gourmet kamu bisa keliling kota Bandung sambil menyantap makanan dan minuman enak di dalam bus yang supernyaman dengan pelayanan ekslusif. 

via indonesia-feature.blogspot.co.id 

via wisataduniatop.blogspot.co.id

Selama  perjalanan, kamu nggak perlu khawatir makanan dan minumannya di mejamu bakal tumpah! Soalnya bus ini hanya dipacu dengan kecepatan 30 km/jam ketika membawa pengunjung berkeliling kota Bandung. Kamu juga bakal dikasih appron buat jaga-jaga supaya makananmu nggak mengotori bajumu. 

via wisataduniatop.blogspot.co.id

Dengan Street Gourmet, selama dua jam kamu akan berkeliling menyusuri jalanan untuk melihat berbagai tempat wisata terbaik Bandung.  Perjalanan juga didampingi tour guide yang akan membantumu mengenal Bandung. Rute yang akan kamu lewati adalah: Jalan Cilaki-Gedung Sate Bandung-Simpang Dago-Sepanjang Jalan Dago-Bandung Indah Plaza-Jalan Asia Afrika-Alun-alun Kota-Persimpangan Bank Indonesia-Jalan Braga-Jalan Suniaraja-Jalan Sudirman-Jalan Pasirkaliki-Jalan Padjajaran-Jalan Wastukencana-Jalan Cipaganti-Jalan Setiabudi-Jalan Cihampelas-Jalan Riau-Jalan Cilaki.

via wisataduniatop.blogspot.co.id

Di Street Gourmet, kamu juga bisa menikmati kuliner khas Bandung hingga mancanegara, mulai dari batagor, soto Bandung, nasi bakar Pasundan, shrimp salad, hingga chicken Maryland. Menunya sudah diatur dalam bentuk paket seharga Rp150.000 plus 10% PPN untuk hidangan pembuka, utama, dan penutup. Jadi, dengan Street Gourmet ini kamu udah bisa makan sampai kenyang sambil menikmati pesona kota Bandung dari kursi yang empuk dan bus yang nyaman.

via wisataduniatop.blogspot.co.id

via wisataduniatop.blogspot.co.id

via wisataduniatop.blogspot.co.id

Untuk bisa menikmati tur ini, kamu harus reservasi dulu melalui telepon/SMS ke 081703267777 atau bisa datang langsung ke Mr Komot di Jalan Cilaki No. 45, Bandung. Minimal pemesanan di Street Gourmet ini adalah dua orang dan maksimal 24 orang. Untuk waktu keberangkatan, kamu bisa pilih antara jam 9 pagi, jam 12 siang, jam 3 sore, atau jam 6 malam. Base camp bus ini ada di Mr Komot, jadi perjalananmu berwisata dengan Street Gourmet dimulai dari sini. 

via travelingcow.com 

 

Detail Informasi

Alamat : Jl. Cilaki no. 45 Bandung (Mister Komot Cafe)

Jadwal : Setiap hari 09.00, 12.00, 15.00, dan 18.00 WIB

Harga : Rp150.000 (+10% PPN )

Kontak : 081703267777

Instagram : @streetgourmet_bdg

 

Ya, itulah sembilan wisata anti-mainstream di Bandung dari Tamasyeah. Mulai dari berkunjung ke taman batu purbakala, gelantungan di Tebing Gunung Hawu, off-road di Hutan Pinus Grafika, naik double decker ala Bandung, ber-glamping ria, meyambangi berbagai art space, mandi di Air Terjun Malela, berenang di kolam Geulis, hingga keliling Bandung sambil makan di Street Gourmet. Tunggu apalagi? Yuk bertamasya!


editor
Editor Nur Qolbi
Qolbi yang tergabung dalam FISIPERS

Dapatkan inspirasi jalan-jalan di Indonesia ke e-mail Kamu

Kamu akan mendapatkan ide jalan-jalan di Indonesia dengan berlangganan newsletter kami.